SOLO, MENARA62.COM – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Surakarta meneguhkan komitmennya sebagai gerakan perempuan Islam berkemajuan melalui Tabligh Akbar Milad ke-109 yang digelar di Balai Dakwah Muhammadiyah Kota Surakarta, Ahad (5/7/2026). Kegiatan ini dihadiri sekitar 700 peserta dari unsur PDA, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA), Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se-Kota Surakarta, serta kader Nasyiatul ‘Aisyiyah.
Tingginya antusiasme peserta membuat seluruh kursi di aula terisi penuh. Momentum Milad dimanfaatkan untuk memperkuat semangat dakwah dan pengabdian agar ‘Aisyiyah terus menghadirkan kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Tengah, Dr. Eny Winaryati, M.Pd., dalam tausiyahnya menegaskan bahwa usia organisasi bukanlah ukuran utama, melainkan sejauh mana keberadaannya memberi manfaat bagi masyarakat.
“‘Aisyiyah adalah organisasi perempuan yang senantiasa bergerak menghadirkan manfaat bagi sesama, bagi umat, bangsa, dan semesta. Hal ini merupakan implementasi nilai-nilai Al-Qur’an, khususnya Surat An-Nahl ayat 97,” ujarnya.
Menurut Eny, ayat tersebut mengajarkan bahwa setiap amal saleh yang dilakukan dengan penuh keimanan akan menghadirkan kehidupan yang baik sekaligus bernilai di sisi Allah SWT. Karena itu, seluruh kader diharapkan terus menjaga semangat beramal dan berkontribusi bagi kemajuan masyarakat.
Sementara itu, Ketua PDA Kota Surakarta, Dr. Mahasri Shobahiya, menyampaikan bahwa selama 109 tahun perjalanan organisasi, ‘Aisyiyah terus memperluas pengabdian melalui berbagai amal usaha dan program pemberdayaan masyarakat.
Saat ini, PDA Kota Surakarta mengelola 69 Taman Kanak-kanak Bustanul Athfal (TK ABA), PAYPA I dan II, Panti Lansia, Universitas ‘Aisyiyah Surakarta, Elderly School of ‘Aisyiyah (ESA), serta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) ‘Aisyiyah.
Berbagai amal usaha tersebut menjadi bukti nyata kontribusi ‘Aisyiyah dalam bidang pendidikan, kesehatan, dakwah, ekonomi, hingga pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Selain tabligh akbar, peringatan Milad juga dimeriahkan dengan Bazar Majelis Ekonomi PDA Kota Surakarta yang menghadirkan beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan kader. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi perempuan sekaligus mendukung pengembangan usaha kader.
Panitia juga memberikan penghargaan kepada para pemenang delapan cabang lomba yang telah digelar dalam rangkaian Milad. Perlombaan tersebut meliputi Lomba Pidato Bahasa Jawa, Ngrukti Jenazah, Mewarnai, Dirijen Mars ‘Aisyiyah, Hafalan Surat Pendek bagi Lansia, Khitobah, Konten AIK TK ABA, serta Konten Kreatif.
Ragam perlombaan itu menjadi sarana pembinaan kader lintas generasi, sekaligus memperkuat dakwah, melestarikan budaya, meningkatkan literasi keislaman, dan mendorong kreativitas warga ‘Aisyiyah.
Milad ke-109 ‘Aisyiyah pun menjadi lebih dari sekadar peringatan usia organisasi. Momentum ini menjadi peneguhan tekad seluruh kader untuk terus menghadirkan gerakan yang mencerahkan, menjawab tantangan zaman, serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi umat, bangsa, dan semesta. (*)


