BANDUNG, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) resmi membuka penerimaan mahasiswa baru Program Sarjana Rekayasa Kosmetik untuk semester ganjil tahun akademik 2026/2027. Pendaftaran gelombang perdana dibuka mulai 21 hingga 30 Oktober 2026, dengan penawaran potongan biaya Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP) sebesar 50 persen bagi mahasiswa angkatan pertama.
Pembukaan program studi baru di bawah Fakultas Farmasi tersebut dilakukan setelah UM Bandung memperoleh izin resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Dekan Fakultas Farmasi UM Bandung, Dwintha Lestari, mengatakan izin tersebut menjadi dasar bagi kampus untuk mulai menerima calon mahasiswa pada program studi yang berfokus pada bidang rekayasa kosmetik.
“Alhamdulillah, Prodi Rekayasa Kosmetik telah mendapatkan izin resmi dari Kemendiktisaintek. Oleh karena itu, kami resmi membuka penerimaan calon mahasiswa baru untuk prodi tersebut,” ujar Dwintha dalam keterangannya, Kamis (22/10/2026).
Target 30 Mahasiswa, SPP Dipotong 50 Persen
Pada penerimaan perdana ini, UM Bandung menargetkan sebanyak 30 mahasiswa. Untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada calon mahasiswa, kampus juga menawarkan potongan biaya SPP sebesar 50 persen khusus bagi angkatan pertama, sesuai ketentuan yang berlaku.
Biaya SPP reguler Program Sarjana Rekayasa Kosmetik ditetapkan sebesar Rp7,6 juta. Dengan potongan tersebut, calon mahasiswa berkesempatan memperoleh keringanan biaya pendidikan hingga Rp3,8 juta dari tarif reguler.
Dwintha mengajak generasi muda yang tertarik pada bidang kosmetik untuk memanfaatkan kesempatan pendaftaran gelombang pertama tersebut.
Menurut dia, kehadiran Prodi Rekayasa Kosmetik merupakan langkah UM Bandung untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menghadirkan program akademik yang relevan dengan perkembangan industri kosmetik.
Siapkan Kompetensi untuk Industri Kosmetik
Melalui program studi ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilan di bidang rekayasa kosmetik, termasuk mendukung pengembangan produk serta inovasi yang dibutuhkan industri.
Kehadiran program studi tersebut juga diharapkan mendorong lahirnya generasi muda yang inovatif dan mampu menghasilkan karya serta solusi bagi perkembangan industri kosmetik.
Dwintha menilai, pembukaan program studi baru ini menjadi bagian dari upaya UM Bandung dalam meningkatkan kualitas dan memperluas pilihan pendidikan tinggi bagi masyarakat. Langkah tersebut sekaligus memperkuat pengembangan bidang keilmuan di lingkungan Fakultas Farmasi.
Dengan dibukanya Prodi Rekayasa Kosmetik, UM Bandung kini memiliki 22 program studi, termasuk dua program magister dan satu program profesi apoteker.
Pembukaan Program Sarjana Rekayasa Kosmetik tersebut didasarkan pada Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 1224/B/O/2026.
Cara Mendaftar Prodi Rekayasa Kosmetik UM Bandung
Calon mahasiswa yang berminat dapat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan proses pendaftaran melalui situs resmi UM Bandung di umbandung.ac.id dan portal penerimaan mahasiswa baru pmb.umbandung.ac.id.
Informasi juga dapat diperoleh melalui seluruh kanal media sosial resmi UM Bandung atau dengan menghubungi admin PMB dan Promosi melalui WhatsApp di nomor 081395046574.
Mengingat pendaftaran gelombang perdana berlangsung hingga 30 Oktober 2026, calon mahasiswa perlu memperhatikan batas waktu pendaftaran serta ketentuan penerimaan yang ditetapkan kampus. (*)
