27.7 C
Jakarta

147 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Wisuda Qurani

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — Sebanyak 147 murid SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Solo resmi dikukuhkan dalam Wisuda Tahfiz ke-10 dan Wisuda Tilawah ke-8 Tahun Ajaran 2025/2026 di Borobudur Ballroom Hotel Novotel Solo, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan bertema “Mewujudkan Generasi Qurani yang Berakhlak Mulia, Cerdas, dan Berkemajuan” itu berlangsung khidmat dan penuh haru. Wisuda tersebut menjadi bentuk komitmen sekolah dalam mencetak generasi Qurani yang unggul secara spiritual sekaligus intelektual.

Adapun rincian wisudawan terdiri atas 71 murid wisuda tilawah dan 76 murid wisuda tahfiz. Capaian hafalan murid pun beragam, mulai juz 30 sebanyak 65 murid, juz 29 sebanyak 5 murid, juz 28 sebanyak 4 murid, juz 27 sebanyak 1 murid, juz 26 sebanyak 2 murid, hingga juz 3 sebanyak 1 murid.

Kepala SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Solo, Nursalam, menegaskan prosesi wisuda bukan akhir perjalanan membaca dan menghafal Al-Qur’an.

“Jadilah anak yang jujur dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan penuntun meraih cita-cita masa depan. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang selalu mendampingi proses panjang pencapaian hafalan tahfiz,” ujarnya dalam sambutan.

Menurut Nursalam, sekolah hanyalah madrasah sementara bagi anak-anak, sedangkan keluarga merupakan madrasah utama dalam mendampingi perjalanan hidup mereka.

Momen Haru Mahkota Kemuliaan

Suasana haru pecah saat para wisudawan menyanyikan lagu “Aku Ingin Jadi Hafiz Qur’an”. Dalam prosesi simbolis tersebut, para murid berjalan menghampiri orang tua mereka dan memasangkan mahkota di kepala ayah dan ibu masing-masing.

Tangis haru pun menyelimuti ruangan. Prosesi itu menggambarkan keyakinan bahwa anak penghafal Al-Qur’an akan memberikan mahkota kemuliaan kepada kedua orang tuanya di akhirat kelak.

Dalam tausiah menggunakan media wayang golek pitutur, Ki Pujiono menekankan pentingnya memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an agar mampu meningkatkan kekhusyukan ibadah dan menjadi solusi dalam kehidupan.

“Al-Qur’an akan menjadi syafaat bagi orang yang rajin membaca, memahami, dan mengamalkannya. Teruslah membaca Al-Qur’an supaya hati menjadi tenang dan memiliki akhlak terpuji,” pesannya kepada wisudawan.

Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Majelis Pendidikan PDM Kota Solo, Kartono, Pengawas Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Kota Solo, Sumiyati, serta jajaran kepala sekolah Muhammadiyah PK Kottabarat Solo.

Ketua panitia, Yuli Ekowati, menjelaskan sekolah juga memberikan penghargaan dalam berbagai kategori, seperti wisudawan terbaik, capaian hafalan terbaik, wisudawan kakak-beradik, wisudawan tersemangat, dan wisudawan termuda.

Salah satu wisudawan yang mencuri perhatian ialah Naila Azka Zafira yang meraih predikat wisudawan terbaik dengan capaian hafalan juz 26 hingga juz 30.

“Terima kasih ustaz dan ustazah atas pendampingan belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an. Jangan pernah meninggalkan Al-Qur’an, pahami dan amalkan semampu kita,” tutur Naila mewakili wisudawan. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!