REMBANG, MENARA62.COM – Deru ratusan sepeda motor menggema di Taman Budaya Sambongan, Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026) malam. Para bikers dari berbagai daerah datang bukan sekadar untuk berkumpul, tetapi membawa semangat persaudaraan dan dakwah.
Momentum tersebut menjadi tonggak baru bagi BikersMu di Jawa Tengah. Sebanyak 53 pengurus BikersMu Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Tengah resmi dikukuhkan oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah.
Pada kesempatan yang sama, pengurus BikersMu Chapter Rembang juga dilantik.
Pengukuhan itu menegaskan arah BikersMu sebagai komunitas pengendara sepeda motor yang tidak berhenti pada aktivitas hobi. Komunitas ini berupaya menjadikan dunia permotoran sebagai ruang silaturahmi, dakwah, kegiatan sosial, sekaligus pengabdian kepada masyarakat.
Mars Sang Surya Berpadu Gamelan
Salah satu momen menarik terjadi ketika Mars Sang Surya dikumandangkan dengan iringan sinden dan gamelan.
Perpaduan tersebut menghadirkan suasana yang berbeda. Semangat persyarikatan Muhammadiyah berpadu dengan kekayaan budaya Jawa dalam satu panggung.
Pesan yang muncul pun kuat: dakwah tidak selalu harus berlangsung di ruang formal. Dakwah dapat hadir di tengah komunitas, perjalanan, kegiatan sosial, hingga ruang-ruang budaya yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Rembang, Ketua PWM Jawa Tengah, Ketua LDK PWM Jawa Tengah, Pimpinan Pusat BikersMu, anggota DPRD Rembang, jajaran PDM Rembang, serta pengurus dan anggota BikersMu dari berbagai daerah.
Tempuh Perjalanan hingga Sembilan Jam
Ratusan bikers dari berbagai kota di Jawa Tengah turut meramaikan pengukuhan tersebut. Mereka datang dengan menempuh perjalanan berbeda-beda, bahkan ada rombongan yang harus berkendara lebih dari sembilan jam.
Rombongan dengan jarak tempuh terjauh diketahui datang dari Purwokerto.
Bagi para anggota BikersMu, perjalanan panjang bukan sekadar persoalan jarak. Perjalanan menjadi ruang untuk membangun solidaritas, saling menyapa, menjaga keselamatan, dan memperkuat persaudaraan.
Semangat itu terangkum dalam jargon “Melaju Bersama Dakwah.”
Ketika jargon tersebut diteriakkan, para peserta menjawab serentak dengan pekikan khas BikersMu, “Wushhhh!”
Suasana pun sontak bergemuruh.
BikersMu Tak Sekadar Komunitas Motor
Bupati Rembang dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap keberadaan dan kiprah BikersMu se-Jawa Tengah.
BikersMu dinilai memiliki nilai positif karena tidak sekadar menjadi wadah bagi penggemar sepeda motor. Komunitas tersebut juga membawa semangat dakwah dan kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan sepeda motor bukan hanya alat transportasi, tetapi juga sarana memperluas silaturahmi dan manfaat.
Motor menjadi kendaraan untuk mengunjungi saudara, bertemu masyarakat, hingga membawa bantuan dan pesan kebaikan.
Founder BikersMu Nasional sekaligus Pimpinan Pusat BikersMu, Azhar Labib, S.Pd.I., M.Pd., turut hadir dalam pengukuhan tersebut.
Ia menyampaikan selamat kepada jajaran BikersMu Korwil Jawa Tengah dan BikersMu Chapter Rembang yang mendapatkan amanah baru.
Azhar berpesan agar pengurus menjaga ukhuwah, memperkuat soliditas, serta terus menghadirkan dampak positif bagi persyarikatan dan masyarakat.
Menurutnya, BikersMu ingin menghadirkan dakwah yang menggembirakan melalui dunia permotoran yang islami, sosial, dan kemasyarakatan.
Lima Pengurus Inti BikersMu Jateng
Dalam pengukuhan tersebut ditetapkan lima pimpinan inti BikersMu Korwil Jawa Tengah, yakni:
* Ketua: H. Sutarno, S.Th.L., M.H. dari Sragen.
* Wakil Ketua I: dr. Muhammad Dipa Daulatala, M.H. dari Tegal.
* Wakil Ketua II: Abdul Hakim Yahya, S.Sos. dari Wonosobo.
* Sekretaris: Alfha Gemilang, S.Pd., M.B.A. dari Wonosobo.
* Bendahara: Mustofa Dwi Sulistyono, S.E. dari Semarang.
Kepengurusan tersebut diharapkan mampu memperkuat konsolidasi BikersMu di berbagai daerah Jawa Tengah sekaligus mengembangkan dakwah berbasis komunitas.
Ditutup Wayang Kulit
Rangkaian acara tidak berhenti setelah prosesi pengukuhan dan pelantikan. Malam itu ditutup dengan pertunjukan wayang kulit dengan lakon “Suryo Widadari.”
Pementasan menghadirkan dalang Ki Sigid Ariyanto dan Ki Kotut Budiman.
Pertunjukan tersebut menjadi bagian penting dari pesan yang ingin dibangun BikersMu. Dakwah, komunitas, persaudaraan, dan budaya dapat berjalan beriringan.
Mars Sang Surya yang diiringi gamelan hingga pertunjukan wayang kulit menunjukkan bahwa dakwah dapat dikemas melalui pendekatan yang dekat dengan masyarakat tanpa harus kehilangan akar budaya.
Pengukuhan BikersMu Korwil Jawa Tengah di Rembang pun bukan sekadar seremoni organisasi.
Di balik deru mesin dan perjalanan panjang para bikers, ada semangat membangun ukhuwah dan memperluas manfaat.
Dari Rembang, BikersMu menegaskan komitmennya untuk bergerak lebih jauh dari sekadar hobi.
Roda terus berputar, persaudaraan tetap terjaga, dan dakwah terus melaju.
BikersMu Jawa Tengah: Melaju Bersama Dakwah. Wushhhh! (*)

