30.3 C
Jakarta

Disdik Apresiasi SD Muhammadiyah 1 Solo Jadi Sekolah Model

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – SD Muhammadiyah 1 Solo resmi ditetapkan sebagai sekolah model implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Coding dan Kecerdasan Artifisial (KKA). Penetapan ini mengukuhkan sekolah di bawah naungan Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta sebagai salah satu sekolah percontohan dalam transformasi pendidikan berbasis teknologi di tingkat nasional maupun daerah.

 

Kepercayaan tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta. Kepala Seksi Manajemen dan Peningkatan Mutu Disdik Kota Surakarta, Dimas Teguh Saputra, menyebut terpilihnya SD Muhammadiyah 1 Ketelan sebagai sekolah model merupakan pencapaian yang membanggakan.

 

“Ini luar biasa. Ada ratusan sekolah yang tersebar di Indonesia, tetapi salah satu yang terpilih adalah SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo,” ujar Dimas usai memberikan materi kebijakan sekolah model Pembelajaran Mendalam dan Coding serta Kecerdasan Artifisial di Red Chilies Hotel, Solo, Kamis (9/7/2026).

 

Menurut Dimas, status baru tersebut membawa tanggung jawab besar bagi sekolah yang berdiri sejak 1935 itu. SD Muhammadiyah 1 Solo diharapkan menjadi pionir sekaligus center of excellence bagi sekolah-sekolah lain yang ingin mengembangkan pembelajaran berbasis kecerdasan buatan dan pendekatan pembelajaran mendalam.

 

Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Sri Sayekti, SD Muhammadiyah 1 Solo akan menjadi rujukan bagi sekolah-sekolah di Kota Surakarta yang ingin mempelajari penerapan deep learning, coding, dan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran.

 

“Ketika sekolah-sekolah lain di Kota Surakarta ingin belajar mengenai penerapan deep learning, coding, dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence), mereka bisa datang langsung ke SD Muhammadiyah 1 Ketelan,” jelasnya.

 

Disdik Kota Surakarta menilai transformasi digital di dunia pendidikan dasar memerlukan kesiapan yang matang, mulai dari infrastruktur, perangkat pembelajaran, hingga peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan.

 

Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memberikan pendampingan dan dukungan penuh agar implementasi program dapat berjalan optimal serta menjadi contoh bagi sekolah lain.

 

“Kami dari Dinas Pendidikan memberikan support penuh kepada keluarga besar guru, tenaga pendidik, staf, karyawan, hingga kepala sekolah. Kami berharap semuanya tetap semangat dan optimis dalam melaksanakan tugas mulia ini. Kami yakin sekolah ini bisa menjadi model yang baik di Surakarta,” tegas Dimas.

 

Penetapan SD Muhammadiyah 1 Solo sebagai sekolah model Pembelajaran Mendalam dan Coding serta Kecerdasan Artifisial menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi pendidikan Indonesia. Melalui program ini, sekolah diharapkan mampu melahirkan peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap menghadapi tantangan era digital. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!