25.6 C
Jakarta

MPM PP Muhammadiyah Latih Buruh Migran Jadi Wirausaha

Must read

IPM Sumsel Luncurkan Gerakan Motivator Penggerak Pemuda

PALEMBANG, MENARA62.COM -- Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sumtera Selatan (PW IPM Sumsel) melaksanakan kegiatan Launching Gerakan Motivator Penggerak Pemuda bertempat di salah satu...

Meraih Ketenangan Batin dengan Zikir

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (Q.S. Ar-Ra’du: 28) Salah satu penyakit...

Wisuda Sehat dari Rumah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

    YOGYAKARTA,MENARA62.COM-Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Sabtu (26/9), melaksanakan wisuda secara daring dengan tema “Wisuda Sehat dari Rumah”, melalui aplikasi telecoference Zoom dan siaran langsung via...

Muhammadiyah Utamakan Protokol Kesehatan dalam Menangani Bencana Banjir Bandang Sukabumi

    Yogyakarta, MENARA62.COM – Satu pekan pasca banjir bandang yang menerjang Sukabumi, Muhammadiyah tetap taati aturan protokol kesehatan dalam memberikan bantuan pelayanan bagi para penyintas....

YOGYAKARTA — Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah memberikan pelatihan kepada Buruh Migran Indonesia (BMI) di Taiwan untuk menjadi wirausaha. Pelatihan dilaksanakan MPM PP Muhammiyah bekerjasama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Taiwan di Kantor Dagang dan Ekonomi & Industri Taiwan di Taipei, Ahad (8/1/2017).

Pelatihan dilakukan Ketua MPM PP Muhammadiyah, M Nurul Yamin dan Sekretaris MPM, Bachtiar Dwi Kurniawan. Pelatihan diikuti Buruh Migran Indonesia Taiwan kurang lebih 100 orang.

M Nurul Yamin menjelaskan seluruh anggota BMI berkeinginan tidak selamanya akan berada di Taiwan. “Tidak…itulah sontak jawaban serentak sebagian besar peserta pelatihan kewirausahaan Buruh Migran Indonesia (BMI) Taiwan ketika ditanya apakah akan terus menjadi buruh di luar negeri,” kata Yamin.

Alasan itulah, kata Yamin, MPM PP Muhammadiyah berkeinginan mendampingi BMI Taiwan. Peluang paling memungkinkan yang bisa dilakukan para buruh migran adalah menjadi wirausaha. Sebab mereka di luar negeri yang sebagian besar bekerja di sektor domistik atau pembantu rumah tangga.

Selain itu, kata Yamin, sebagian besar buruh migran rata rata berpendidikan SD-SMA dan minim ketrampilan. “Untuk itu diperlukan rekonstruksi mental dari mental buruh ke mental wirausaha,” tandas Yamin.

Menurut Yamin, pendampingan sejak masih di luar negeri memiliki arti penting, tetapi terus dilaksanakan secara berkelanjutan setelah kembali ke Tanah Air. “Juga tidak bisa dilupakan adalah pemberdayaan keluarga buruh di Tanah Air agar uang yang dikirimkan bisa dipergunakan untuk memulai usaha,” ujar Yamin.

Akar permasalahan buruh migran di luar negeri dan bekerja di sektor domistik atau pembantu rumah tangga adalah kemiskinan dan rendahnya tingkat pendidikan. “Diharapkan setelah mereka mengikuti pelatihan dan pendampingan yang dilakukan MPM PP Muhammadiyah bersama PCIM Taiwan ketika mereka kembali lagi ke Tanah Air diharapkan sudah bisa mandiri dengan wirausaha dan tidak kembali menjadi buruh migran di sektor domistik,” tandasnya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

IPM Sumsel Luncurkan Gerakan Motivator Penggerak Pemuda

PALEMBANG, MENARA62.COM -- Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sumtera Selatan (PW IPM Sumsel) melaksanakan kegiatan Launching Gerakan Motivator Penggerak Pemuda bertempat di salah satu...

Meraih Ketenangan Batin dengan Zikir

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (Q.S. Ar-Ra’du: 28) Salah satu penyakit...

Wisuda Sehat dari Rumah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

    YOGYAKARTA,MENARA62.COM-Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Sabtu (26/9), melaksanakan wisuda secara daring dengan tema “Wisuda Sehat dari Rumah”, melalui aplikasi telecoference Zoom dan siaran langsung via...

Muhammadiyah Utamakan Protokol Kesehatan dalam Menangani Bencana Banjir Bandang Sukabumi

    Yogyakarta, MENARA62.COM – Satu pekan pasca banjir bandang yang menerjang Sukabumi, Muhammadiyah tetap taati aturan protokol kesehatan dalam memberikan bantuan pelayanan bagi para penyintas....

Fraksi PKS Tolak PMN pada Kasus Jiwasraya

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa pihaknya akan menggelontorkan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT Bahan Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) pada...