23.9 C
Jakarta

18 PTN di Wilayah Barat Gelar Seleksi Mandiri Secara Bersama-sama

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM – Sebanyak 18 perguruan tinggi negeri (PTN) yang tergabung dalam Badan Kerja Sama (BKS) PTN Wilayah Barat Indonesia akan menggelar seleksi mandiri masuk perguruan tinggi negeri (SMM PTN) secara bersama-sama. SMM PTN tersebut akan dilaksanakan setelah SNMPTN dan SBMPTN berjalan.

Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Nizam mengatakan SMM PTN menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang tidak lolos seleksi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

“Program SMM PTN-Barat 2020 memiliki kuota sebanyak 30% dari total mahasiswa yang diterima melalui seleksi penerimaan mahasiswa baru. Jumlah tersebut juga bisa bertambah apabila terdapat kekurangan dari jumlah mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN,” kata Nizam dalam siaran persnya, Sabtu (25/1/2020).

Tahun ini panitia SMM PTN menargetkan bisa menjaring 50.000 siswa. Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 30.000 siswa.

Menurut Nizam, pada dasarnya, SMM PTN-Barat merupakan jalur seleksi mandiri oleh masing-masing PTN yang teknis pelaksanaannya dilakukan secara bersama-sama. Nantinya, seleksi akan didasarkan pada hasil ujian tulis dalam bentuk cetak (UTBC) atau kombinasi hasil ujian tulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa yang dilakukan bersama di bawah koordinasi panitia SMM PTN-Barat 2020.

Samsul Rizal selaku Ketua Panitia SMM PTN-Barat 2020 menjelaskan tahapan pelaksanaan SMM PTN-Barat akan dimulai dari peluncuran dan sosialisasi pada bulan januari. Sedangkan pembelian nomor pin ujian akan dilakukan pada 2-10 Juni 2020.

“Tahun kemarin kita agak terlambat untuk memulai di bulan Maret, jadi kurang tersampaikan ke masyarakat, melalui evaluasi tersebut, sekarang kita mulai lebih awal,” ujar Samsul Rizal.

Guna mengantisipasi kecurangan dengan penggunaan joki selama ujian, panitia SMM PTN-Barat mengaku telah menyiapkan skema melalui pengacakan nomor pin ujian dan perbandingan tertentu antara jumlah peserta dan pengawas ujian. Selain itu, soal ujian yang diberikan juga akan berstandar SNMPTN karena dibuat oleh Tim dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT)

SMM PTN-Barat merupakan program yang diselenggarakan setiap tahun sejak 2016 dan mendapatkan tambahan tiga PTN yang baru bergabung dengan BKS PTN Wilayah Barat pada tahun 2020. Adapun delapan belas PTN yang tergabung dalam penyelenggaraan  SMM PTN-Barat 2020 adalah Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Universitas Andalas (Unand), Universitas Jambi (Unja), Universitas Lampung (Unila), Universitas Bengkulu (Unib), Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, Universitas Palangkaraya (UPR), Universitas Malikussaleh (Unimal), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Universitas Bangka Belitung (UBB).

Lalu Universitas Teuku Umar (UTU), Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, Universitas Samudera (Unsam), Universitas Riau (UNRI), Universitas Siliwangi (Unsil) dan Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA)

Pembiayaan penyelenggaraan SMM PTN-BARAT 2020 sepenuhnya bersumber dari biaya registrasi dan seleksi para calon mahasiswa. Informasi lebih lanjut meliputi ketentuan dan persyaratan umum, tata cara pembayaran biaya registrasi dan seleksi, tata cara pendaftaran, jadwal pelaksanaan, dan pilihan PTN serta program studinya, secara rinci dapat dilihat pada laman www.smmptnbarat.id dan website masing-masing perguruan tinggi

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!