25.6 C
Jakarta

Cegah Longsor, 58.280 Batang Rumput Vetiver Ditanam di DAS Cimanuk

Must read

95 Persen Masyarakat Minta Pemerintah Mahalkan Harga Rokok

JAKARTA, MENARA62.COM - Perhelatan Festival Pemilu Harga yang diselenggarakan oleh Center for Indonesia Strategic Development Initiative (CISDI), Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI),...

BATAN Tingkatkan Pemanfaatan Nuklir pada Bidang Pertanian dan Industri

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemanfaatan iptek nuklir dewasa ini terus berkembang dan banyak dirasakan oleh masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan industri. Badan Tenaga Nuklir...

Musibah dan Semangat Membangun Minat Baca

Oleh: Ashari, SIP* Musibah bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Tidak peduli kaya miskin. Semua orang pasti mengalami musibah. Hanya yang membedakan, di...

KARSA Turi Dukung Kustini – Danang pada Pilkada Sleman 2020

SLEMAN, MENARA62.COM -  Sekitar 50 ibu-ibu dari Desa Wisata Pulesari Wonokerto Turi yang tergabung dalam kelompok KARSA menyatakan dukungannya pada pasangan calon bupati/wakil bupati...

INDRAMAYU, MENARA62.COM – Pemkab Indramayu terus melakukan berbagai upaya dalam penanganan tanggul kritis yang ada di sepanjang DAS Cimanuk. Salah satu yang kini tengah digalakkan yakni penanaman rumput vetiver.

Penanaman dipusatkan di Tanggul DAS Cimanuk Blok Gandok Desa Panyindangan Kulon Kecamatan Sindang, Rabu (12/02/2020) yang dihadiri oleh 500 orang dari berbagai elemen.

Plt. Bupati Indramayu H. Taufik Hidayat menjelaskan, penanaman rumput vetiver merupakan langkah tepat untuk mengurangi tanah longsor yang diakibatkan oleh erosi.

Rumput vetiver dapat menahan tanah longsor dikarenkana memiliki akar yang cukup kuat dengan panjang akar yang bisa mencapai 3-5 meter ke dalam tanah. Dengan kedalaman akar tersebut, rumput itu tidak akan bisa dicabut oleh satu orang.

“Pencanangan penanaman rumput vetiver ini secara nasional sudah dilakukan oleh Presiden beberapa waktu lalu. Untuk Indramayu kita canangkan di DAS Cimanuk, karena rumput vetiver ini sangat bagus untuk mengurangi lonsoran karena erosi,” tegas Taufik.

Selanjutnya, setelah pencanangan di DAS Cimanuk, penanaman berikutnya akan dilaksanakan di DAS Cipanang dan Cilalanang.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Edi Kusdiana melalui Kasie Rekonstruksi, Caya mengatakan, jumlah rumput vetiver yang ditanam berjumlah 58.280 batang.

Pada kesempatan itu, penanaman rumput vetiver melibatkan berbagai pihak diantaranya TNI/Polri, anggota Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB), Tagana, Karang Taruna, Persit Kartika Candra Kirana, Bhayangkari, Darma Wanita Persatua, dan TP PKK. (Jiaul Haq)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

95 Persen Masyarakat Minta Pemerintah Mahalkan Harga Rokok

JAKARTA, MENARA62.COM - Perhelatan Festival Pemilu Harga yang diselenggarakan oleh Center for Indonesia Strategic Development Initiative (CISDI), Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI),...

BATAN Tingkatkan Pemanfaatan Nuklir pada Bidang Pertanian dan Industri

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemanfaatan iptek nuklir dewasa ini terus berkembang dan banyak dirasakan oleh masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan industri. Badan Tenaga Nuklir...

Musibah dan Semangat Membangun Minat Baca

Oleh: Ashari, SIP* Musibah bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Tidak peduli kaya miskin. Semua orang pasti mengalami musibah. Hanya yang membedakan, di...

KARSA Turi Dukung Kustini – Danang pada Pilkada Sleman 2020

SLEMAN, MENARA62.COM -  Sekitar 50 ibu-ibu dari Desa Wisata Pulesari Wonokerto Turi yang tergabung dalam kelompok KARSA menyatakan dukungannya pada pasangan calon bupati/wakil bupati...

Biasakan Mengambil Risiko Sedang

Oleh: Ashari, SIP* Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, sisi positif yang dapat kita ambil adalah munculnya aneka usaha baru. Baik skala rumahan alias...