29.2 C
Jakarta

Surat Terbuka Untuk Trumph dari Presiden PKS

Must read

Memulai Tahun Baru dengan Fresh, Marriott Bonvoy Luncurkan Program Enhancements untuk Anggotanya

JAKARTA, MENARA62.COM -- Setelah tahun yang mungkin paling menantang bagi mereka yang suka bepergian, tahun baru ini membawa harapan dengan adanya vaksin untuk melawan...

Wisuda Mahasiswa XL Future Leaders CEO XL Axiata Tekankan Perlunya Penguasaan Solusi Digital

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali mewisuda mahasiswa Program XL Future Leaders (XLFL). Kali ini sebanyak 149 mahasiswa angkatan ketujuh...

Kaget dengan Anak Sendiri

Oleh: Ashari, SIP* Bersandar kepada firman Allah SWT dalam Surat Al-Dzariyat (56) ayat 51: "Tidak semata-mata Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribdah kepada-Ku."...

UHAMKA Terjunkan Satgas Medis ke Wilayah Bencana di Sulbar

JAKARTA, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) terjunkan satuan tugas (Satgas) medis ke wilayah bencana di Sulawesi Barat. Tim yang diberangkatkan pada...

Menara62.com (10/12) – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengungkapkan akan melayangkan surat terbuka kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Isinya, PKS mendesak Trump cabut pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel.

“Tadi pagi, saya menyelesaikan surat terbuka kepada Donald Trump yang akan disampaikan besok ke Kedubes. Kami menuntut dalam surat itu agar pemerintah AS menyadari kesalahannya, dan Presidennya mencabut putusannya,” tegas Sohibul Iman dalam orasinya disambut pekikan takbir puluhan ribu massa kader dan simpatisan PKS yang menyemut di depan Kedutaan Besar AS, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Ahad (10/12/2017).

Mantan Wakil Ketua DPR RI ini menegaskan dalam suratnya, bahwa dulu Yerusalem menjadi kota yang damai saat dipimpin pemimpin Muslim. Namun ketika Inggris datang seolah-olah sebagai pemilik tanah Palestina, dia berikan sebagian tanah Palestina kepada Yahudi. Sejak saat itu terjadi berbagai gejolak dan polemik. Dan Donald Trump justru semakin memberikan bensin atas konflik yang terjadi.

Menurutnya, klaim sepihak AS tentu saja melanggar kesepakatan dunia lewat resolusi PBB. Bahkan lebih penting lagi, arogansi sepihak AS jelas merusak proses perdamaian yang telah dirintis berpuluh-puluh tahun agar rakyat Palestina mendapatkan hak kemerdekaannya atas Yerusalem atau Baitul Maqdis.

“Mudah-mudahan respons positif diberikan oleh pemerintah AS, dan kita yakin sebagian besar dari masyarakat AS tidak suka dengan keputusan Presidennya sendiri,” imbuh Sohibul Iman.(DI)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Memulai Tahun Baru dengan Fresh, Marriott Bonvoy Luncurkan Program Enhancements untuk Anggotanya

JAKARTA, MENARA62.COM -- Setelah tahun yang mungkin paling menantang bagi mereka yang suka bepergian, tahun baru ini membawa harapan dengan adanya vaksin untuk melawan...

Wisuda Mahasiswa XL Future Leaders CEO XL Axiata Tekankan Perlunya Penguasaan Solusi Digital

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali mewisuda mahasiswa Program XL Future Leaders (XLFL). Kali ini sebanyak 149 mahasiswa angkatan ketujuh...

Kaget dengan Anak Sendiri

Oleh: Ashari, SIP* Bersandar kepada firman Allah SWT dalam Surat Al-Dzariyat (56) ayat 51: "Tidak semata-mata Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribdah kepada-Ku."...

UHAMKA Terjunkan Satgas Medis ke Wilayah Bencana di Sulbar

JAKARTA, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) terjunkan satuan tugas (Satgas) medis ke wilayah bencana di Sulawesi Barat. Tim yang diberangkatkan pada...

Lanjutkan Kampanye Hidup Sehat, Herbalife Gelar e-Spectacular 2021

JAKARTA, MENARA62.COM – Lebih dari 17 ribu member independen Herbalife Nutrition dari seluruh wilayah Indonesia menghadiri kegiatan e-Spectacular 2021 yang digelar secara virtual. Acara...