34 C
Jakarta

Menteri Nasir Ingatkan Tiga Kunci Pokok Perguruan Tinggi Berkualitas

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM– Untuk menjadi perguruan tinggi berkualitas, ada tiga kunci pokok yang harus dilakukan oleh perguruan tinggi. Ketiga kunci pokok tersebut adalah kemampuan berinovasi, daya kreatifitas, dan entrepreneurship.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir saat melantik rektor Universitas Terbuka dan Universitas Khairun, menjelaskan perguruan tinggi harus senantiasa melahirkan inovasi-inovasi berkualitas. Inovasi yang berkualitas, hanya dapat dihasilkan dari riset yang baik. Untuk itu supaya perguruan tinggi mampu menghasilkan inovasi berkualitas, maka harus dijaga kualitas riset.

“Inovasi itu harus dilakukan tiada henti. Harus jalan terus. Inovasi bisa dilakukan kalau kita melakukan riset yang baik. Oleh karena itu masalah riset menjadi sangat penting supaya perguruan tinggi mampu menghasilkan inovasi yang berkualitas,” kata Nasir.

Terkait kreativitas Nasir melanjutkan bahwa ini berkaitan dengan bagaimana upaya manajemen perguruan tinggi untuk mengembangkan institusi untuk menjadi lebih baik. Kreativitas tidak hanya pada sesaat, tapi bagaimana mengembangkan institusi yang lebih baik, bagaimana mutu pendidikan makin baik, bagaimana keuangan makin baik dan sebagainya.

Faktor selanjutnya adalah entrepreneur. Maksudnya bagaimana perguruan tinggi mampu menghasilkan entrepreneur muda yang mengembangkan usaha berbasis inovasi teknologi. M. Nasir mendorong perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang mampu memiliki jiwa entrepreneur.

”Kita harus berjuang keras bagaimana perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan begitu saja tapi kalau bisa ke depan menghasilkan seorang entrepreneur muda,” dorong Menteri Nasir.

Selain ketiga faktor di atas, Nasir menekankan bahwa good governance harus menjadi nafas utama supaya terwujud lembaga perguruan tinggi yang sehat. Transparansi, akuntabilitas, dan responsibilitas merupakan inti terwujudnya good governance di lingkungan kampus. Good governance ini merupakan salah satu upaya antisipatif menghindari masalah di kemudian hari.

“Jangan sampai stakeholder, jangan sampai yang ada di lingkungan kampus selalu bertanya-tanya terhadap apa yang sudah dilakukan oleh Rektor. Apa yang dilaksanakan oleh manajemen? Untuk itu semua kebijakan, semua keputusan ini harus ditunjukkan kepada publik, kepada para stakeholder,” tutup Menteri Nasir.

Pada kesempatan tersebut, dilantik 2 rektor PTN yaitu Prof. Drs. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D sebagai Rektor Universitas Terbuka periode 2017 – 2021, dan Prof. Dr. Husen Alting, S.H., M.H sebagai Rektor Universitas Khairun periode 2017 – 2021.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!