HO CHI MINH CITY, MENARA62.COM — Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) memperluas jejaring akademik internasional dengan menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama University of Social Sciences and Humanities (USSH), Vietnam National University Ho Chi Minh City (VNU-HCM).
Penandatanganan MoU berlangsung di ruang pertemuan Kampus USSH VNU-HCM, Senin (10/8/2026). Kerja sama ini menjadi langkah strategis kedua perguruan tinggi untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan tinggi, penelitian, serta pengembangan akademik lintas negara.
Acara Memorandum of Understanding Signing Ceremony dihadiri jajaran pimpinan dan delegasi UMC serta pimpinan dan staf akademik USSH VNU-HCM.
Dari UMC, dokumen kerja sama ditandatangani Dr. Badawi, M.Si., Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Sistem Informasi, yang mewakili Rektor UMC. Sementara dari pihak USSH VNU-HCM, penandatanganan dilakukan oleh perwakilan resmi institusi dan disaksikan kedua delegasi.
Vice President USSH VNU-HCM, Assoc. Prof. Dr. Luu Van Quyet, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyambut positif kemitraan antara kedua perguruan tinggi dan menilai kerja sama lintas negara penting untuk memperkuat hubungan akademik Indonesia dan Vietnam.
“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah konkret untuk memperkuat hubungan akademik antara Vietnam dan Indonesia,” ujar Luu Van Quyet.
Fokus pada Pendidikan dan Riset
Melalui MoU tersebut, UMC dan USSH VNU-HCM berkomitmen membangun kemitraan strategis di bidang pendidikan tinggi yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Kerja sama tersebut terutama diarahkan untuk mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Dr. Badawi mengatakan, kerja sama ini membuka peluang lebih luas bagi kedua institusi untuk mengembangkan berbagai program akademik dan penelitian bersama.
Sejumlah bidang prioritas yang disepakati antara lain pertukaran dosen dan mahasiswa (academic exchange), kolaborasi riset dan publikasi ilmiah, pengembangan kurikulum dan program akademik, serta penyelenggaraan seminar dan konferensi.
Selain itu, kedua perguruan tinggi juga membuka peluang pengembangan joint research lintas disiplin ilmu.
“Penandatanganan MoU ini merupakan bukti nyata komitmen UMC dalam memperluas jejaring kerja sama internasional demi meningkatkan mutu pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Dr. Badawi.
Menurut dia, kemitraan dengan USSH VNU-HCM juga menjadi bagian dari langkah UMC memperkuat orientasi global perguruan tinggi. Kolaborasi internasional diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dilanjutkan dengan program konkret yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika.
Perkuat Hubungan Indonesia-Vietnam
UMC dan USSH VNU-HCM optimistis kemitraan tersebut dapat melahirkan berbagai program kolaboratif yang berdampak langsung terhadap pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa.
Pertukaran akademik, riset bersama, publikasi ilmiah, serta forum akademik lintas negara diharapkan menjadi ruang bagi sivitas akademika kedua perguruan tinggi untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.
Kerja sama ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Vietnam melalui jalur pendidikan tinggi.
Dengan terjalinnya MoU tersebut, UMC menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring internasional sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi global. (*)

