33.6 C
Jakarta

Universitas Taiwan Gandeng FIK UM Surabaya Seleksi Calon Doktor dan Penerima Dana Riset

Baca Juga:

SURABAYA, MENARA62.COM — Taipei Medical University, Taiwan gandeng Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, untuk melakukan seleksi calon peserta program doktor dan penerima dana riset. Acara yang dilakukan di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, pada Rabu (22/11/2017) ini, merupakan bagian dari internasionalisasi kampus.

Taipei Medical University, Taiwan dalam rangkaian roadshow di Indonesia memilih UM Surabaya sebagai salah satu tempat dilaksanakannya seminar tentang “International Research Grant and Scholarship” dan juga wawancara kandidat Master dan PhD yang ingin melanjutkan studi ke Taiwan.

Acara ini dihadiri 200 peserta seminar, 70 peserta wawancara S2, dan 75 peserta wawancara S3. Rata-rata peserta berasal dari luar Surabaya dan bahkan luar provinsi. Hal ini tentu merupakan wujud kepercayaan institusi luar negeri pada UM Surabaya yang telah memiliki kiprah panjang dalam bidang pendidikan.

Dr Mundakir MKep, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, UM Surabaya menyampaikan,  kegiatan seminar ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerjasama yang telah dilakukan sebelumnya. “MoU yang kami lakukan sebelumnya, disamping itu kami meyakini bahwa penelitian dan continuing education sebagai salah satu tulang punggung perguruan tinggi adalah keniscayaan yang harus menerus dijalankan sebagai bentuk pengembangan institusi pendidikan. Dengan jejaring penelitian dan continuing education internasional diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas proses pembelajaran di perguruan tinggi,” ujarnya.

Shu wei Chen dari International Students Section Office of Global Engagement, Taipei Medical University, Taiwan berharap, roadshow yang mereka lakukan di UM Surabaya bisa meningkatkan kerjasama yang telah dijalin oleh kedua institusi tersebut. “Semoga kerjasama ini dapat dikembangkan dalam bentuk berbagai kegiatan semisal: pertukaran mahasiswa, dosen, pelatihan, penelitian kolaboratif, publikasi internasional dan beasiswa,” ujarnya.

 

 

Dengan melimpahnya sumber pendanaan dari institusi atau lembaga donor baik dalam negeri maupun luar negeri, belum berbanding lurus dengan penyerapan hibah dana khususnya dari institusi luar negeri.

Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya bekerjasama dengan Taipei Medical University, Taiwan ingin memberikan sumbangan pemikiran bagaimana para peneliti bisa mendapatkan pendanaan penelitian dan beasiswa studi luar negeri.

 

 

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!