31.1 C
Jakarta

Pendidikan Karakter Butuh Sinergi Sekolah dan Orang Tua

Baca Juga:

SUKOHARJO, MENARA62.COM — Pendidikan karakter anak tidak cukup hanya mengandalkan sekolah. Kolaborasi antara madrasah, orang tua, dan lingkungan menjadi kunci agar nilai kedisiplinan, kemandirian, serta karakter Islami dapat tumbuh secara berkelanjutan.

 

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Silaturahmi dan Sosialisasi Program Madrasah Tahun Pelajaran 2026/2027 yang digelar MTs Muhammadiyah Tawangsari, Sukoharjo, Sabtu (15/8/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah tersebut diikuti ratusan orang tua dan wali siswa. Pertemuan dibagi menjadi dua sesi, yakni pukul 07.30–10.30 WIB untuk orang tua siswa kelas 8 dan 9, serta pukul 12.30–15.00 WIB bagi orang tua siswa kelas 7.

 

Selain menyampaikan arah kebijakan madrasah, kegiatan tersebut menjadi forum untuk menyelaraskan pola pengasuhan antara sekolah dan keluarga.

 

Sekolah dan Rumah Harus Sejalan

 

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tawangsari, Muh. Subekti, menegaskan bahwa pendidikan anak merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan keterlibatan aktif orang tua.

 

Menurutnya, waktu anak berada di sekolah hanya sebagian dari keseluruhan waktu dalam sehari. Karena itu, pendidikan di sekolah harus diperkuat dengan pembiasaan yang konsisten di rumah.

 

“Menyekolahkan anak adalah sebuah investasi. Namun ingat, orang tua tidak boleh menyerahkan seluruh proses pendidikan anak bulat-bulat kepada pihak sekolah. Sekolah dan rumah harus berada dalam satu komando,” tegas Subekti.

 

Ia juga menyampaikan pesan spiritual mengenai kehidupan sebagai proses mencatat setiap amal manusia, dengan merujuk pada nilai-nilai yang terkandung dalam Surah Al-Inshiqaq.

 

Senada, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PCM Tawangsari, Sri Raharjo, menegaskan komitmen lembaga dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter Islami sekaligus tangguh menghadapi tantangan zaman.

 

Tiga Program Strategis Madrasah

 

Dalam pertemuan tersebut, jajaran pimpinan MTs Muhammadiyah Tawangsari memaparkan sejumlah program strategis yang akan menjadi fokus pengembangan madrasah selama satu tahun ke depan.

 

Waka Kurikulum Ferawati Asna Khoiriyah memaparkan target dan program akademik. Sementara Waka Kesiswaan Satrio Aji menjelaskan program penegakan disiplin dan pengembangan kepemimpinan siswa.

 

Adapun aspek administrasi dan keuangan disampaikan Eni Indriyani dengan menekankan pentingnya transparansi kepada orang tua.

 

Program-program tersebut diharapkan dapat berjalan lebih optimal dengan dukungan keluarga, sehingga pembinaan siswa tidak terputus ketika mereka meninggalkan lingkungan madrasah.

 

Orang Tua Rasakan Perubahan Kemandirian Anak

 

Manfaat sinergi antara madrasah dan keluarga juga dirasakan langsung oleh orang tua siswa.

 

Wahid Munadi, orang tua siswa kelas 9A Program Khusus Unggulan Tahfiz dan IT, menceritakan perubahan kemandirian putranya, Muh. Zidan Hilal Arhan, terutama dalam menjalankan kebiasaan salat Subuh.

 

“Saat kelas 7, anak saya masih susah dibangunkan salat Subuh. Masuk kelas 8 mulai bisa bangun ketika dibangunkan, dan di kelas 9 ini dia sudah punya kemandirian penuh untuk bangun Subuh sendiri,” ungkap Wahid.

 

Menurutnya, perubahan tersebut menjadi salah satu pengalaman positif selama putranya menjalani pendidikan di madrasah.

 

Kepala MTs Muhammadiyah Tawangsari, Nardi, menegaskan pihaknya akan terus mengawal perkembangan siswa melalui kerja sama dengan orang tua dan masyarakat.

 

“Kami terus berupaya untuk terus menjadi bagian penting dalam ekosistem pendidikan dasar dan menengah. Kami optimis melalui kolaborasi antara sekolah, orang tua dan masyarakat, dan juga Muhammadiyah sebagai induk organisasi, mampu mencetak generasi rabbani yang berprestasi dan berkarakter mulia,” pungkas Nardi.

 

Melalui kegiatan tersebut, MTs Muhammadiyah Tawangsari menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan tanggung jawab bersama. Sekolah membangun fondasi pendidikan, sementara keluarga memperkuatnya melalui keteladanan dan pembiasaan di rumah. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!