29.1 C
Jakarta

Kampung Zakat Menjadi Proper Primadona Ditjen Bimas Islam

Must read

Kantongi Gold Play Button, RAJA IT Bagi Bagi 1000 Nasi Box

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kata Subscribers saat ini menjadi tidak asing lagi, dikarenakan semakin banyaknya pengguna Youtube. Jumlah pelanggan atau subscribers di Youtube, bisa menjadi...

Rembulan di Atas Bukit Pajangan (bagian ke-7 )

Tentang Kakaknya Rohman yang  “Luar Biasa”. Rohman (13)  mempunyai kakak. Fauzan namanya. Kini 21 tahun kurang beberapa bulan. Karena Fauzan lahir 16 Juli 2000. Lahir...

BPSDMP Ajak Taruna Jadikan Sadar Keamanan Transportasi sebagai “Way of Life”

JAKARTA, MENARA62.COM -- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) kembali menggelar Ambassadorial Lecture secara virtual. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan wawasan internasional tentang...

DPTD PKS Jakpus 2020-2025 Resmi Dilantik

JAKARTA, MENARA62.COM - Dewan Pimpinan Wilayah PKS DKI Jakarta melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Jakarta Pusat, periode 2020-2025, Sabtu (27/2/2021). ...

Kutai Kartanegara, Menara62.com – Peluncuran Program Percontohan Desa Santan Tengah dilakukan secara resmi oleh Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag RI, Kamaruddin Amin di Desa Santan Tengah, (3/11/2020). Acara ini dihadiri Plt. Bupati Kutai Kartanegara, Chairil Anwar dan para pejabat Kemenag Kalimantan Timur.

Proper ini merupakan Program Inovasi Ditjen Bimas Islam yang merupakan penggabungan program di 4 direktorat yang ada di Ditjen Bimas Islam.

Proper ini merupakan program Pemberdayaan terhadap masyarakat meliputi bidang ekonomi, pendidikan, pembinaan keagamaan, kesehatan, dan sosial kemanusiaan. Program ini didisain untuk berkelanjutan selama kurun waktu setidaknya tiga tahun, meliputi fase perintisan, pelaksanaan, dan selanjutnya adalah kemandirian.

Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, Kamaruddin Amin mengungkapkan, program ini merupakan wujud inovasi kebijakan yang lebih berbasis pencapaian output dan outcome. Dengan pemberdayaan masyarakat, maka hasilnya jelas langsung dirasakan oleh penerima. Pendekatan agama diambil karena posisi agama secara inheren menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat.

“Program ini merupakan wujud kehadiran negara dalam berbagai permasalahan di tengah masyarakat,” katanya. Ia menambahkan, Kemenag tidak hanya bertanggung jawab sebagai pembimbing dan penyebar nilai-nilai keagamaan, tetapi ingin berposisi sebagai rujukan dalam pengamalan Agama islam yang konsisten dan bervisi rahmatan lilalamin.

Kamaruddin menambahkan, membangun masyarakat yang mandiri dan kuat menurut agama Islam basisnya adalah saling membantu antar masyarakat. Salah satunya melalui zakat. “Saya tegaskan sesuai namanya, program percontohan ini harus betul-betul menjadi contoh. Jangan hanya diresmikan lalu hilang. Ini pertaruhan kita bahwa ini harus berlanjut di masa yang akan datang,” tandasnya.

Bagi Kemenag, kegiatan ini memiliki makna yang lebih besar dari sekedar bantuan sosial. Yaitu menjaga dan memelihara esensi ajaran Islam yang hakikatnya peduli pada sesama. Pemerintah juga memberikan muatan moderasi beragama dan memperkuat kesadaran keragaman dan kemajemukan. Kehadiran aparatur pemerintah di daerah binaan tersebut diharapkan dapat mencegahan masuknya paham keagamaan yang menyimpang dan meningkatkan kerukunan antar umat beragama.

Kampung zakat menjadi primadona dari banyak item dalam Program Percontohan. Selain itu terdapat beberapa bentuk kegiatan lain, seperti program wakaf produktif, bantuan renovasi dan operasional Masjid/Musholl, Pemberdayaan Penyuluh Agama Islam, bantuan Ormas dan Majelis Taklim, pembinaan Imam Masjid, dan juga pemberian Sembako, alat-alat salat, bantuan Al-Qur’an, dan buku-buku keagamaan.

Pilihan lokasi program ini mengacu pada wilayah tertinggal, terdepan dan terluar di Indonesia berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015.

Program Kampung Zakat sendiri merupakan salah satu program prioritas Ditjen Bimas Islam Kemenag yang bersinergi dengan pemerintah baik pusat maupun daerah.

Proper ini sudah dimulai sejak tahun 2018, Sebelumnya sejumlah daerah telah menikmati program ini, yaitu Sambas (Kalbar), Bantar Gebang Bekasi, Inhil (riau), Donggala (Sulteng), Aceh Singkil (Aceh).

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Kantongi Gold Play Button, RAJA IT Bagi Bagi 1000 Nasi Box

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kata Subscribers saat ini menjadi tidak asing lagi, dikarenakan semakin banyaknya pengguna Youtube. Jumlah pelanggan atau subscribers di Youtube, bisa menjadi...

Rembulan di Atas Bukit Pajangan (bagian ke-7 )

Tentang Kakaknya Rohman yang  “Luar Biasa”. Rohman (13)  mempunyai kakak. Fauzan namanya. Kini 21 tahun kurang beberapa bulan. Karena Fauzan lahir 16 Juli 2000. Lahir...

BPSDMP Ajak Taruna Jadikan Sadar Keamanan Transportasi sebagai “Way of Life”

JAKARTA, MENARA62.COM -- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) kembali menggelar Ambassadorial Lecture secara virtual. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan wawasan internasional tentang...

DPTD PKS Jakpus 2020-2025 Resmi Dilantik

JAKARTA, MENARA62.COM - Dewan Pimpinan Wilayah PKS DKI Jakarta melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Jakarta Pusat, periode 2020-2025, Sabtu (27/2/2021). ...

UNKRIS akan Sertakan Kreativitas dan Inovasi Mahasiswa dalam PKM 2021 Kemendikbud

JAKARTA, MENARA62.COM – Kampus Universitas Krisnadwipayana (Unkris) terus menjaring ide-ide kreatif dan inovatif mahasiswa dari berbagai fakultas. Ide yang paling kreatif dan inovatif tersebut...