31.2 C
Jakarta

SDGs Center UMS Gandeng IMM Bahas Kampus Berkelanjutan

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional (DRKUI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menyelenggarakan rapat koordinasi dengan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-Universitas dan Ormawa kampus lainnya, untuk menindaklanjuti Kompetisi UMS Berkelanjutan.

Penyelenggaraan Kompetisi UMS Berkelanjutan, DRKUI UMS melalui Student Development Goals (SDGs) Center UMS berupaya untuk terus mendukung implementasi SDGs di lingkungan kampus UMS.

SDGs Center UMS telah diresmikan sejak 2024 dengan beberapa program yang telah dilaksanakan. Rama Rizana, S.T., M.Sc., selaku koordinator SDGs Center UMS menjelaskan bahwa Kompetisi Berkelanjutan UMS sebagai langkah awal SDGs Center UMS untuk mendukung implementasi 17 program SDGs yang diikhtiarkan oleh Perwakilan Bangsa Bangsa (PBB).

“Kami berupaya terus untuk ikut mendukung aktualisasi dari 17 program yang telah disusun, untuk dicapai pada tahun 20230 nanti,” jelasnya Kamis (11/06/2026).

Sebelum diselenggarakannya Kompetisi UMS Berkelanjutan, Rama mengatakan bahwa pihak SDGs Center pernah mengadakan kolaborasi dengan SMA sederajat se-Solo Raya dalam rangka diskusi terkait praktek pendidikan yang berkelanjutan. Menurutnya banyak sekolah yang memiliki program khusus terkait dengan isu keberlanjutan tersebut.

“Ada beberapa sekolah yang di satu hari khusus menyediakan makanan sarapan di sekolah, sebagai bentuk implementasi dari poin Zero Hunger (tanpa kelaparan) dengan menekankan penguatan gizi terhadap suatu makanan,” terangnya.

Dalam Kompetisi UMS Berkelanjutan, SDGs Center UMS menyajikan empat kategori perlombaan, diantaranya, yaitu: Video Challenge, Student Action Grant Application, Impact Award, dan Student Achievement Award.

Pada perlombaan kategori Student Action Grand Application, SDGs Center UMS ingin mengajak seluruh pihak IMM dan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) untuk merancang sebuah program yang dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap isu keberlanjutan.

Koordinasi yang diselenggarakan oleh SDGs Center UMS dengan IMM dan Ormawa atas dasar kurang masifnya informasi Kompetisi UMS Berkelanjutan, sehingga banyak Ormawa yang belum mendapat informasi secara spesifik.

Menurut Rama, penglibatan IMM dan Ormawa kampus sebagai bentuk sinergitas kampus dengan mahasiswa aktivis organisasi melalui program kerja yang ada pada setiap organisasi kampus yang dinilai memiliki dampak efektif terhadap isu keberlanjutan.

“Banyak kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh mahasiswa aktivis IMM dan Ormawa lainnya yang bersifat sustainable atau berkelanjutan di lingkungan kampus ataupun di luar kampus,” tambahnya.

Lebih lanjut, SDGs Center UMS memberikan kesempatan tambahan kepada IMM dan Ormawa kampus lainnya, untuk merancang dan menyelenggarakan kegiatan yang berkaitan dengan 17 program isu keberlanjutan atau yang lebih menekankan pada isu lingkungan yang ada di kampus. SDGs Center UMS memberikan waktu dua pekan dengan batasan 20 Ormawa tercepat yang mengumpulkan rancangan dan bukti dokumentasi kegiatan. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!