31.5 C
Jakarta

WJC Sepakati Perundingan Damai Semenanjung Korea Dilanjutkan

Must read

Menteri Parekraf Tinjau Kesiapan Bandara Lombok Sambut Hajatan MotoGP Mandalika

Hingga 15 Januari 2021, progress pengembangan terminal Bandara Internasional Lombok capai 93 persen JAKARTA MENARA62.COM - Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara...

Tips Cegah Motor Mogok saat Musim Hujan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Memastikan air tidak merendam filter udara bisa membantu mencegah motor mogok pada musim hujan. Saat ini, Indonesia sudah masuk musim penghujan yang...

Smart Bottle yang Bisa Berbicara

JAKARTA, MENARA62.COM -- Olike, brand yang memproduksi mainan edukatif kini melebarkan sayap dengan menghadirkan Olike Lifestyle yang diciptakan khusus untuk anak. Berada dalam naungan...

Korban Tewas Akibat Gempa Bumi di Sulbar Capai 34 Orang

JAKARTA, MENARA62.COM – Korban tewas akibat guncangan gempa bumi M6,2 di Sulawesi Barat hingga Jumat siang (15/1/2021) mencapai 34 orang. Rinciannya 26 orang warga...

Seoul- Menara62.com – Perundingan damai antara Korea Utara dan Korea Selatan soal Semenanjung Korea harus dilanjutkan, karena perang sudah berlangsung lama yaitu 70 tahun. Kedua belah pihak diserukan untuk melaksanakan kesepakatan puncak antara Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.
Kesepakatan itu disampaikan menjelang penutupan Konferensi Wartawan se-Dunia (World Journalists Conference/WJC) 2020, hari Rabu petang, 16 September 2020, di Seoul, setelah mendengarkan para pembicara dari berbagai negara, termasuk delegasi dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Bob Iskandar, Senior Director Confederation of Asean Journalists (CAJ), International Relations & Cooperations Worldwide.

Pertemuan WJC hari terakhir menampilkan pembicara dari kalangan wartawan dan akademisi Korea. WJC via aplikasi Zoom yang dikendalikan dari Seoul ini diikuti 100 wartawan dari 60 negara dan kalangan akademisi berlangsung tiga hari dengan membahas maraknya berita bohong, pandemi Covid-19, dan strategi perundingan damai di Semenanjung Korea.
Kesepakatan melanjutkan perundingan damai itu juga didorong oleh Lim Eul-chul, profesor dari Lembaga Kajian Timur Jauh pada Kyungnam University, dan Wang Son-taek, peneliti dari Think Tank Yeosijae yang berkantor di Seoul. Keduanya sepakat agar konflik Korea diakhiri karena membuat beban berat ekonomi dan militer di Korea.

Bob Iskandar dari PWI Pusat dalam presentasinya mengatakan, pada dasarnya keinginan bersatunya Korea ini sudah sangat diharapkan oleh rakyat Korea, baik yang di utara maupun selatan. “Saya melihat ini sesuatu yang sangat mendasar dan kuat untuk diperjuangkan oleh masing masing pimpinan dari kedua negara yang terpecah ini,” kata Bob.
Hal ini tentu terasa sulit, kata Bob, karena para pemimpinnya tidak secara sungguh-sungguh dan berani memperjuangkan untuk bisa bersatu, disamping cengkeraman pihak luar semakin kuat dari waktu ke waktu. “China memihak pada Korea Utara, dan Amerika pada Korea Selatan Saya memberi tekanan pada satu kenyataan bahwasanya memperjuangkan suara hati nurani rakyat dalam menghadapi tirani, biasanya akan selalu berhasil asalkan dipimpin dan digerakan oleh pemimpin yang merakyat,” katanya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Menteri Parekraf Tinjau Kesiapan Bandara Lombok Sambut Hajatan MotoGP Mandalika

Hingga 15 Januari 2021, progress pengembangan terminal Bandara Internasional Lombok capai 93 persen JAKARTA MENARA62.COM - Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara...

Tips Cegah Motor Mogok saat Musim Hujan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Memastikan air tidak merendam filter udara bisa membantu mencegah motor mogok pada musim hujan. Saat ini, Indonesia sudah masuk musim penghujan yang...

Smart Bottle yang Bisa Berbicara

JAKARTA, MENARA62.COM -- Olike, brand yang memproduksi mainan edukatif kini melebarkan sayap dengan menghadirkan Olike Lifestyle yang diciptakan khusus untuk anak. Berada dalam naungan...

Korban Tewas Akibat Gempa Bumi di Sulbar Capai 34 Orang

JAKARTA, MENARA62.COM – Korban tewas akibat guncangan gempa bumi M6,2 di Sulawesi Barat hingga Jumat siang (15/1/2021) mencapai 34 orang. Rinciannya 26 orang warga...

Level 5, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Gelar Raker Virtual 2021

  SOLO, MENARA62.COM – Level 5, Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta menggelar rapat kerja (raker) guru karyawan secara virtual via aplikasi Zoom yang...