MADIUN, MENARA62.COM – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) membuktikan strategi komunikasi digital mampu menjadi kunci sukses penyelenggaraan sebuah event. Melalui aktivasi media sosial yang terstruktur, mereka berhasil mengantarkan DowerRUN 5K Madiun 2026 meraih antusiasme tinggi hingga menjangkau ratusan ribu audiens.
Ajang lari yang digelar pada Ahad (12/7/2026) itu diinisiasi mahasiswa semester enam Prodi Ilmu Komunikasi yang tergabung dalam Kommad Project. Kegiatan tersebut menjadi implementasi langsung pembelajaran di kampus dalam mengelola komunikasi digital untuk sebuah event berskala publik.
Ketua Panitia DowerRUN 5K Madiun 2026 sekaligus Chief Media Social Management, Muhammad Syaifudin, mengatakan keberhasilan sebuah acara saat ini tidak hanya ditentukan oleh kualitas pelaksanaan di lapangan, tetapi juga strategi komunikasi digital yang mampu membangun kepercayaan dan partisipasi masyarakat.
“Agar sebuah event berjalan sukses dan mampu mencapai target peserta maupun audiens secara maksimal, diperlukan kampanye digital yang terstruktur, konsisten, dan menarik. Di era sekarang, masyarakat lebih banyak memperoleh informasi melalui media sosial. Karena itu, media sosial menjadi ruang promosi yang paling efektif untuk membangun awareness hingga mendorong seseorang ikut berpartisipasi,” ujarnya, Senin (27/7/2026).
Kampanye Digital Disiapkan Sejak Awal
Syaif menjelaskan, strategi promosi DowerRUN telah dirancang jauh sebelum pelaksanaan acara. Langkah pertama diawali dengan penyusunan brand guideline sebagai pedoman identitas visual resmi.
Dokumen tersebut mengatur penggunaan logo, warna, tipografi, elemen grafis, hingga tata letak visual agar seluruh materi publikasi memiliki tampilan yang konsisten di berbagai platform digital.
Setelah identitas visual ditetapkan, tim media menyusun content planning secara menyeluruh, mulai dari fase pra-event, pelaksanaan, hingga pasca-event. Seluruh konten dipublikasikan berdasarkan kalender media sosial yang telah disusun, disertai konten tambahan yang disesuaikan dengan perkembangan kegiatan.
Kolaborasi Media Perluas Jangkauan
Untuk memperluas jangkauan promosi, DowerRUN menggandeng berbagai mitra strategis. Pada tahap awal, kampanye didukung oleh Media Universitas Muhammadiyah Madiun, Lembaga Pengembangan Olahraga Pimpinan Pusat Muhammadiyah, serta vendor teknologi penyedia sistem tiket event lari yang memiliki komunitas pelari dari berbagai daerah.
Promosi juga diperkuat melalui kolaborasi dengan sejumlah media lokal, seperti Medhionae, RRI Madiun, Selingkar Wilis, dan Madiunmu, serta berbagai media nasional dan media berbasis Muhammadiyah.
Tak hanya melalui pemberitaan, tim DowerRUN juga beberapa kali hadir sebagai narasumber dalam siaran RRI Madiun untuk memperkenalkan konsep dan tujuan penyelenggaraan kegiatan kepada masyarakat.
Kolaborasi lintas media tersebut terbukti efektif meningkatkan penyebaran informasi, memperluas jangkauan audiens, sekaligus mendorong tingginya minat masyarakat hingga kuota peserta terpenuhi sesuai target penyelenggara.
Tembus 452 Ribu Tayangan
Keberhasilan strategi digital itu juga terlihat dari performa akun resmi DowerRUN di media sosial.
Berdasarkan data pasca-penyelenggaraan, akun resmi DowerRUN mencatat 452.709 tayangan (views) hanya dalam kurun 60 hari, disertai pertumbuhan jumlah pengikut yang terus meningkat.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa kombinasi identitas visual yang kuat, perencanaan konten yang konsisten, serta kolaborasi dengan berbagai media mampu membangun awareness dan engagement publik secara maksimal.
Menurut Syaif, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa media sosial kini bukan sekadar sarana berbagi informasi, melainkan instrumen strategis untuk membangun citra dan kepercayaan publik terhadap sebuah event.
“Media sosial bukan lagi sekadar tempat membagikan informasi, tetapi menjadi jembatan yang menghubungkan sebuah event dengan masyarakat. Ketika strategi, kreativitas, dan kolaborasi berjalan beriringan, sebuah event akan lebih mudah dikenal, dipercaya, dan diminati,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan DowerRUN sekaligus menjadi hasil nyata implementasi pembelajaran yang diperoleh selama menempuh studi di Prodi Ilmu Komunikasi UMJT. Melalui proyek tersebut, mahasiswa tidak hanya memahami teori komunikasi, tetapi juga mampu mengaplikasikan strategi digital secara profesional dalam menyukseskan sebuah event berskala besar. (PJ)
