28.7 C
Jakarta

Atasi Gizi Buruk Di Kabupaten Asmat, Kemenkes Gandeng TNI Dan Polda

Baca Juga:

AmbulanMu Buleleng Meramaikan Jambore Nasional I Ambulan Muhammadiyah di Jepara.

Suasana tampak ramai dan berbeda di markas atau sekretariat MDMC PDM Buleleng pada siang di hari jumat 3/12/2021. Upacara Pelepasan sedang dilakukan...

Pasca Erupsi Semeru, 22 Warga Masih Belum Ditemukan

LUMAJANG, MENARA62.COM - Sebanyak 22 warga masih belum ditemukan pasca erupsi Gunung Semeru, di Lumajang Jawa Timur pada Sabtu (4/12). Upaya pencarian masih terus...

Rembulan di Atas Bukit Pajangan (bagian ke-71)

# Sayang, Khawatir atau Keduanya Mendung menggantung akut di langit. Diprediksi hujan akan deras. Membasahi bumi. Benar juga. Sore itu habis Ashar, air bagai dimuntahkan...

PPKM Level 3 Selama Nataru Dibatalkan, Sleman Lakukan Penyesuaian

SLEMAN, MENARA62.COM - Rencana pemberlakuan PPKM Level 3 di semua wilayah Indonesia pada momen natal dan tahun baru (Nataru) batal diterapkan. Pembatalan kebijakan level...

JAKARTA, MENARA62.COM– Gandeng TNI dan Polda Papua, Kementerian Kesehatan (Kemenkes)  kendalikan kasus gizi buruk dan campak di Kabupaten Asmat, Papua. Kerja sama itu penting dilakukan mengingat masalah kesehatan tersebut sudah menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

Dalam siaran persnya, Menkes Nila Moeloek mengatakan kerja sama tersebut merupakan bukti kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap masyarakat penderita gizi buruk dan campak.

“Kerja sama ini merupakan integrasi pemerintah dalam upaya pengendalian KLB gizi buruk dan campak. Semoga dengan kerja sama ini dapat mempermudah upaya pengendalian dan menekan jumlah penderita gizi buruk dan campak,” kata Menkes, Rabu (17/01).

Hingga kini, Kemenkes telah mengirim 39 tenaga kesehatan dengan 11 di antaranya merupakan dokter spesialis, yakni 1 dokter spesialis bedah, spesialis kulit kelamin, spesialis anestesi, spesialis obgyn, dan spesialis gizi klinik, 3 dokter spesialis anak, 3 dokter spesialis penyakit dalam, dan 4 dokter umum.  Selain itu juga mengirim  3 orang perawat bedah dan 2 orang penata anestesi. Tenaga kesehatan lainnya, yakni tenaga gizi, tenaga kesehatan lingkungan, dan surveilans yang melakukan kegiatan dengan tugas yang telah ditetapkan.

Kemenkes pun mengirimkan makanan tambahan (PMT) untuk balita kurus dan PMT ibu hamil kurang energi kronis (KEK) sebanyak 22 dus PMT balita dan 30 dus PMT Ibu Hamil. Jumlah PMT akan ditambah dengan PMT yang ada di Gudang Jayapura dan pengangkutan akan dilakukan bersama rombongan tim TNI dan Sipil terkait penanganan kasus ini.

Sementara itu, TNI telah mengirimkan 53 personel tim medis yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan TNI yang terdiri dari dokter spesialis dan paramedis. Disamping itu juga dikirimkan obat-obatan sesuai kebutuhan, dengan prioritas vaksin campak dan difteri serta Alat Kesehatan (Alkes). Satgas Kesehatan TNI juga membawa logistik berupa bahan makanan siap saji sebanyak 11.100 pak.

Begitupun Polda Papua, jajarannya memberikan bantuan dengan menerjunkan tenaga medis, memberikan bantuan berupa bahan makanan dan sandang yang diperlukan masyarakat. Tim akan dipimpin oleh Kabid Dokkes Polda Papua.

Adanya bantuan dengan Polda ini diharapkan selain melakukan tindakan medis nantinya juga bisa melakukan pemetaan daerah-daerah yang mengalami krisis kesehatan. Selain itu juga mengkoordinir kegiatan tim selama disana khususnya penyediaan transportasi laut dan memberikan batuan kepada para pihak serta memfasilitasinya dengan seluruh sarana yang ada.

“Setiap bantuan kesehatan adalah yang memang mereka (penderita gizi buruk dan campak di Asmat) butuhkan. Semoga dengan adanya bantuan dari TNI, Polda dan terutama upaya dari Kemenkes jumlah KLB gizi buruk dan campak dapat ditekan,” ucap Menkes.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

AmbulanMu Buleleng Meramaikan Jambore Nasional I Ambulan Muhammadiyah di Jepara.

Suasana tampak ramai dan berbeda di markas atau sekretariat MDMC PDM Buleleng pada siang di hari jumat 3/12/2021. Upacara Pelepasan sedang dilakukan...

Pasca Erupsi Semeru, 22 Warga Masih Belum Ditemukan

LUMAJANG, MENARA62.COM - Sebanyak 22 warga masih belum ditemukan pasca erupsi Gunung Semeru, di Lumajang Jawa Timur pada Sabtu (4/12). Upaya pencarian masih terus...

Rembulan di Atas Bukit Pajangan (bagian ke-71)

# Sayang, Khawatir atau Keduanya Mendung menggantung akut di langit. Diprediksi hujan akan deras. Membasahi bumi. Benar juga. Sore itu habis Ashar, air bagai dimuntahkan...

PPKM Level 3 Selama Nataru Dibatalkan, Sleman Lakukan Penyesuaian

SLEMAN, MENARA62.COM - Rencana pemberlakuan PPKM Level 3 di semua wilayah Indonesia pada momen natal dan tahun baru (Nataru) batal diterapkan. Pembatalan kebijakan level...

Dukung Pemulihan Pariwisata Nasional, GATF Hybrid 2021 Kembali Digelar Hadirkan Diskon Tiket Hingga 80%

JAKARTA, MENARA62.COM - Dengan dukungan penuh oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), maskapai nasional, Garuda Indonesia, kembali menggelar Garuda Indonesia Travel Fair...