27.5 C
Jakarta

Bentuk Atlit Berakhlaqul Karimah, KPO SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Gelar Try Out Sepakbola Religi

Baca Juga:

 

KARANGANYAR, MENARA62.COM – Kelas Program Olahraga (KPO) terus bersemangat melahirkan atlit sepakbola berakhlaqul karimah. Hal ini tercermin pada salah satu programnya yakni Try Out Sepak Bola Religi. Menurut koordinator program Masudin, S.Pd. kegiatan ini bertujuan untuk membentuk mental pemain sepakbola yang sesuai dengan ajaran agama, sehingga tidak mudah emosi ataupun marah saat bertanding. “Maka dampak dari kegiatan ini diharapkan para pemain tetap taat dan patuh pada ajaran agama Islam, sehingga bermain bola tapi didasari akhlakul karimah sehingga hal-hal yang kurang baik di permainan sepak bola bisa diminimalisir,”jelas Masudin. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10-11 Februari 2023 di Resort kemuning Karanganyar.

Kegiatan ini membawa 23 pemain dari kelas program olahraga dengan 3 pembina yaitu ketua program Masudin, pelatih Supriyanto dan Denis Edo dan juga orang tua siswa kelas sepak bola sebanyak 12 orang. Orangtua diajak bergabung kegiatan ini agar terjalian kerjasama yang baik antara orangtua, guru, dan sekolah untuk dapat membantu dan mendukung karakter akhlak yang baik pada para atlit.

Acara ini dikemas dengan bermalam yang diisi dengan mengaji dan kajian ilmu agama. Pada kajian agama disampaikan oleh Ustadz Kholis Uzudin di malam hari dan Subuh. Ustadz Kholis menyampaikan karakter – karakter yang perlu dimiliki atlit muda yang sholeh. “Seorang atlit untuk selalu ingat melakukan segala sesuatu atas dasar hamba yang cinta kepada Alloh. Maka sebagai seorang atlit jangan pernah lupa mengerjakan sholat tepat waktu dengan bersiap sebelum waktu sholat tiba. Selain itu menjaga untuk tetap membaca Al Qur’an dan berakhlak yang baik dengan niat karena Alloh SWT,”ujar Ustadz Kholis.

Kegiatan pagi dilanjutkan dengan laga uji coba melawan PS HW Kemuning. Pada pertandingan tersebuta atlit berlatih dan mempraktekkan skill bersepakbola yang telah diberikan dan berlatih menstabilkan emosi saat bertanding.
Selesai pertandingan dilanjutkan dengan refreshing atau penyegaran bersama tim dan keluarga dengan mengadakan tubing atau olah raga air bersama. Seusai acara kebersamaan sesama atlit, pelatih dan orang tua tampak semakin akrab dan kompak. (*)

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!