25.6 C
Jakarta

Temuan Bom di UNRI, Menag Minta Rektor PTKI Waspada

Must read

Pastikan Jaringan Aman, XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Cicurug, Sukabumi

SUKABUMI, MENARA62.COM -- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban bencana banjir bandang di Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten...

Kokam Padang Bindu Berpartisipasi Dalam Keamanan Sholat di Masjid

LAHAT,MENARA62.COM-Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) bukan hanya melakukan pengamanan pada saat sholat saja, akan tetapi berpartisipasi  dalam menerapkan protokol kesehatan yang di anjurkan...

SAC Digandeng Visinema, Kolaborasi Tak Berhenti Meski Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM -- IHSG baru saja mencapai titik terendah beberapa pekan lalu. PSBB kembali diperketat di Ibukota dan ekonomi kembali melambat. Para pelaku industri kreatif...

Peringatan Harhubnas 2020, Kemenhub Laksanakan Bakti Sosial Bagi Pengendara Taksi Bandara

JAKARTA, MENARA62.COM -- Masih dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2020, Kamis (24/9/2020), Kementerian Perhubungan melalui Dhama Wanita Persatuan Kementerian Perhubungan mengadakan...

JAKARTA – Tertangkapnya tiga terduga teroris di kampus Universitas Riau (UNRI), serta dua buah bom pipa besi dan bahan peledak triacetone triperoxide (TATP) telah mencoreng eksistensi kampus. Padahal kata Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin semestinya kampus mengemban tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan,  penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Karena itu selaku pembina Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI),  Menag minta para rektor dan ketua untuk memastikan kampusnya tidak menjadi ruang persemaian radikalisme dan terorisme.

“Saya minta setiap rektor dan ketua PTKI benar-benar turun ke bawah untuk menjaga dan memastikan bahwa setiap sudut wilayah civitas akademika terbebas dan bersih dari anasir terorisme,” tegas Menag dalam siaran persnya,  Minggu (03/05).

Menag mengatakan,  kebebasan akademik kampus harus tetap dan terus terjaga. Namun, kampus juga tidak boleh dikotori oleh tindakan terorisme.

“Kebebasan kampus sama sekali bukan bermakna bebas lakukan upaya terorisme,” tandasnya.

Rektor Universitas Riau, Aras Mulyadi mengutuk keras atas kegiatan terduga teroris di kampusnya yang merakit bom. Menurutnya,  tindakan itu merupakan kegiatan  terlarang di kampusnya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Pastikan Jaringan Aman, XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Cicurug, Sukabumi

SUKABUMI, MENARA62.COM -- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban bencana banjir bandang di Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten...

Kokam Padang Bindu Berpartisipasi Dalam Keamanan Sholat di Masjid

LAHAT,MENARA62.COM-Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) bukan hanya melakukan pengamanan pada saat sholat saja, akan tetapi berpartisipasi  dalam menerapkan protokol kesehatan yang di anjurkan...

SAC Digandeng Visinema, Kolaborasi Tak Berhenti Meski Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM -- IHSG baru saja mencapai titik terendah beberapa pekan lalu. PSBB kembali diperketat di Ibukota dan ekonomi kembali melambat. Para pelaku industri kreatif...

Peringatan Harhubnas 2020, Kemenhub Laksanakan Bakti Sosial Bagi Pengendara Taksi Bandara

JAKARTA, MENARA62.COM -- Masih dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2020, Kamis (24/9/2020), Kementerian Perhubungan melalui Dhama Wanita Persatuan Kementerian Perhubungan mengadakan...

Memecah Fenomena Gunung Es Anak yang Dilacurkan

JAKARTA, MENARA62.COM -- “Situasi Anak yang Dilacurkan dan Pembelajaran Inklusi Sosial”, itulah judul buku yang dibedah dalam rangkaian acara Festival Inklusif 100% yang diselenggarakan...