25.6 C
Jakarta

Pemerintah Gelontorkan Dana Wirausaha Pemula di Perbatasan

Must read

Kuliah Secara Online Tetap Lanjut Meski Kampus Mulai Dibuka Januari 2021

JAKARTA, MENARA62.COM – Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam memastikan bahwa perkuliahan tatap muka akan dimulai pada pertengahan Januari 2021. Meski pembelajaran tatap muka sudah...

Kemenhub Tawarkan Kerja Sama Pengusahaan 6 Terminal Tipe A Kepada Swasta

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menggelar pertemuan dengan para investor (investor gathering) swasta baik dari unsur UMKM, maupun perusahaan...

Unik, Tim KKN 034 UMY Kampanyekan 3M Lewat Tik Tok

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Relawan Covid-19 Batch 2 / 034 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tahun 2020 menjalankan program kampanye pencegahan...

Tekan Penyebaran Covid-19, Pemerintah Pangkas Cuti Bersama 2020

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menetapkan cuti bersama dan libur akhir tahun sebagai pengganti libur Hari Raya Idul Fitri tahun 2020. Ketetapan tersebut didasari atas...

Belu, MENARA62.COM Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM bersinergi dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) untuk menggelontorkan program bantuan pemerintah bagi wirausaha pemula (WP) kepada 32 pelaku usaha mikro di Atambua sebagai salah satu wilayah perbatasan NKRI dengan Timor Leste.

Asisten Deputi Permodalan Kementerian Koperasi dan UKM Luhur Pradjarto di Belu, Jumat (14/9) mengatakan program sinergi tersebut telah dirintis sejak Oktober 2017 yang diawali dengan kegiatan sosialisasi program secara bersama-sama yaitu di Paloh-Arok – Kabupaten Sambas, Nanga Badau – Kabupaten Kapuas Hulu, Entikong – Kabupaten Sanggau, Skouw – Kota Jayapura, dan Atambua – Kabupaten Belu.

“Atas dasar hal tersebut, maka untuk mengkongkritkan sinergi pada 2018 disepakati dibuat piloting di lima daerah Pusat Kegiatan Strategis Nasional atau PKSN, dengan kegiatan pelatihan dan pemberian bantuan usaha mikro sebagai Wirausaha Pemula (WP),” katanya.

Dalam pelaksanaannya, pelatihan didukung anggaran dari BNPP maupun Bank Indonesia serta Pemerintah Daerah setempat.

“Setelah itu kepada peserta pelatihan yang memenuhi persyaratan diberikan bantuan pemerintah berupa dana untuk pengembangan WP,” katanya.

Ia menekankan agar penerima WP menggunakan dana untuk mendukung perkembangan usahanya sehingga kemudian diharapkan dapat menggairahkan perekonomian daerah perbatasan.

“Kami juga berharap Kepala Bagian yang menangani perbatasan diharapkan juga dapat menyediakan kios disekitar perbatasan yang saat ini sedang di persiapkan oleh Kementerian terkait,” kata Luhur.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Belu Drs. Hasan Mukim berpesan kepada para peserta agar dana benar-benar digunakan sehingga usahanya bisa berkembang dan bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, disamping itu Dinas bersama Kepala Bagian yang mengelola Perbatasan akan memantau penggunaan dana.

Hal serupa juga disampaikan Dami Dange, yang mewakili Kepala Bagian Pengelola Perbatasan di Atambua, siap mengawal sinergi Kementerian Koperasi dan BNPP dalam mengembangkan UMKM khususnya WP.

Secara terpisah Ose Luan, Wakil Bupati Kabupaten Belu menyambut baik dan berterima kasih kepada Kementerian Koperasi dan UKM atas dukungannya dalam membangun daerah perbatasan.

Ia berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Perindustrian dan Perdagangan dapat melaksanakan pelatihan teknis dan Dekranasda dapat mendukung dalam menampung dan memasarkan produk WP.

Olivia Haki (41) yang mengelola usaha tenun ikat yang juga mendapat bimbingan dari ibu-ibu PKK desa merasa senang mendapatkan dana bantuan pemerintah.

Saat ini dengan permodalan yang terbatas Olivia hanya mampu menjual 4-6 selendang kecil dan 2-3 tenun kain besar selama sebulan dan juga terkadang mendapat pesanan 1 lembar kain dengan motif tertentu untuk wanita seharga Rp1,2 juta.

Dengan bantuan pemerintah tersebut, Olivia akan menambah alat tenun dan modal kerja berupa benang tenun, sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah produksi lebih banyak.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Kuliah Secara Online Tetap Lanjut Meski Kampus Mulai Dibuka Januari 2021

JAKARTA, MENARA62.COM – Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam memastikan bahwa perkuliahan tatap muka akan dimulai pada pertengahan Januari 2021. Meski pembelajaran tatap muka sudah...

Kemenhub Tawarkan Kerja Sama Pengusahaan 6 Terminal Tipe A Kepada Swasta

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menggelar pertemuan dengan para investor (investor gathering) swasta baik dari unsur UMKM, maupun perusahaan...

Unik, Tim KKN 034 UMY Kampanyekan 3M Lewat Tik Tok

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Relawan Covid-19 Batch 2 / 034 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tahun 2020 menjalankan program kampanye pencegahan...

Tekan Penyebaran Covid-19, Pemerintah Pangkas Cuti Bersama 2020

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menetapkan cuti bersama dan libur akhir tahun sebagai pengganti libur Hari Raya Idul Fitri tahun 2020. Ketetapan tersebut didasari atas...

Ingrid Kansil Kembali Pimpin IPEMI

JAKARTA, MENARA62.COM - Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) menggelar Muktamar II  dengan tema “Menggerakkan Ekonomi Keumatan yang Menginspirasi Negeri”, bertempat di Gedung Soho, Pancoran,...