29.7 C
Jakarta

Silmy Karim Tunjuk Sekjen ALFI Jadi Dirut Krakatau Bandar Samudera 

Must read

Hadapi Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19, Ini 4 Hal yang Disiapkan RS Kanker Dharmais

JAKARTA, MENARA62.COM - Banyak pihak memprediksi terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 dampak dari liburan akhir tahun 2020. Menurut catatan terjadi rekor tertinggi dalam kasus...

Membangun Ketangguhan Masyarakat Di Tengah Bencana Pandemi Covid-19

Oleh: Farida Hidayati, S.Psi.Msi )* BENCANA memiliki lingkup yang luas, tidak terbatas pada bencana yang diakibatkan oleh alam. Situasi yang kita hadapi saat inipun yakni...

Banjir di Kalsel, LAPAN Temukan Terjadi Perubahan Penutup Lahan yang Signifikan

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim tanggap darurat bencana Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) melakukan analisa penyebab banjir yang terjadi sejak tanggal 12-13 Januari 2021...

Korban Meninggal Dunia Akibat Longsor di Sumedang Capai 29 Orang

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan kembali menemukan 1 (satu) korban meninggal dunia serta menemukan 1 (satu) orang yang dinyatakan hilang...

JAKARTA, MENARA62.COM — Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero), Silmy Karim menunjuk Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Akbar Djohan untuk menjadi sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Krakatau Bandar Samudera (KBS). Meski baru diangkat, Akbar menyatakan anak usaha dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk tersebut akan melantai di Bursa Efek Indonesia melalui penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO).

“Target-target yang ada ini, ke depan kami ingin KBS maju dan gerak cepat, insyallah akan IPO dan masuk ke market. IPO adalah salah satu cara mengoptimalkan aset Krakatau Steel. Dari anak usaha yang berpotensi IPO seperti yang diketahui adalah salah satunya PT Krakatau Bandar Samudera,” ujar Akbar, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (12/1/2021).

Akbar mengatakan, PT Krakatau Bandar Samudera yaitu badan usaha pelabuhan yang dimiliki 100% sahamnya oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk terletak di Cigading yang biasa juga disebutkan sebagai Cigading Port berada dalam kawasan Cilegon, Provinsi Banten.

“Hari ini Krakatau Bandar Samudera merupakan aset nasional Republik Indonesia karena merupakan pelabuhan curah terbesar di Indonesia dengan memiliki infra dan supra struktur yang terdiri dari dua terminal besar dan 17 dermaga, serta kelebihan yang dimiliki seperti kedalaman minus 21 meter. Kapasitas dari pelabuhan kami dapat melayani 25 juta ton per tahun, sehingga investasi baik itu equipment dan tidak kalah penting adalah sumber daya manusia (SDM) yang didrive dengan teknologi yang sudah kita kembangkan,” ucapnya.

Dengan mengusung tagline ‘Smart Port and Logistic Services’, ini menjadi suatu target dari KBS dengan kelebihan dan fasilitas infrastruktur yang dimiliki. Pihaknya akan membawa PT. KBS ini untuk bisa bersaing tidak hanya di kancah nasional, tetapi akan dibawa ke kancah regional maupun internasional.

“Targetnya ke regional dan bahkan ke internasional selanjutnya. Modal dasar kami adalah SDM yang sudah terbukti dengan pengalaman-pengalaman kontrak kerja dan pencapaian-pencapaian yang diberikan oleh lembaga independen,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan menggandeng seluruh stakeholder Provinsi Banten untuk menciptakan suatu ekosistem yang dapat memberikan dorongan kepada industri yang ada di kawasan Provinsi Banten dalam bentuk relaksasi perpajakan maupun sweetener dari pemda dan pelayanan maksimal bagi industri dan pengusaha, sehingga diharapkan dapat memberikan pertumbuhan ekonomi bagi Provinsi Banten dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Untuk itu, pihaknya segera secara internal akan memberikan konsep nilai tambah kepada para pelanggan dan juga keyakinannya atas infrastruktur yang sudah dimiliki untuk dapat menjadi bagian daripada program pemerintah, yakni National Logistic Ecosystem yang sudah dicanangkan oleh Presiden RI.

“Untuk itu, kami akan jaga terus energi positif dan menerapkan pilar utama daripada transformasi Krakatau Steel sebagai holding, sehingga pilar progresif dan pilar kolaborasi yang dapat memperkuat Krakatau Steel dan grup khususnya KBS. Sehingga kekuatan ini seperti Gunung Krakatau, dapat mengangkat dan memberikan manfaat yang lebih baik bagi stakeholder dan pemegang saham KBS, serta masyarakat pada umumnya,” tuturnya. (*)

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -

Latest article

Hadapi Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19, Ini 4 Hal yang Disiapkan RS Kanker Dharmais

JAKARTA, MENARA62.COM - Banyak pihak memprediksi terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 dampak dari liburan akhir tahun 2020. Menurut catatan terjadi rekor tertinggi dalam kasus...

Membangun Ketangguhan Masyarakat Di Tengah Bencana Pandemi Covid-19

Oleh: Farida Hidayati, S.Psi.Msi )* BENCANA memiliki lingkup yang luas, tidak terbatas pada bencana yang diakibatkan oleh alam. Situasi yang kita hadapi saat inipun yakni...

Banjir di Kalsel, LAPAN Temukan Terjadi Perubahan Penutup Lahan yang Signifikan

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim tanggap darurat bencana Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) melakukan analisa penyebab banjir yang terjadi sejak tanggal 12-13 Januari 2021...

Korban Meninggal Dunia Akibat Longsor di Sumedang Capai 29 Orang

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan kembali menemukan 1 (satu) korban meninggal dunia serta menemukan 1 (satu) orang yang dinyatakan hilang...

Kukuhkan MUI Indramayu, Rahmat Syafii: Ulama Harus Bisa Beri Solusi Problem Masyarakat

INDRAMAYU, MENARA62.COM - Para ulama Indramayu harus menjadi pemberi solusi dari berbagai permasalahan yang muncul di tengah masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Ketua MUI Jawa...