MADIUN, MENARA62.COM — Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) mengawali tahun 2026 dengan capaian membanggakan. Tiga dosen UMMAD resmi meraih gelar doktor dari sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia, memperkuat komitmen kampus menuju universitas unggul dan berdaya saing.
Tiga doktor baru tersebut yakni Dr. Wariyatun, S.Sos., MAAPD, lulusan Doktor Antropologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Yan Aditya, S.Pd., M.Si, lulusan Doktor Matematika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), serta Dr. Muhammad Syarifudin, M.Sos, lulusan Doktor Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo.
Penambahan tiga doktor baru ini dinilai menjadi bukti nyata peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan UMMAD.
Dr. Wariyatun dalam disertasinya mengangkat penelitian tentang kepeloporan perempuan penyintas konflik Aceh dalam advokasi korban kekerasan. Sementara Dr. Yan Aditya meneliti pengembangan Deep Stochastic Reinforcement Learning untuk pengukuran risiko dan strategi perdagangan karbon.
Adapun Dr. Muhammad Syarifudin meneliti strategi dakwah Majelis Ilmu dan Dzikir Ar Raudhah dalam kontestasi Islam di Kota Surakarta.
Ketiga doktor baru tersebut akan memperkuat Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Ilmu Aktuaria, dan Ilmu Komunikasi.
Tak hanya itu, saat ini enam dosen UMMAD lainnya juga tengah menempuh pendidikan doktoral, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri. Sebagian di antaranya ditargetkan menyelesaikan studi pada akhir tahun ini atau awal tahun depan.
Rektor UMMAD, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si, menegaskan bertambahnya dosen berkualifikasi doktor menjadi bukti keseriusan kampus dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Meningkatnya jumlah dosen dengan kualifikasi doktor menunjukkan komitmen kuat UMMAD dalam membangun atmosfer akademik,” ujar Sofyan Anif.
Menurutnya, kehadiran dosen bergelar doktor akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran mahasiswa sekaligus memperkuat posisi UMMAD sebagai pilihan utama melanjutkan pendidikan tinggi.
Peningkatan jumlah doktor juga mempertegas langkah UMMAD sebagai salah satu Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang terus bergerak menuju kampus unggul, kompetitif, dan berkualitas di tingkat nasional.
Dengan capaian ini, UMMAD dinilai tak hanya memperkuat kualitas akademik internal, tetapi juga menunjukkan transformasi menuju universitas yang semakin siap bersaing di era pendidikan tinggi modern. (PJ)
