25.6 C
Jakarta

Bantu Masyarakat Kelola Risiko Kesehatan dan Keuangan, Zurich Luncurkan Zurich Smart Care

Must read

Galeri Nasional Gelar Pameran Imersif Affandi Secara Luring

JAKARTA, MENARA62.COM - Dalam rangkaian dan menuju Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2020, Direktorat Jenderal Kebudayaan melalui Galeri Nasional Indonesia menggelar Pameran Imersif Affandi bertajuk...

Film Story of Kale Dibajak, Angga: Bayar Ceban Aja Masih Dibajak!

JAKARTA, MENARA62.COM - Film Story of Kale: When Someone's in Love yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko di bawah rumah produksi Visinema sudah bisa...

ILUNI UI Gelar Kompetisi Mobile Legend Berhadiah Total150 Juta Rupiah

JAKARTA, MENARA62.COM - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) melalui Millennial and Business Center mengajak 10 ribu gamers di seluruh Indonesia untuk bertanding dalam...

Optimalkan Pengelolaan Sampah, Gerakan Bersih Bisa Dimulai dari Rumah

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Umum Ikatan Istri Pimpinan (IIP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Liza Erik Tohir mengatakan penanganan sampah di Indonesia selama ini...

JAKARTA, MENARA62.COM – Pandemi Covid-19 mendorong peningkatan kebutuhan masyarakat akan proteksi baik proteksi kesehatan maupun proteksi ekonomi. Hal ini terjadi karena sejak pandemi Covid-19 merebak, risiko kesehatan masyarakat meningkat. Sementara di sisi lainnya, risiko finansial berupa berkurangnya tabungan atau berkurangnya pendapatan juga menghantui masyarakat.

Riset Inventure Knowledge Consumer Behavior New Normal mengungkapkan 61% masyarakat Indonesia khawatir terhadap kesehatan masyarakat. Risiko kesehatan kini menjadi kekhawatiran utama dari masyarakat Indonesia, sementara efek dari pandemi juga ternyata tidak hanya bersifat fisik tetapi juga pada mental, sosial, dan finansial. Data Kantar Covid-19 Pulse Juni 2020 mengungkapkan 47% masyarakat Indonesia mengurangi pengeluaran untuk berhemat dan 52% khawatir akan kehilangan pekerjaan.

“Selama ini manajemen risiko dan perencanaan keuangan bukan hal yang lazim bagi masyarakat, bahkan asuransi dan investasi belum menjadi prioritas. Dengan situasi pandemi seperti saat ini, semakin penting bagi masyarakat Indonesia mengelola keuangan dengan bijaksana dan mendapatkan perlindungan yang sesuai, untuk merencanakan masa depan yang nyaman,” kata Budi Darmawan, Chief Distribution Officer PT Zurich Topas Life pada konferensi pers peluncuran Zurich Smart Care, Kamis (10/9/2020).

Untuk membantu masyarakat mendapatkan produk proteksi berkualitas, PT Zurich Topas Life (Zurich) meluncurkan Zurich Smart Care yang merupakan #ProteksiPintar guna membantu masyarakat mengelola risiko kesehatan dan keuangan.

Diakui Budi, banyak masyarakat Indonesia yang tidak siap menghadapi pandemi saat ini dan keuangannya terganggu karena penyakit atau pendapatan berkurang. Hal ini terjadi karena kesalahan dalam alokasi penghasilan selama ini, di mana sebagian besar masyarakat Indonesia menghabiskan 80% penghasilannya untuk biaya hidup sehari-hari dan hanya 6% untuk asuransi dan investasi. Sementara dalam perencanaan keuangan, investasi dan asuransi disarankan 20% dari penghasilan.

“Zurich Smart Care dapat menjadi solusi untuk membantu masyarakat mendapatkan proteksi jiwa dan kesehatan, sekaligus berinvestasi untuk masa depan,” jelas Budi.

Zurich Smart Care merupakan produk asuransi jiwa unitlink yang memberikan manfaat perlindungan seumur hidup dan kesempatan berinvestasi. Zurich Smart Care adalah inovasi dari Zurich yang menggunakan konsep Applied Premium, dimana hampir seluruh Premi Dasar digunakan untuk manfaat perlindungan sehingga nasabah bisa mendapatkan manfaat perlindungan yang optimal. #ProteksiPintar ini memberikan keleluasaan bagi nasabah untuk menentukan alokasi proteksi dan investasi sesuai dengan kebutuhannya.

Sementara itu, Prita Ghozie, Certified Financial Planner mengatakan bahwa setiap orang memiliki risiko kehidupan yang bisa terjadi kapan saja seperti sakit, sakit kritis, kecelakaan, dan meninggal dunia. Karena itu memiliki produk proteksi diri menjadi pilihan tepat bahkan di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Mengutip hasil survey Mercer Marsh Benefit menyebutkan bahwa di Indonesia setiap tahun rata rata kenaikan biaya kesehatan mencapai 10-11 %.

“Bayangkan biaya kesehatan 10 tahun mendatang, termasuk biaya pengobatan penyakit kritis. Oleh karena itu sangat penting bagi masyarakat untuk memiliki proteksi seperti Zurich Smart Care dari sekarang,“ ujarnya.

Program Zurich Smart Care lanjut Prita akan menyasar lebih banyak kaum milenial. Mereka dapat merencanakan proteksi baik bagi diri sendiri maupun keluarganya agar memiliki keamanan kesehatan dan finansial.

Zurich Smart Care dilengkapi dengan manfaat proteksi tambahan untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit kritis dan pembebasan pembayaran premi, asuransi tambahan hospital & surgical yang baru Zurich MediCare (termasuk 10 MCMB dan Extra), dengan keunggulan Manfaat rawat inap sesuai tagihan pada semua pilihan Plan, masa pertanggungan sampai usia 100 tahun, dan batas manfaat hingga Rp30 miliar.

Zurich Smart Care bertujuan untuk menjadi solusi perlindungan dan investasi nasabah di Indonesia, Premi Dasar Zurich Smart Care sudah dialokasikan ke dalam Nilai Investasi mulai tahun pertama dan memberikan Manfaat Meninggal Dunia sebesar 100% Uang Pertanggungan ditambah manfaat investasi (jika ada) atau Manfaat Investasi (jika ada) apabila Pemegang Polis hidup hingga akhir Masa Asuransi.

“Setiap orang memiliki tujuan untuk masa depan, sementara hidup penuh risiko yang tidak dapat kita hindari. Proteksi Pintar seperti Zurich Smart Care dapat membantu untuk tetap mencapai tujuan keuangan Anda walaupun terjadi risiko kehidupan. Masa depan yang nyaman dapat kita wujudkan jika kita mulai merencanakannya dari sekarang,” tutup Budi.

Zurich terus berkomitmen untuk menyediakan produk perlindungan komprehensif bagi masyarakat di Indonesia. Saat ini Zurich Smart Care dijual melalui jalur distribusi keagenan dengan minimum premi dasar sebesar Rp4 juta per tahun, dan dilengkapi dengan fitur kompetitif seperti No Lapse Guarantee, Cuti Premi, dan Pembayaran Premi Otomatis, untuk memberikan keleluasaan bagi nasabah.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Galeri Nasional Gelar Pameran Imersif Affandi Secara Luring

JAKARTA, MENARA62.COM - Dalam rangkaian dan menuju Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2020, Direktorat Jenderal Kebudayaan melalui Galeri Nasional Indonesia menggelar Pameran Imersif Affandi bertajuk...

Film Story of Kale Dibajak, Angga: Bayar Ceban Aja Masih Dibajak!

JAKARTA, MENARA62.COM - Film Story of Kale: When Someone's in Love yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko di bawah rumah produksi Visinema sudah bisa...

ILUNI UI Gelar Kompetisi Mobile Legend Berhadiah Total150 Juta Rupiah

JAKARTA, MENARA62.COM - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) melalui Millennial and Business Center mengajak 10 ribu gamers di seluruh Indonesia untuk bertanding dalam...

Optimalkan Pengelolaan Sampah, Gerakan Bersih Bisa Dimulai dari Rumah

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Umum Ikatan Istri Pimpinan (IIP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Liza Erik Tohir mengatakan penanganan sampah di Indonesia selama ini...

Super Barakuda Sumberharjo Siap Menangkan Kustini-Danang pada Pilkada Sleman 2020

SLEMAN, MENARA62.COM - Pertemuan 50 relawan Super Barakuda se-Desa Sumberharjo Prambanan berlangsung meriah dan semarak, tanpa mengabaikan protokol kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di kediaman...