34.1 C
Jakarta

BenerinAja PTI UMS Lolos KMI Expo P2MW 2026

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Mencari teknisi elektronik tidak lagi harus dilakukan secara manual. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengembangkan BenerinAja, platform digital yang mempertemukan pemilik perangkat elektronik dengan teknisi.

 

Inovasi tersebut membawa Tim BenerinAja melaju ke KMI Expo P2MW 2026, ajang kewirausahaan mahasiswa yang mempertemukan inovasi bisnis dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

 

BenerinAja dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan reparasi perangkat elektronik yang praktis, mudah diakses, dan terpercaya.

 

Tim BenerinAja terdiri atas Isnafi Anisatul Istiqomah, Arya Veda Setyanindito, dan Solikul Mubtadin dari PTI UMS, serta Ariqah Alim Etlinda dan Milani Putri Rahmawati dari Program Studi Pendidikan Matematika. Tim tersebut berada di bawah bimbingan Arif Setiawan, S.Kom., M.Eng.

 

Punya 29 Kategori Perangkat

 

Ketua Tim BenerinAja, Isnafi, mengatakan platform tersebut dirancang untuk menyederhanakan proses reparasi perangkat elektronik, mulai dari pelaporan kerusakan hingga pemantauan teknisi.

 

“Sejumlah fitur yang tersedia meliputi pelaporan kerusakan, pemesanan layanan, penjadwalan servis, live chat dengan teknisi, hingga pelacakan lokasi teknisi secara real-time. BenerinAja juga menyediakan dukungan layanan untuk 29 kategori perangkat elektronik,” ujar Isnafi, Kamis (16/9/2026).

 

Dengan fitur tersebut, pelanggan dapat menemukan teknisi sesuai kebutuhan tanpa harus mencari jasa servis secara manual.

 

BenerinAja juga berupaya menghadirkan proses reparasi yang lebih cepat, transparan, aman, dan terpercaya.

 

Tak hanya soal kemudahan layanan, platform tersebut membawa misi lain, yakni mendorong masyarakat mempertimbangkan memperbaiki perangkat rusak sebelum membeli perangkat baru.

 

Langkah itu diharapkan dapat memperpanjang masa penggunaan perangkat sekaligus membantu mengurangi timbulan limbah elektronik.

 

Bukan Sekadar Belajar Teknologi

 

Dosen Pembimbing Tim BenerinAja, Arif Setiawan, mengatakan ide tersebut berangkat dari persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

 

Menurut dia, pengembangan BenerinAja juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan di luar aspek akademik.

 

“Proses pengembangan BenerinAja juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk tidak hanya menerapkan kemampuan akademik, tetapi juga belajar mengenai pengembangan produk, kerja sama tim, dan pengelolaan usaha,” ujar Arif.

 

Kelolosan menuju KMI Expo P2MW 2026, kata Arif, menjadi pencapaian sekaligus kesempatan bagi tim untuk mendapatkan pengalaman dan masukan dari lingkungan kewirausahaan yang lebih luas.

 

“Harapannya, BenerinAja dapat terus dikembangkan menjadi layanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan memiliki keberlanjutan ke depannya,” tambahnya.

 

Bertemu Investor hingga Pelaku Industri

 

KMI Expo XVII Tahun 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk memperkenalkan produk, berkompetisi, berbagi pengalaman, sekaligus membangun jejaring.

 

Ajang tersebut mengusung tema “Wirata Berkarya Inovatif, Berakar Lokal, Berdampak Global”.

 

Sejumlah agenda dalam KMI Expo 2026 meliputi pameran atau gelar produk, KMI Award, talkshow kewirausahaan, hingga Collaborative Matching.

 

Melalui agenda tersebut, mahasiswa berkesempatan memperoleh wawasan, masukan, serta membuka peluang kolaborasi dengan investor, mentor, dan pelaku industri.

 

Bagi Tim BenerinAja, keikutsertaan dalam KMI Expo P2MW 2026 bukan sekadar ajang memperkenalkan produk.

 

Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk menguji dan mengembangkan gagasan bisnis sekaligus memperluas jejaring yang dapat mendukung keberlanjutan BenerinAja.

 

Tim berharap pengalaman dan masukan yang diperoleh dari ajang tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan mengembangkan BenerinAja sebagai platform reparasi elektronik yang semakin bermanfaat bagi masyarakat. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!