25.6 C
Jakarta

BATAN Hasilkan Senyawa Bertanda untuk Dunia Kesehatan

Must read

Lima Brand Industri Alas Kaki asal Taiwan Berbagi Keunggulan Teknologi melalui Sesi Webinar

JAKARTA, MENARA62.COM – Lima brand industri alas kaki asal Taiwan berbagi keunggulan teknologi mesin alas kaki pada Webinar bertajuk Taiwan Smart Manufacturing: “Build a...

Pandemi Covid-19, Ajang Pentas Inovasi IndoHCF Tetap Berlanjut

JAKARTA, MENARA62.COM – Di tengah pandemi Covid-19,  Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF) kembali menggelar ajang IndoHCF Innovation Awards. Ajang pentas inovasi karya anak bangsa di...

SD Muhammadiyah 8 Surakarta Laksanakan BIAS Sebagai Upaya Proteksi Diri dan Pembentukan Antibodi Siswa

  SOLO,MENARA62.COM - Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) merupakan program pemerintah yang rutin setiap tahun di laksanakan di Indonesia, tak terkecuali di SD Muhammadiyah...

Gelorakan Adiwiyata, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Garap Mars Sekolahku Berseri

  SOLO,MENARA62.COM- – SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta atau SD Muh 1 garap mars Sekolahku Berseri di tengah pandemi Covid-19 bersamaan Hari Kesaktian Pancasila 1...

JAKARTA, MENARA62.COM – Ditengah banyaknya stigma negatif masyarakat terhadap nuklir, pemanfaatan iptek nuklir untuk kesejahteraan masyarakat justeru terus berkembang pesat. Pemanfaatan iptek nuklir ini salah satunya diwujudkan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dengan menghasilkan berbagai senyawa bertanda yang bermanfaat di dunia kesehatan.

Senyawa bertanda atau sering disebut dengan labeled compound ini menurut peneliti Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan (PSTNT), BATAN, Isti Daruwati dapat berupa senyawa kimia atau bahan obat yang diberi unsur radioaktif.

“Senyawa ini  kemudian direaksikan dengan suatu unsur radioaktif, sehingga senyawa yang semula tidak radioaktif menjadi senyawa yang mengandung unsur radioaktif,” ujar Isti dalam siaran persnya, Jumat (3/4/2020).

Dikatakan Isti,  mengikatkan unsur radioaktif dengan senyawa kimia atau bahan obat tadi dilakukan dengan mekanisme reaksi kimia yang tidak rumit. Senyawa yang telah ditandai dengan radioaktif ini banyak dimanfaatkan di berbagai kegiatan seperti di bidang industri sebagai perunut atau tracer dan di bidang kesehatan untuk mendeteksi atau terapi penyakit kanker.

Seiring dengan perkembangan di dunia kedokteran, kebutuhan terhadap senyawa bertanda sebagai diagnosis atau terapi semakin besar. Untuk itulah BATAN menggandeng beberapa pihak untuk bekerja sama dalam pemanfaatan teknologi nuklir khususnya di bidang kesehatan.

“PSTNT BATAN telah bekerja sama dengan fakultas farmasi UNPAD dalam mengembangkan senyawa bahan alam yaitu mangostin yang ditandai dengan iodium-131. Mangostin ini merupakan isolat dari kulit manggis yang telah dikenal lama sebagai obat kanker namun perlu dibuktikan secara ilmiah terlebih dahulu,” tambahnya.

Untuk menguji apakah senyawa tersebut bekerja sesuai dengan yang diharapkan maka perlu dilakukan percobaan dengan menyuntikkannya ke dalam tubuh hewan percobaan yakni tikus atau mencit putih yang menderita kanker. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengetahui apakah senyawa tersebut bergerak ke target sel kanker atau tidak.

“Dengan adanya unsur radioaktif dari bahan alam ini, maka akan memudahkan para peneliti dalam menentukan potensi bahan alam tersebut sebagai obat kanker,” tuturnya.

Selain itu, Isti menuturkan, pemanfaatan senyawa bertanda juga dilakukan dengan fakultas kedokteran gigi UNPAD melalui pengembangan nanopartikel untuk implan pada kasus cabut gigi.  Dalam hal ini, senyawa bertanda digunakan untuk mengetahui efek penyembuhan dari implant yang dimasukkan kedalam gusi.

Dijelaskan Isti, senyawa bertanda yang digunakan adalah Teknesium (99mTc-siprofloksasin) yaitu senyawa bertanda untuk mendeteksi adanya infeksi di dalam tubuh. “Senyawa bertanda 99mTc-siprofloksasin disuntikkan melalui ekor tikus putih yang telah mendapat perlakuan berupa implantasi nanopartikel di gusi.  Apabila kondisi penyembuhan pada gusi berangsur baik, maka akan terjadi penurunan akumulasi 99mTc-siprofloksasin dalam gusi tersebut,” jelasnya

Selain dengan UNPAD, kerjasama riset pemanfaatan senyawa bertanda terkait  penemuan atau pengembangan obat baru juga dilakukan dengan Biotek LIPI, Biologi LIPI, dan Kemenkes. Pemanfaatan teknik nuklir ini juga telah menyentuh perusahaan farmasi seperti Kalbe Farma, Dexa Medica dan Dankos.

Kepala PSTNT, Jupiter Sitorus Pane mengatakan, perkembangan kebutuhan masyarakat terhadap senyawa bertanda khususnya di bidang kesehatan terus meningkat, dan diharapkan kebutuhan ini dapat dipasok oleh reaktor TRIGA 2000. Pengembangan beberapa radioisotop baru juga  perlu ditingkatkan dalam rangka pengembangan senyawa bertanda sesuai dengan permintaan masyarakat.

Pengenalan senyawa bertanda kepada masyarakat, tutur Jupiter, harus terus ditingkatkan melalui berbagai program sosialisasi. “Banyak masyarakat yang masih alergi mendengar kata nuklir, yang menurutnya itu membahayakan. Untuk mengatasi hal itu, PSTNT terus berupaya meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, salah satu contohnya menerima kunjungan dari masyarakat umum,” tambah Jupiter.

Selain itu, Sinergitas dengan lembaga litbang lain atau universitas harus ditingkatkan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap manfaat senyawa bertanda.

“Senyawa bertanda ini merupakan suatu terobosan dalam pengujian atau diagnosis karena sifatnya yang dapat memperpendek waktu pengujian dan hasilnya pun lebih akurat. Oleh karena itu prospek pemanfaatan senyawa bertanda kedepannya akan sangat ditentukan oleh perkembangan riset yang menggunakan senyawa bertanda di Indonesia,” pungkasnya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Lima Brand Industri Alas Kaki asal Taiwan Berbagi Keunggulan Teknologi melalui Sesi Webinar

JAKARTA, MENARA62.COM – Lima brand industri alas kaki asal Taiwan berbagi keunggulan teknologi mesin alas kaki pada Webinar bertajuk Taiwan Smart Manufacturing: “Build a...

Pandemi Covid-19, Ajang Pentas Inovasi IndoHCF Tetap Berlanjut

JAKARTA, MENARA62.COM – Di tengah pandemi Covid-19,  Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF) kembali menggelar ajang IndoHCF Innovation Awards. Ajang pentas inovasi karya anak bangsa di...

SD Muhammadiyah 8 Surakarta Laksanakan BIAS Sebagai Upaya Proteksi Diri dan Pembentukan Antibodi Siswa

  SOLO,MENARA62.COM - Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) merupakan program pemerintah yang rutin setiap tahun di laksanakan di Indonesia, tak terkecuali di SD Muhammadiyah...

Gelorakan Adiwiyata, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Garap Mars Sekolahku Berseri

  SOLO,MENARA62.COM- – SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta atau SD Muh 1 garap mars Sekolahku Berseri di tengah pandemi Covid-19 bersamaan Hari Kesaktian Pancasila 1...

Jurusan Kimia FMIPA UII Tuan Rumah 3rd IC3PE 2020

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Jurusan Kimia Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Indonesia (FMIPA UII) menjadi host (tuan rumah) 3rd International Conference on Chemistry,...