SOLO, MENARA62.COM — Kepedulian terhadap korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan keluarga besar SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo. Melalui program Kencleng Surga Peduli Gempa NTT, sekolah tersebut berhasil menghimpun donasi sebesar Rp24.611.010.
Penggalangan dana berlangsung selama enam hari, 21–26 Agustus 2026. Dana dihimpun melalui Kencleng Surga yang dikumpulkan melalui wali kelas serta rekening Kantor Layanan (KL) Lazismu SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo.
Seluruh dana yang terkumpul kemudian disalurkan melalui Lazismu Kota Solo untuk mendukung penanganan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak gempa NTT.
Kepala KL Lazismu SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Mohamad Iqbal Baehaqi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga sekolah yang turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
“Dana penghimpunan sudah kami salurkan melalui Lazismu Kota Solo melalui program One Muhammadiyah One Response (OMOR),” ujar Iqbal.
Menurut Iqbal, Kencleng Surga tidak sekadar menjadi sarana pengumpulan donasi. Program tersebut juga menjadi bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian sosial bagi murid.
Melalui kebiasaan berbagi, murid diajak memahami bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Salah satunya dengan membantu masyarakat yang tengah menghadapi bencana.
Aksi solidaritas tersebut mendapat dukungan dari seluruh unsur keluarga besar sekolah. Murid, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua bersama-sama berkontribusi dalam penggalangan dana.
Penyaluran melalui lembaga resmi Muhammadiyah juga menjadi bagian penting agar bantuan dapat diteruskan kepada masyarakat terdampak sesuai kebutuhan di lapangan.
Penggalangan donasi untuk korban gempa NTT sekaligus memperkuat semangat fastabiqul khairat, yakni berlomba-lomba dalam kebaikan, yang terus ditanamkan dalam kehidupan warga SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo.
Bagi sekolah, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kebiasaan berbagi yang dilakukan secara konsisten dapat menghasilkan kontribusi yang berarti. Dari kencleng yang terkumpul sedikit demi sedikit, lahir bantuan senilai lebih dari Rp24 juta untuk membantu sesama yang sedang menghadapi musibah.
Keluarga besar SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam aksi tersebut. Semangat kepedulian diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari karakter murid dalam kehidupan sehari-hari. (*)
