28.1 C
Jakarta

Presiden Jokowi Resmikan Pelabuhan Patimban dengan Melepas Ekspor Perdana Otomotif

Must read

PC IMM Semarang Luncurkan Buku “Ekspedisi Ideologi”

SEMARANG, MENARA62.COM -- Kader IMM Semarang kembali menunjukkan hasil produktivitasnya dengan Luncurkan Buku Bunga Rampai “Ekpedisi Ideologi” pada Ahad (17/01/2021). Buku ini berisi 22 tulisan...

Hadapi Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19, Ini 4 Hal yang Disiapkan RS Kanker Dharmais

JAKARTA, MENARA62.COM - Banyak pihak memprediksi terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 dampak dari liburan akhir tahun 2020. Menurut catatan terjadi rekor tertinggi dalam kasus...

Membangun Ketangguhan Masyarakat Di Tengah Bencana Pandemi Covid-19

Oleh: Farida Hidayati, S.Psi.Msi )* BENCANA memiliki lingkup yang luas, tidak terbatas pada bencana yang diakibatkan oleh alam. Situasi yang kita hadapi saat inipun yakni...

Banjir di Kalsel, LAPAN Temukan Terjadi Perubahan Penutup Lahan yang Signifikan

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim tanggap darurat bencana Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) melakukan analisa penyebab banjir yang terjadi sejak tanggal 12-13 Januari 2021...

JAKARTA, MENARA62.COM – Pelabuhan Patimban resmi beroperasi dan langsung melayani kegiatan ekspor perdana produk otomotif sebanyak 140 unit kendaraan. Pelabuhan Patimban diharapkan dapat mendukung ekspor produk-produk lainnya yang menggerakkan ekonomi seperti UMKM, sektor pertanian, industri kreatif, dan lain-lain sehingga produk lokal mampu bersaing di pasar global.

“Di tengah pandemi, salah satu proyek strategis nasional, Pelabuhan Patimban fase pertama telah kita selesaikan. Alhamdulillah,” demikian disampaikan Presiden Joko Widodo yang hadir secara virtual dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang hadir langsung di Pelabuhan Patimban menyaksikan dilakukannya Soft Launching dan Pengoperasian Perdana Pelabuhan Internasional Patimban, Subang, Jawa Barat, Minggu (20/12/2020).

Dalam soft launching tersebut, Presiden dan Menhub turut menyaksikan proses pengangkutan 140 unit kendaraan merek Toyota, Daihatsu, dan Suzuki ke dalam Kapal MV. Suzuka Express milik PT Toyofuji Shipping Co.,Ltd, yang akan diekspor menuju Brunei Darussalam.

Presiden mengatakan, Pelabuhan Patimban memiliki peran yang strategis dalam pertumbuhan perekonomian di wilayah Jawa Barat dan juga secara nasional.

“Dengan lokasinya yang strategis dekat dengan Bandara Internasional Kertajati dan kawasan industri di Bekasi, Karawang, serta Purwakarta. Saya yakin Pelabuhan Patimban akan menjadi kunci penghubung antar kawasan industri, manufaktur, dan sentra-sentra pertanian, serta menopang percepatan ekspor,” ungkap Presiden.

Sementara itu Menhub mengatakan, Pelabuhan Patimban merupakan pelabuhan utama yang dibangun dengan salah satu pertimbangan utama untuk mengurangi biaya logistik dan memperlancar arus barang, serta mengurangi beban kendaraan barang di jalan raya khususnya di wilayah Jabodetabek.

“Pelabuhan Patimban yang disinergikan dengan Pelabuhan Tanjung Priok diharapkan dapat mengefisiensikan waktu dan biaya logistik. Khususnya untuk menekan biaya logistik nasional dan meningkatkan efisiensi biaya ekspor produk Indonesia ke luar negeri, salah satunya produk otomotif,” tutur Menhub Budi.

Dalam proses membangun Pelabuhan, selain fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur Pelabuhan Patimban, Kemenhub juga memperhatikan aspek ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar dengan melakukan aksi sosial dan secara aktif memberikan pelatihan seperti pelatihan kewirausahaan, pelatihan pemberdayaan masyarakat, serta pemberian program keahlian bagi para Nelayan sekitar.

“Untuk para nelayan, kami juga bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan akan memberikan bantuan kapal-kapal yang disalurkan melalui koperasi,” ujar Menhub.

Secara keseluruhan, Pembangunan Pelabuhan Patimban dilakukan dalam tiga tahap. Saat ini telah diselesaikan pembangunan tahap 1 fase 1, yaitu meliputi pembangunan area terminal, pembangunan Breakwater, Seawall, dan Revetment, pembangunan Back Up Area, jalan akses, dan jembatan penghubung dengan Terminal Kendaraan seluas 25 Ha dengan kapasitas kumulatif sebesar 218.000 CBU, Terminal Peti Kemas seluas 35 Ha dengan kapasitas kumulatif sebesar 250.000 TEUs untuk tahap I secara keseluruhan.

Selanjutnya, untuk tahap 1 fase 2 akan dikerjakan pada tahun 2021-2024 dengan pekerjaan Terminal Peti Kemas seluas 66 Ha dengan kapasitas kumulatif sebesar 3,75jt TEUs, Terminal Kendaraan dengan kapasitas kumulatif sebesar 600.000 CBU, dan Roro Terminal seluas 200 m2.

Kemudian untuk tahap 2 akan dilaksanakan pada tahun 2024-2025 pekerjaan Terminal Peti Kemas dengan kapasitas kumulatif sebesar 5,5jt TEUs. Sedangkan tahap 3 akan dilaksanakan pada tahun 2026-2027 dengan pekerjaan Terminal Peti Kemas dengan kapasitas kumulatif sebesar 7,5jt TEUs.

Turut hadir dalam kegiatan ini Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Agus H. Purnomo, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, dan stakeholder terkait lainnya.

By Kusman Yuliadi

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -

Latest article

PC IMM Semarang Luncurkan Buku “Ekspedisi Ideologi”

SEMARANG, MENARA62.COM -- Kader IMM Semarang kembali menunjukkan hasil produktivitasnya dengan Luncurkan Buku Bunga Rampai “Ekpedisi Ideologi” pada Ahad (17/01/2021). Buku ini berisi 22 tulisan...

Hadapi Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19, Ini 4 Hal yang Disiapkan RS Kanker Dharmais

JAKARTA, MENARA62.COM - Banyak pihak memprediksi terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 dampak dari liburan akhir tahun 2020. Menurut catatan terjadi rekor tertinggi dalam kasus...

Membangun Ketangguhan Masyarakat Di Tengah Bencana Pandemi Covid-19

Oleh: Farida Hidayati, S.Psi.Msi )* BENCANA memiliki lingkup yang luas, tidak terbatas pada bencana yang diakibatkan oleh alam. Situasi yang kita hadapi saat inipun yakni...

Banjir di Kalsel, LAPAN Temukan Terjadi Perubahan Penutup Lahan yang Signifikan

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim tanggap darurat bencana Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) melakukan analisa penyebab banjir yang terjadi sejak tanggal 12-13 Januari 2021...

Korban Meninggal Dunia Akibat Longsor di Sumedang Capai 29 Orang

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan kembali menemukan 1 (satu) korban meninggal dunia serta menemukan 1 (satu) orang yang dinyatakan hilang...