26.1 C
Jakarta

Uhamka dan Universitas Darunnajah Perkuat Branding Kampus Digital

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) dan Universitas Darunnajah memperkuat sinergi akademik melalui implementasi kerja sama strategis di bidang tata kelola perguruan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam In House Training (IHT) yang digelar di Aula Ibnu Rusyd, Kompleks Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kedua perguruan tinggi untuk meningkatkan daya saing institusi melalui penguatan strategi branding kampus dan adaptasi terhadap perkembangan pendidikan tinggi di era digital.

 

Wakil Rektor III Universitas Darunnajah, Dr. Irfanudin Kurniawan, mengatakan kerja sama dengan Uhamka akan terus dikembangkan dalam berbagai bidang strategis.

 

“Kemitraan bersama Uhamka ini diakselerasi untuk melangkah ke jenjang yang lebih fokus. Kami memproyeksikan kolaborasi berikutnya pada program kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) jenjang S2 serta bidang-bidang strategis lainnya,” ujarnya.

 

Menurut Irfanudin, sinergi tersebut menjadi langkah nyata untuk menghadirkan tata kelola pendidikan tinggi yang lebih unggul, adaptif, dan berkelanjutan di tengah perubahan yang semakin cepat.

 

Dalam kegiatan tersebut, Uhamka menghadirkan Kepala Bagian Jejaring Kerja Sama dan Promosi sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Uhamka, Pahman Habibi, S.E., M.M., sebagai narasumber utama.

 

Praktisi manajemen dan kepemimpinan yang juga merupakan alumni Darunnajah itu membagikan pengalaman mengenai strategi menghadapi disrupsi di sektor pendidikan tinggi, khususnya dalam membangun citra dan daya saing perguruan tinggi melalui platform digital.

 

“Industri pendidikan tinggi saat ini telah berada di pasar yang sangat kompetitif. Perguruan tinggi kini dituntut bergerak dinamis untuk membangun nilai (value) institusi melalui pemanfaatan platform digital secara global,” katanya.

 

Pahman menjelaskan, perubahan karakter calon mahasiswa menuntut perguruan tinggi untuk menyesuaikan strategi komunikasi dan promosi. Menurutnya, Generasi Z sangat mempertimbangkan jejak digital sebuah kampus sebelum menentukan pilihan melanjutkan pendidikan.

 

Ia menyebut kualitas media sosial, performa situs web resmi, hingga kejelasan prospek karier lulusan menjadi faktor penting yang memengaruhi keputusan calon mahasiswa.

 

“Mahasiswa saat ini didominasi Generasi Z yang mengutamakan digital presence. Karena itu, kampus harus mampu menghadirkan informasi yang kredibel, menarik, dan mudah diakses melalui berbagai platform digital,” jelasnya.

 

In House Training tersebut mendapat sambutan positif dari manajemen Universitas Darunnajah. Kegiatan dihadiri Wakil Rektor I Ust. Fajar Suryono, M.A., para dekan, ketua program studi, serta dosen dari 11 program studi di lingkungan Universitas Darunnajah.

 

Melalui implementasi kerja sama ini, Uhamka dan Universitas Darunnajah berharap dapat memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi, serta melahirkan berbagai inovasi yang mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi di era digital.

 

Kolaborasi tersebut juga menjadi pijakan awal bagi pengembangan program-program strategis lainnya, termasuk kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) jenjang magister, penguatan jejaring akademik, serta peningkatan mutu pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!