JAKARTA,MENARA62.COM — Center for Islam and Civilization Studies (CIVIC) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) bekerja sama dengan Sofia University Bulgaria menggelar seminar internasional bertajuk “Tracing Islamic Influence on Bulgarian Culture: An Interdisciplinary Perspectives” di Kampus A UHAMKA Limau, Jakarta.
Seminar ini menjadi ruang akademik untuk menelusuri jejak peradaban Islam dalam membentuk identitas budaya dan sosial masyarakat Balkan, khususnya Bulgaria, melalui pendekatan sejarah, budaya, bahasa, hingga tradisi masyarakat.
Narasumber utama, Dr. Dobrin Bugov dari Sofia University Bulgaria, memaparkan bahwa pengaruh Islam di Bulgaria merupakan warisan sejarah panjang era Kekaisaran Utsmaniyah (Ottoman) yang masih terasa hingga kini.
Menurutnya, pengaruh tersebut tidak hanya tercermin pada peninggalan arsitektur masjid dan bangunan bersejarah, tetapi juga hidup dalam bahasa, tradisi kuliner, musik rakyat, serta kebiasaan sosial masyarakat Bulgaria modern.
“Warisan Islam di Bulgaria menjadi bukti bagaimana peradaban dapat saling berinteraksi dan membentuk identitas budaya yang khas antara Timur dan Barat,” ujarnya.
Dekan Fakultas Agama Islam UHAMKA, Prof. Ai Fatimah Nur Fuad, Ph.D., menegaskan pentingnya pendekatan interdisipliner dalam memahami sejarah Islam di kawasan Eropa Timur.
“Kajian seperti ini membuka wawasan bahwa Islam memiliki karakter yang adaptif, inklusif, dan mampu berdialog dengan budaya lokal di berbagai belahan dunia, termasuk Bulgaria yang menjadi titik temu peradaban Kristen Ortodoks dan Islam,” kata Prof. Ai Fatimah.
Sementara itu, Direktur Eksekutif CIVIC FAI UHAMKA, Muhammad Abdullah Darraz, menyebut kolaborasi internasional bersama Sofia University sebagai langkah strategis untuk memperkuat kajian peradaban global dan membangun dialog antarbudaya.
“Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya CIVIC dalam menghadirkan ruang dialog antarperadaban (dialogue of civilizations). Islam di Bulgaria menunjukkan bahwa keberagaman dapat tumbuh dalam semangat koeksistensi damai dan saling menghargai,” ungkap Darraz.
Seminar ini dihadiri ratusan peserta yang terdiri atas akademisi, mahasiswa, peneliti, dan pemerhati sejarah peradaban Islam. Diskusi berlangsung dinamis ketika peserta membahas fenomena Turkisms, yakni kosakata serapan dari bahasa Turki, Arab, dan Persia yang masih digunakan dalam percakapan sehari-hari masyarakat Bulgaria.
Melalui kegiatan ini, CIVIC FAI UHAMKA berharap dapat terus memperluas jejaring kemitraan global guna memperkuat kajian Islam moderat, inklusif, dan apresiatif terhadap keberagaman budaya dunia.
Tentang CIVIC UHAMKA
Center for Islam and Civilization Studies (CIVIC) atau Pusat Studi Islam dan Peradaban (PSIP) merupakan pusat kajian strategis di bawah Fakultas Agama Islam UHAMKA yang fokus pada pengembangan riset, dialog peradaban, serta integrasi keilmuan Islam dengan dinamika peradaban global. CIVIC hadir sebagai ruang akademik yang mendorong lahirnya pemikiran Islam berkemajuan dalam menjawab tantangan era modern dan transformasi masyarakat global.
