30.2 C
Jakarta

Anis: Holding Pegadaian, PNM dan BRI Harus Direncanakan Matang

Must read

Dua Dosa yang Disegerakan Balasannya

Oleh : Ashari, S.IP* Hati-hati dengan dosa atau kesalahan ini, karena jika kita melakukannya, maka balasan Allah Swt akan kontan di dunia, bahkan tidak berselang...

Kunjungi Pengungsi Banjir di Kalsel, Muhadjir Ingatkan untuk Bijak Kelola Alam

BANJARBARU, MENARA62.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa banjir besar yang terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel)...

BSN Terbitkan SNI Air Minum Dalam Kemasan

JAKARTA, MENARA62.COM - Baru-baru ini, pemberitaan media sempat dihebohkan oleh isu galon ulang air minum dalam kemasan/AMDK yang mengandung bisphenol-A/BPA yang dianggap membahayakan konsumen...

Sleman Jadi Kabupaten Tercepat Serahkan Laporan Keuangan Daerah se-DIY

SLEMAN, MENARA62.COM - Pemerintah Kabupaten Sleman menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2020 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Daerah...

JAKARTA, MENARA62.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan melakukan sinergi platform PT Pegadaian (Persero), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM, dan PT BRI (Persero). Hal ini dilakukan agar akses pendanaan PNM bisa lebih murah. Namun demikian, Erick tak menjelaskan lebih detail skema atau bentuk dari sinergi yang akan dilakukan.

Memberikan tanggapannya akan hal ini, anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati mengatakan bahwa dibutuhkan perencanaan yang matang dan roadmap yang jelas terkait holding. Agar dapat menciptakan sinergi yang saling menguatkan. “Karena tujuan awalnya pasti untuk efisiensi dan meningkatkan daya saing,” kata Anis dalam siaran persnya Sabtu (5/12/2020).

Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan ini juga menyatakan di Jakarta (4/12/2020), holding pada dasarnya merupakan strategi pengelolaan perusahaan yang harus memiliki kesamaan visi, misi, dan tujuan. “Dan yang kita ketahui memang ketiga perusahaan pelat merah tersebut memiliki amanat yang sama dari Kementerian BUMN yaitu untuk menyalurkan pembiayaan ke segmen UMKM terutama usaha mikro,” jelasnya.

Kalau memang tujuannya untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing, Anis menilai hal itu tentu baik. Tetapi kembali lagi harus dengan pertimbangan dan analisis yang tepat dan tentu saja harus melibatkan pihak-pihak yang dikonsolidasikan yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PMN.

“Hal ini menjadi penting, karena dalam holding, induk perusahaan harus bisa menguatkan sinergi antar anak perusahaan dengan pengkoordinasian, pengendalian, serta pengelolaan yang tepat. Ini tidak hanya untuk memperkuat posisi keuangan saja, tetapi termasuk di dalamnya aset dan juga prospek bisnisnya,” ujarnya.

Sejauh pengamatan Anis yang juga disampaikan oleh Menteri BUMN, bisnis model ultra mikro yang dimiliki PNM cukup bagus, tapi pendanaan sangat mahal (9%), sementara BRI bisa hanya 3%. BRI sendiri ke depan diarahkan untuk lebih banyak menggarap UMKM. Hingga akhir September 2020 porsi portofolio kredit UMKM di BRI mencapai 80,65% dari total kredit September 2020 yang mencapai Rp 935,35 triliun. Direktur Utama BRI Sunarso menyebutkan Dengan arah ini, maka BRI mengincar porsi pembiayaan UMKM bisa naik ke 85%.

“Dengan data yang ada, sinergi BRI, PNM dan Pegadaian harus benar-benar memperkuat UMKM,” tutup Anis.

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -

Latest article

Dua Dosa yang Disegerakan Balasannya

Oleh : Ashari, S.IP* Hati-hati dengan dosa atau kesalahan ini, karena jika kita melakukannya, maka balasan Allah Swt akan kontan di dunia, bahkan tidak berselang...

Kunjungi Pengungsi Banjir di Kalsel, Muhadjir Ingatkan untuk Bijak Kelola Alam

BANJARBARU, MENARA62.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa banjir besar yang terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel)...

BSN Terbitkan SNI Air Minum Dalam Kemasan

JAKARTA, MENARA62.COM - Baru-baru ini, pemberitaan media sempat dihebohkan oleh isu galon ulang air minum dalam kemasan/AMDK yang mengandung bisphenol-A/BPA yang dianggap membahayakan konsumen...

Sleman Jadi Kabupaten Tercepat Serahkan Laporan Keuangan Daerah se-DIY

SLEMAN, MENARA62.COM - Pemerintah Kabupaten Sleman menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2020 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Daerah...

Dalam Tiga Pekan Ini, Gunung Merapi 10 Kali Erupsi

SLEMAN, MENARA62.COM - Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Kabupaten Sleman Hanik Humaida mengatakan Gunung Merapi mulai erupsi kembali sejak awal...