SOLO, MENARA62.COM – SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono terus memperkuat kualitas pembelajaran bertaraf internasional. Komitmen tersebut diwujudkan dengan mendelegasikan tiga guru Language and Cambridge Program (LCP) mengikuti pelatihan “Cambridge Life Skills in Action: Bringing Language Learning and Life Skills Together in the Classroom” di Productive Meeting Room, HARRIS Hotel Solo, Selasa (28/7/2026).
Pelatihan yang berlangsung mulai pukul 07.45 hingga 15.00 WIB itu menjadi bagian dari upaya sekolah meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan pembelajaran bahasa Inggris dengan pengembangan keterampilan hidup (life skills) yang dibutuhkan peserta didik di era global.
Tiga guru yang mewakili SD Muhammadiyah PK Banyudono dalam pelatihan tersebut adalah Ustadzah FajVinda, Guru LCP Kelas 1, Ustadzah Siti Nurohmah, Guru LCP Kelas 2, dan Ustadzah Silvi, Guru LCP Kelas 3.
Pelatihan menghadirkan berbagai materi mengenai pendekatan pembelajaran Cambridge Global English yang memadukan penguasaan bahasa Inggris dengan penguatan keterampilan abad ke-21, seperti komunikasi, berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas.
Selain itu, peserta juga memperoleh strategi pembelajaran yang aktif, interaktif, dan menyenangkan agar proses belajar di kelas lebih efektif serta mampu meningkatkan keterlibatan siswa.
Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, S.Si., M.M., mengatakan peningkatan kompetensi guru merupakan investasi penting untuk menghadirkan pendidikan berkualitas.
Menurutnya, keikutsertaan guru dalam pelatihan Cambridge menjadi bagian dari penguatan Language and Cambridge Program (LCP) yang selama ini menjadi salah satu program unggulan sekolah.
“Kami ingin guru-guru terus berkembang mengikuti pendekatan pembelajaran internasional. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan di kelas sehingga peserta didik tidak hanya mahir berbahasa Inggris, tetapi juga memiliki kecakapan hidup yang dibutuhkan di masa depan,” ujarnya.
Pujiono menegaskan, perkembangan dunia pendidikan menuntut guru untuk terus memperbarui kompetensi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Melalui pelatihan tersebut, para guru diharapkan mampu menerapkan metode pembelajaran yang lebih inovatif, membangun suasana kelas yang aktif, sekaligus mendorong siswa menjadi pembelajar yang percaya diri dan siap menghadapi tantangan global.
Komitmen tersebut sejalan dengan visi SD Muhammadiyah PK Banyudono dalam menghadirkan pendidikan yang berorientasi pada mutu, inovasi, dan pengembangan karakter peserta didik.
Dengan penguatan kompetensi guru secara berkelanjutan, sekolah optimistis mampu menyelenggarakan pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan berstandar internasional, sekaligus mencetak generasi yang unggul dalam akademik, berkarakter Islami, serta memiliki kecakapan hidup sebagai calon pemimpin masa depan. (*)
