SOLO, MENARA62.COM – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai hari kelima Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta, Jumat (17/7/2026). Setelah melaksanakan Salat Dhuha berjamaah, para siswa mendapatkan edukasi filantropi sekaligus menikmati BaksoMu gratis yang disajikan melalui program FoodTruck Humanity Lazismu Kota Surakarta.
Program tersebut tidak sekadar membagikan makanan bergizi, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada para peserta didik sejak dini. Ratusan siswa, guru, dan karyawan sekolah menikmati sajian bakso dalam suasana penuh kegembiraan.
Direktur Lazismu Kota Surakarta, H. Wahid Hamdani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program FoodTruck Humanity yang bertujuan mengenalkan gerakan filantropi kepada anak-anak sejak usia sekolah.
“Melalui program ini kami ingin mengedukasi anak-anak tentang pentingnya berbagi dan membantu sesama, meskipun dalam bentuk sederhana seperti memberikan makanan kepada yang membutuhkan. Harapannya, kegiatan ini menjadi inspirasi lahirnya budaya kepedulian di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Ia berharap SD Muhammadiyah 24 Gajahan dapat menjadi mitra sekaligus gerai inspiratif Lazismu yang mendorong lahirnya berbagai program filantropi di sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya.
Selain memperkenalkan gerakan sosial Lazismu, FoodTruck Humanity juga menghadirkan makanan sehat dan bergizi sebagai bagian dari edukasi pola hidup sehat bagi anak-anak.
Kepala SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta, Gatot Suherman, mengapresiasi kolaborasi dengan Lazismu yang dinilai memberikan pengalaman berbeda dalam rangkaian MPLS tahun ini.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan makanan bergizi, tetapi juga mengajarkan nilai berbagi, kepedulian, dan pentingnya menjaga kesehatan melalui konsumsi makanan yang baik.
“Kegiatan FoodTruck Humanity ini sangat bermanfaat. Anak-anak mendapatkan edukasi tentang makanan sehat sekaligus belajar berbagi. Kami berharap program seperti ini dapat kembali dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang,” katanya.
Gatot juga menyampaikan terima kasih kepada Lazismu Kota Surakarta atas dukungan terhadap pelaksanaan MPLS di SD Muhammadiyah 24 Gajahan.
Keceriaan para siswa tampak saat menikmati semangkuk BaksoMu yang disajikan secara gratis. Salah satunya diungkapkan Azka, siswa kelas V SD Muhammadiyah 24 Gajahan.
“Baksonya enak sekali. Semoga sedekahnya bermanfaat, yang memberi sehat selalu, panjang umur, dan dimudahkan rezekinya,” ucap Azka dengan penuh antusias.
Kegiatan tersebut menjadi penutup yang berkesan pada hari kelima MPLS SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta. Melalui kolaborasi antara sekolah dan Lazismu, para siswa tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan belajar yang baru, tetapi juga dibekali nilai-nilai keislaman, kepedulian sosial, serta semangat berbagi yang menjadi bagian dari karakter pelajar Muhammadiyah. (*)
