SOLO, MENARA62.COM – Majelis PAUD, Dasar, dan Menengah (PAUD Dasmen) Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Surakarta menggelar kegiatan Tarbiyah Ramadan 1447 Hijriah di Aula Gedung Aisyiyah Surakarta, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 341 kepala sekolah dan guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se-Kota Surakarta.
Acara diawali dengan kegiatan tadarus Al-Qur’an sebagai penguatan spiritual sebelum memasuki sesi pembinaan. Tarbiyah Ramadan ini menghadirkan dua materi utama, yakni “Perempuan Berkemajuan” yang disampaikan oleh Dr. Hj. Ida Untari serta materi “Puasa dan Kesehatan” oleh dr. Andhiriawan Eko Wicaksono.
Wakil Ketua Majelis PAUD Dasmen PDA Kota Surakarta, Hj. Sri Darwati, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperdalam keilmuan sekaligus meningkatkan ketakwaan para guru dan kepala sekolah TK Aisyiyah.
“Untuk hari ini kami menyelenggarakan Tarbiyah Ramadan yang diikuti 341 kepala sekolah dan guru. Tujuannya untuk memperdalam serta meningkatkan keilmuan dan ketakwaan, khususnya dalam bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Tarbiyah Ramadan juga menjadi sarana pendidikan ketakwaan melalui penguatan iman dalam menjalankan ibadah puasa. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan nilai kejujuran dan memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an.
Menurut Sri Darwati, puasa Ramadan juga memiliki manfaat dari sisi kesehatan fisik. Selama berpuasa, organ tubuh mendapatkan kesempatan untuk beristirahat dari aktivitas pencernaan yang berlangsung setiap hari.
“Dengan berpuasa, organ tubuh kita dapat beristirahat sehingga mampu membersihkan residu-residu makanan maupun penyakit yang ada di dalam tubuh. Harapannya setelah Ramadan, tubuh menjadi lebih sehat dan bugar,” jelasnya.
Selain aspek spiritual dan kesehatan, Tarbiyah Ramadan juga menanamkan pendidikan sosial kepada para guru. Ia menyebutkan bahwa sejumlah TK Aisyiyah di Surakarta telah melakukan aksi berbagi takjil kepada masyarakat di jalan serta memberikan santunan kepada yang membutuhkan.
“Ini merupakan bentuk empati kepada masyarakat sekitar, sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Surakarta, Dr. Hj. Ida Untari, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pembinaan tersebut.
Ia menilai Tarbiyah Ramadan tidak hanya menjadi sarana peningkatan kompetensi, tetapi juga mempererat silaturahmi antar guru TK Aisyiyah di Kota Surakarta.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Majelis PAUD Dasmen atas terselenggaranya kegiatan ini. Selain pembinaan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar guru TK ABA sehingga dapat saling menjalin kerja sama,” ujarnya.
Ida Untari berharap para guru TK Aisyiyah tidak hanya menjalankan tugas sebagai pendidik secara formal, tetapi juga mendidik dengan hati, keikhlasan, dan nilai-nilai spiritual.
“Guru TK ABA tidak sekadar mendidik, tetapi mendidik dengan hati dan jiwa. Dengan keikhlasan, insyaallah ini akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tuturnya.
Melalui Tarbiyah Ramadan ini, PDA Aisyiyah Surakarta berharap para pendidik TK ABA semakin kuat dalam kompetensi keilmuan, spiritualitas, serta kepedulian sosial, sehingga mampu menghadirkan pendidikan yang berkarakter dan berkemajuan bagi generasi masa depan. (*)
