SOLO, MENARA62.COM – Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) Universitas Muhammadiyah Surakarta https://www.ums.ac.id/ (UMS) bersama Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UMS menyelenggarakan kegiatan silaturahmi dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang merupakan alumni UMS. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Mohammad Djazman pada Jumat (10/4) dan dihadiri ratusan alumni yang kini mengabdi di lingkungan kampus.
Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antaralumni sekaligus memperkuat kontribusi mereka terhadap pengembangan institusi. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan, yang tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga ruang diseminasi program terkait peran alumni dalam memajukan kampus.
Kepala LP3A UMS, Dr. Bambang Sukoco, S.H., M.H., https://www.ums.ac.id/profile/bambang-sukoco dalam sambutannya menyampaikan bahwa jumlah alumni UMS yang kini berkiprah sebagai dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan kampus mencapai lebih dari 400 orang. Hal ini menunjukkan besarnya kontribusi alumni dalam mendukung keberlangsungan dan kemajuan UMS.
“Kami sampaikan, kami selalu bangga dan kami selalu ada untuk UMS,” ungkap Bambang.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi biasa, melainkan juga sebagai salah satu langkah untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret antara alumni dan institusi. Berbagai program strategis diharapkan dapat dirumuskan dan dijalankan bersama demi kemajuan kampus.
“Kita harus menjadi pilar di rumah sendiri. Kita harus memberikan yang terbaik untuk kampus kita,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Rektor III UMS, Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag., https://www.ums.ac.id/profile/mutohharun-jinan menekankan pentingnya peran alumni dalam perjalanan dan perkembangan UMS hingga saat ini. Ia menyebut bahwa capaian dan reputasi yang diraih UMS tidak terlepas dari kontribusi para alumninya yang tersebar di berbagai bidang.
“Kebesaran UMS itu tentu tidak lepas dari peran dari alumni. Saat ini UMS terus menerus menunjukkan mutu kualitas juga penambahan prodi,” tutur Mutohharun Jinan di hadapan alumni.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberadaan alumni tidak hanya penting dalam lingkup internal kampus, tetapi juga dalam memperluas peran UMS di tengah masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara alumni dan institusi perlu terus diperkuat agar UMS mampu memberikan dampak yang lebih luas.
Selain itu, Mutohharun Jinan mengungkapkan bahwa UMS saat ini mendapatkan kepercayaan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk turut berkontribusi dalam pengembangan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di berbagai daerah di Indonesia.
“Ini merupakan kepercayaan yang diberikan,” kata dia.
Salah satu bentuk kepercayaan tersebut adalah penugasan kepada UMS untuk membantu pengelolaan kampus Muhammadiyah di Bali, yakni Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Bali. Hal ini menjadi bukti bahwa kapasitas dan reputasi UMS semakin diakui secara luas di lingkungan Muhammadiyah.
Dalam kesempatan yang sama, ia kembali mengingatkan bahwa keberlanjutan dan kemajuan UMS juga sangat bergantung pada kontribusi nyata para alumninya. Ia mendorong agar Ikatan Keluarga Alumni UMS dapat terus menghadirkan program-program yang memberikan dampak langsung bagi pengembangan kampus.
Menutup rangkaian kegiatan, Ketua IKA UMS, Dr. M. Aditya Warman, menyampaikan rencana pengembangan kapasitas bagi alumni, khususnya dosen dan tenaga kependidikan. Ia mengungkapkan bahwa ke depan akan diselenggarakan pelatihan serta program sertifikasi yang diperuntukkan bagi alumni UMS.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat peran alumni dalam mendukung kemajuan institusi. Dengan adanya sertifikasi ini, diharapkan kontribusi alumni dalam mengembangkan UMS semakin optimal. (*)


