29.4 C
Jakarta

18 Mahasiswa Jadi Perintis Magister Pendidikan Jasmani UMS

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Sebanyak 18 mahasiswa resmi mencatatkan nama sebagai angkatan pertama Program Studi Pendidikan Jasmani Program Magister FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Mereka menjadi generasi perintis yang mengawali perjalanan akademik program magister tersebut melalui kegiatan orientasi mahasiswa baru, Sabtu (12/9/2026).

 

Orientasi digelar di Gedung L Lantai 5, Ruang Seminar Pascasarjana Kampus 2 UMS. Dari 18 mahasiswa yang mengikuti kegiatan, 11 mahasiswa hadir secara luring, sedangkan tujuh lainnya mengikuti orientasi secara daring.

 

Kehadiran angkatan pertama ini menjadi momentum penting bagi perkembangan Magister Pendidikan Jasmani UMS. Mereka bukan sekadar mahasiswa baru, tetapi menjadi bagian dari generasi awal yang ikut membangun tradisi, budaya, dan ekosistem akademik program studi.

 

Setelah mengikuti orientasi Pascasarjana, kegiatan dilanjutkan dengan orientasi bersama Program Studi Pendidikan Jasmani Program Magister di Ruang 4.9.

 

Dalam sesi tersebut, mahasiswa diperkenalkan lebih dekat dengan arah pengembangan keilmuan, kurikulum, proses pembelajaran, penelitian, hingga berbagai aktivitas akademik yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan magister.

 

Angkatan Pertama Jadi Peletak Fondasi

 

Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani Program Magister FKIP UMS, Dr. Pungki Indarto, S.Pd., M.Or., menyampaikan apresiasi kepada 18 mahasiswa yang telah mempercayakan UMS sebagai tempat melanjutkan pendidikan.

 

Ia menilai kehadiran mahasiswa angkatan pertama memiliki makna khusus karena menjadi bagian dari sejarah awal berdirinya Program Studi Pendidikan Jasmani Program Magister UMS.

 

“Terima kasih kepada mahasiswa angkatan pertama yang telah mempercayakan Pendidikan Jasmani UMS sebagai pelabuhan akademik dalam melanjutkan pendidikan pada program magister. Kehadiran panjenengan semua menjadi bagian dari sejarah awal berdirinya Program Studi Pendidikan Jasmani Program Magister UMS,” ungkap Pungki.

 

Menurut Pungki, mahasiswa angkatan pertama memiliki posisi istimewa. Mereka tidak hanya menjalani proses perkuliahan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk turut meletakkan fondasi bagi perkembangan program studi pada masa mendatang.

 

“Angkatan pertama ini adalah bagian dari sejarah. Apa yang kita bangun bersama hari ini akan menjadi fondasi bagi perjalanan Magister Pendidikan Jasmani UMS ke depan. Karena itu, mari kita bangun tradisi akademik yang kuat, budaya penelitian yang produktif, serta semangat untuk menghasilkan inovasi di bidang Pendidikan Jasmani,” tambahnya.

 

Didorong Jadi Akademisi dan Inovator

 

Pungki berharap perjalanan 18 mahasiswa tersebut tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik. Mereka diharapkan berkembang menjadi akademisi, peneliti, praktisi, sekaligus inovator yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Pendidikan Jasmani di Indonesia.

 

Orientasi berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Para mahasiswa mendapat kesempatan untuk mengenal lebih dekat sistem akademik dan arah pengembangan program studi.

 

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi ruang awal untuk membangun komunikasi antara mahasiswa dengan pengelola program studi sekaligus mempererat hubungan antarmahasiswa.

 

Dengan dimulainya perkuliahan angkatan pertama, Magister Pendidikan Jasmani UMS memasuki fase baru dalam pengembangan pendidikan tinggi bidang keolahragaan dan pendidikan jasmani. Ke-18 mahasiswa tersebut pun menjadi generasi yang akan ikut menentukan warna awal perjalanan akademik program studi tersebut. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!