SUKOHARJO, MENARA62.COM – SD UMS Global Citizen Kartasura, Jawa Tengah, menggelar Parent Meeting perdana pada Sabtu (12/9/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal sekolah memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan orang tua dalam mendukung perkembangan akademik maupun karakter peserta didik.
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–11.30 WIB tersebut diikuti kepala sekolah, guru, dan wali murid. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban sehingga berbagai agenda dapat dibahas secara terbuka.
Pertemuan diawali dengan penerimaan dan registrasi orang tua, kemudian dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara, Mr. Fauzi. Pada sesi pertama, wali kelas, Mrs. Febi, memaparkan pelaksanaan midterm assessment, termasuk mekanisme dan proses penilaiannya.
Agenda berikutnya dipimpin Kepala SD UMS Global Citizen, Mr. Nasrul. Ia menekankan pentingnya pola asuh dan sinergi antara sekolah dengan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Orang tua memiliki peran penting untuk memastikan pembelajaran dan pembentukan karakter yang dilakukan di sekolah mendapat penguatan melalui pendampingan di rumah.
“Pendidikan tidak dapat berjalan sendiri. Sekolah membutuhkan orang tua, dan orang tua membutuhkan sekolah. Karena itu, Parent Meeting ini menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih kuat demi tumbuh kembang anak-anak kita,” ujarnya.
Bentuk Global Parents Association
Salah satu hasil penting Parent Meeting perdana tersebut adalah terbentuknya wadah komunikasi orang tua yang diberi nama Global Parents Association (GPA).
Pembentukan GPA dilakukan melalui musyawarah bersama. Pemilihan pengurus berlangsung dalam suasana santai dengan memanfaatkan aplikasi Spin. Saat aplikasi berhenti pada salah satu nama calon, suasana pertemuan sempat diwarnai tawa dan candaan para peserta.
Meski berlangsung cair, proses tersebut menghasilkan kesepakatan. Pengurus GPA ditetapkan dengan struktur yang mencakup ketua, sekretaris, dan bendahara.
Keberadaan GPA diharapkan menjadi wadah komunikasi yang memperkuat keterlibatan orang tua dalam berbagai program sekolah.
Siapkan Global Parents Summit dan Program Internasional
Dalam pertemuan tersebut, sekolah juga memaparkan rencana Global Parents Summit (GPS). Program ini disiapkan sebagai ruang kolaborasi yang lebih luas antara sekolah dan orang tua.
Para orang tua didorong untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan GPS serta berbagai program pengembangan sekolah.
Sekolah juga memperkenalkan rencana International Mobility Program (IMP) sebagai bagian dari upaya memberikan pengalaman belajar berwawasan global kepada peserta didik.
Selain program unggulan, sekolah dan orang tua membahas keberlanjutan Parent Meeting. Pertemuan rutin diharapkan menjadi ruang komunikasi untuk mengevaluasi perkembangan peserta didik, membahas program sekolah, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan orang tua dan sekolah.
Ekstrakurikuler Basket Jadi Pilihan
Agenda lain yang dibahas adalah pengembangan kegiatan ekstrakurikuler. Sejumlah pilihan mencuat, di antaranya renang, tari, dan basket.
Setelah melalui musyawarah, peserta pertemuan menyepakati basket sebagai salah satu ekstrakurikuler yang akan dikembangkan di SD UMS Global Citizen.
Berbagai keputusan tersebut menunjukkan bahwa Parent Meeting tidak berhenti sebagai forum penyampaian informasi, tetapi diarahkan menjadi ruang pengambilan keputusan bersama.
Sekolah dan orang tua ditempatkan sebagai mitra dalam membangun ekosistem pendidikan yang mendukung kebutuhan anak.
Parent Meeting perdana ini sekaligus menegaskan komitmen SD UMS Global Citizen untuk membangun pendidikan yang mengintegrasikan karakter, wawasan global, dan kesiapan peserta didik menghadapi masa depan.
Melalui terbentuknya Global Parents Association, sekolah berharap kolaborasi dengan keluarga semakin kuat dan berkelanjutan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan visi “Shaping Young Learners for Global Impact”, dengan membekali peserta didik karakter mulia, wawasan global, dan kemampuan menghadapi tantangan masa depan. (*)
