32.1 C
Jakarta

Din Syamsuddin: Indonesia Perlu Mediasi Konflik Arab

Must read

Ikut Organisasi Mahasiswa Dapat Tingkatkan Softskill

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Mengikuti organisas mahasiswa (Ormawa) dapat meningkatkan kemampuan softskill mahasiswa. Kemampuan ini akan berguna dan mendukung kesuksesan saat memasuki dunia kerja setelah...

Mahasiswa KKN UMY Kenalkan Digital Marketing pada UMKM

BANTUL, MENARA62.COM -- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 041 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pengabdian masyarakat pada kelompok UMKM G2RT Desa Panggungharjo, Kapanewon...

Grab Financial Group Luncurkan Sobat Proteksi, Produk Asuransi Penyakit Kritis Pertama untuk Masyarakat Indonesia

JAKARTA, MENARA62.COM -- Grab Financial Group (GFG), platform fintech terkemuka di Asia Tenggara, hari ini mengumumkan peluncuran Sobat Proteksi, produk asuransi penyakit kritis di...

PT Kereta Api Indonesia dan Krakatau Bandar Samudera Akan Kolaborasi Siapkan Infrastruktur Logistik Terintegrasi

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) menerima kunjungan management PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) dan PT Kereta Api Logistik (KA Logistik)...

JAKARTA, MENARA62.COM — Tokoh Muslim Indonesia dan mantan ketua umum Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin berharap, Indonesia perlu memediasi atau menjadi penengah dalam konflik negara-negara Arab yang terjadi saat ini.

Indonesia dapat dan perlu menampilkan peran sebagai penegah dan perantara, baik Indonesia sebagai mayoritas negara Islam, tetapi lebih dari itu, Indonesia adalah negara dengan prinsip luar negeri yang bebas aktif, maka Indonesia bisa berada di posisi netral dan saya yakin cukup memiliki leverage peran mediasi tersebut,” kata Din di depan rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (12/6/2017) malam, seperti dilansir Antara.

Menurut Din, “leverage” atau pengaruh yang dimiliki Indonesia dalam memediasi konflik di Tinur Tengah yang dipicu tuduhan Arab Saudi terhadap Qatar sebagain sarang teroris dan berbuntut pemutusan hubungan diplomatik dengan Qatar, karena Indonesia memiliki hubungan baik dengan semua negara yang bertikai.

“Selain netral, kita juga punya hubungan baik dengan Arab Saudi, Mesir, dan lain-lain, dan di satu pihak juga dengan Qatar,” kata dia.

Oleh karena itu, Din mengusulkan agar pemerintah Indonesia segera mengirim utusan tingkat tinggi ke negara-negara Arab itu.

“Apakah menteri luar negeri, atau apa boleh jadi Bapak Wapres yang dikenal sebagai man of reconciliation dan saya kira beliau dikenal di negara-negara tersebut, artinya dikenal tingkat tinggi,” kata dia.

Din menjelaskan tugas utusan tersebut, antara lain mengingatkan kembali arti penting “ukhwah Islamiyah” atau persaudaraan antarsesama Muslim dan mendesak perlunya sidang darurat negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

“Walaupun tidak mudah karena markas besar OKI ada di Jeddah dan sekjennya dari Saudi, tapi boleh jadi mungkin bisa mengundang negara OKI sisanya yang tidak terlibat konflik untuk bertemu di Jakarta dan peran apa yang bisa dilakukan,” kata dia.

Menurut Din, Indonesia dapat menggandeng sekitar 10 hingga 11 negara OKI untuk melakukan gerakan moral dalam mengupayakan “islah” atau perdamaian.

“Saya kira itu bisa dilakukan Indonesia sebelum dampaknya berlanjut dan timbul eskalasi, apalagi kalau sudah kontak senjata, saya kira susah nanti dan Indonesia akan terkena dampaknya,” kata dia.

Din Syamsuddin hadir dalam acara buka bersama dengan Wapres Jusuf Kalla bersama sekitar 25 tokoh Muslim lainnya, antara lain Haedar Nasir, Said Aqil, Salahuddin Wahid, Abdul Muti, Komarudin Hidayat, Hamdan Zoelva, Quraish Shihab, Alwi Shihab, Mahfud MD, dan Jimly Asshidiqie.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Ikut Organisasi Mahasiswa Dapat Tingkatkan Softskill

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Mengikuti organisas mahasiswa (Ormawa) dapat meningkatkan kemampuan softskill mahasiswa. Kemampuan ini akan berguna dan mendukung kesuksesan saat memasuki dunia kerja setelah...

Mahasiswa KKN UMY Kenalkan Digital Marketing pada UMKM

BANTUL, MENARA62.COM -- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 041 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pengabdian masyarakat pada kelompok UMKM G2RT Desa Panggungharjo, Kapanewon...

Grab Financial Group Luncurkan Sobat Proteksi, Produk Asuransi Penyakit Kritis Pertama untuk Masyarakat Indonesia

JAKARTA, MENARA62.COM -- Grab Financial Group (GFG), platform fintech terkemuka di Asia Tenggara, hari ini mengumumkan peluncuran Sobat Proteksi, produk asuransi penyakit kritis di...

PT Kereta Api Indonesia dan Krakatau Bandar Samudera Akan Kolaborasi Siapkan Infrastruktur Logistik Terintegrasi

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) menerima kunjungan management PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) dan PT Kereta Api Logistik (KA Logistik)...

Berinovasi Bangkitkan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19, HIPMI akan Gelar Rakernas ke XVII

JAKARTA, MENARA62.COM -- Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) dijadwalkan akan mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 5-7 Maret 2021 di...