25.2 C
Jakarta

Curhat kepada Allah

Must read

102 Wilayah di Indonesia Aman dari Wabah Covid-19, Warganya Boleh Beraktivitas Lagi

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito menjelaskan bahwa dalam menentukan suatu daerah dapat kembali melaksanakan...

Baru Juga Berencana New Normal, Kasus Positif Covid-19 Meroket Lagi

JAKARTA, MENARA62.COM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per hari ini Minggu (31/5) ada sebanyak 700...

Bukan Lockdown, Swedia Andalkan Herd Immunity untuk Melawan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Berbeda dengan kebanyakan negara yang menerapkan lockdown, Swedia menjadi satu-satunya negara yang mengandalkan herd immunity untuk menghadapi pandemi COVID-19. Negara ini membiarkan...

Biar Terhindar dari Covid-19, Menu 4 Sehat 5 Sempurna Ini Wajib Dipatuhi

JAKARTA, MENARA62.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 populerkan kembali slogan empat sehat lima sempurna. Slogan kecukupan gizi yang diinisiasi almarhm Prof...

“Ya’qub menjawab: “Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui.” (Q.S. Yusuf: 86)

Siapa di antara kita yang tidak punya masalah dalam hidup ini? Penulis yakin 100%, tidak ada satu pun di antara kita yang tidak punya masalah. Setiap manusia pasti punya masalah.

Pertanyaannya kemudian, ketika masalah datang menimpa, ketika persoalan hadir menghampiri, ketika ujian dan cobaan hidup datang silih berganti menemani hari-hari kita, apa yang kita lakukan? Membuat status di facebook atau WhatsApp yang berisi keluhan, kegalauan, serta curhat tentang masalah kita? Ataukah membuat cuitan di twitter yang berisi ratapan kita atas masalah yang kita hadapi? Jika itu yang kita lakukan, yakinlah, alih-alih persoalan yang menimpa kita segera ditemukan solusinya, justru masalah kita akan semakin bertambah. Mengapa demikian? Ya, karena kita mengungkapkan persoalan kita di tempat yang salah.

Al-Qur’an mengajarkan bagaimana cara terbaik agar kita bisa segera lepas dari setiap persoalan yang datang menghadang. Al-Qur’an menunjukkan kepada siapa seharusnya kita mengadukan setiap masalah yang kita hadapi.

Di dalam al-Qur’an surat Yusuf ayat 86 dijelaskan bagaimana Nabi Ya’kub a.s. memberikan contoh kepada kita, bahwa cara terbaik untuk mengadu serta menyampaikan segala kesusahan dan kesedihan yang kita alami adalah hanya kepada Allah. Tidak ada cara lain. Karena Allahlah Sang Maha Pemberi Solusi. Allah yang akan memberikan jalan keluar atas setiap persoalan yang kita derita.

Pada ayat lain di dalam al-Qur’an, tepatnya di surat al-Thalaq ayat 2, Allah Swt. menegaskan bahwa siapa saja yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya.

Dari beberapa keterangan ayat di atas, jelaslah bahwa curhat terbaik ketika kita dirundung persoalan, ditimpa masalah, serta diterpa ujian dan cobaan hidup adalah hanya kepada Allah, bukan kepada selain-Nya. Karena hanya Allahlah yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Hanya Allahlah yang Maha Pemberi solusi.

Ironisnya, banyak di antara kita, ketika ditimpa persoalan hidup, diterpa badai ujian, dirundung beragam masalah, alih-alih mendekatkan diri serta memohon pertolongan kepada Sang Maha Pemberi solusi, justru menyandarkan serta menggantungkan harapan kepada selain-Nya. Ada yang mendatangi ‘guru spiritual’, ‘orang pintar’, paranormal, dukun, bahkan ada yang mendatangi tempat-tempat yang dianggap keramat untuk memohon diberikan jalan keluar atas persoalan yang tengah dihadapinya.

Permohonan seperti ini bukan saja dilarang oleh agama, bahkan dibenci Allah SWT. Al-Qur’an sudah mengajarkan bagaimana cara meminta pertolongan kepada Allah SWT untuk mengatasi segala penderitaan, kesusahan dan kesengsaraan hidup. “Dan minta tolonglah kalian dengan sabar dan shalat.” (Q.S. Al-Baqarah: 45).

Sabar dan shalat adalah cara terbaik untuk menjemput pertolongan Allah. Dengan sikap sabar, kita dilatih untuk ‘melihat’ hikmah di balik setiap peristiwa. Melalui shalat, kita diajarkan tentang kepasrahan total hanya kepada Allah SWT. Dalam doa-doa setiap selesai shalat, kita bisa sampaikan ‘curhat’ kita kepada Allah. Kita adukan segala persoalan hidup yang menimpa kita. Kita mohon kepada Allah untuk memberikan solusi serta jalan keluar terbaik. Hanya dengan cara seperti inilah, setiap persoalan hidup yang kita alami akan dapat terselesaikan.

Ruang Inspirasi, Jumat (27/3/2020)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

102 Wilayah di Indonesia Aman dari Wabah Covid-19, Warganya Boleh Beraktivitas Lagi

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito menjelaskan bahwa dalam menentukan suatu daerah dapat kembali melaksanakan...

Baru Juga Berencana New Normal, Kasus Positif Covid-19 Meroket Lagi

JAKARTA, MENARA62.COM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per hari ini Minggu (31/5) ada sebanyak 700...

Bukan Lockdown, Swedia Andalkan Herd Immunity untuk Melawan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Berbeda dengan kebanyakan negara yang menerapkan lockdown, Swedia menjadi satu-satunya negara yang mengandalkan herd immunity untuk menghadapi pandemi COVID-19. Negara ini membiarkan...

Biar Terhindar dari Covid-19, Menu 4 Sehat 5 Sempurna Ini Wajib Dipatuhi

JAKARTA, MENARA62.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 populerkan kembali slogan empat sehat lima sempurna. Slogan kecukupan gizi yang diinisiasi almarhm Prof...

Kemenparekraf Pastikan Protokol Normal Baru Jadi Acuan Pelaku Parekraf

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memastikan protokol normal baru akan menjadi acuan bagi para...