25.6 C
Jakarta

Di Tengah Ancaman Corona, Pemerintah Minta Keberlangsungan UMKM Jadi Prioritas

Must read

Dibekali Kompetensi Standar STCW 2010, Lulusan Sekolah BPSDMP Siap Bersaing dalam Dunia Kerja

SEMARANG, MENARA62.COM -- Sesuai dengan Standards of Training, Certification and Watchkeeping (STCW) Amandemen Manila Tahun 2010, lembaga pendidikan haruslah memiliki mutu yang baik dan...

Kemendikbud Latih Calon Caregiver untuk Lansia di Jepang

JAKARTA, MENARA62.COM - Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (Dit. SMK), Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud terus berupaya meningkatkan kebekerjaan (employability) lulusan SMK. Salah satu upaya...

PP-MSI Dukung Sikap Kemendikbud untuk Pertahankan Pelajaran Sejarah

JAKARTA, MENARA62.COM – Pengurus Pusat Masyarakat Sejarawan Indonesia (PP-MSI) menyambut baik sikap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang akan tetap mempertahankan pelajaran sejarah pada kurikulum...

Menyikapi Ujian Sekolah dan Ujian dari Allah

Oleh Ashari, SIP* Hari-hari ini, anak-anak kita yang duduk di bangku SD, SMP/MTs dan SMA/SMK, sedang mengikuti PTS (Penilaian Tengah Semester) secara daring. Selama seminggu....

JAKARTA, MENARA62.COM — Pemerintah melalui Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan keberlanjutan usaha koperasi dan UMKM (KUMKM) harus menjadi prioritas penting yang diselamatkan di tengah pandemi COVID-19. Ia meminta, di tengah krisis atau wabah untuk tetap menjaga bergeraknya sektor riil. Demikian pernyataan Menkop UKM dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/3/2020), di Jakarta.

Lebih jauh Teten menyampaikan, bahwa Presiden sebelumnya meminta semua jajaran pemerintah melakukan relokasi anggaran dan refocusing kebijakan guna memberi insentif ekonomi bagi pelaku UMKM dan informal sehingga tetap dapat berproduksi dan beraktivitas juga tidak melakukan PHK.

Di sisi lain, Pemerintah juga sudah memastikan akan ada relaksasi kredit bagi UMKM terutama untuk nilai kredit di bawah Rp10 miliar sebagai upaya meminimalisasi dampak wabah COVID-19.

Kredit itu terinci baik kredit perbankan maupun industri keuangan nonbank. Relaksasi yang diberikan bisa berupa penundaan cicilan sampai satu tahun dan penurunan bunga.

“Untuk pelaku UMKM ada relaksasi cicilan kredit di bank agar usaha tetap berjalan. Untuk ojek online juga penting penundaan cicilan kredit. Apalagi dalam kondisi social distancing begini, servis dari ojek online lebih dibutuhkan untuk distribusikan produk UMKM,” katanya.

Teten mengatakan bagi para pekerja harian termasuk tukang ojek, soper taksi, hingga nelayan juga akan ada relaksasi kredit yang diberikan berupa pembayaran bunga atau angsuran diberikan kelonggaran selama 1 tahun.

“Saya melihat ojek online ini adalah ujung tombak para pelaku UMKM di tengah dampak COVID-19. Ojek online menjadi garda depan untuk mendistribusikan penjualan. Keringanan penundaan cicilan kredit untuk ojek online penting agar UKM tetap hidup,” kata Teten.

Ia mengajak pelaku KUMKM dan para pekerja harian tetap optimistis dan tidak perlu khawatir namun tetap waspada di tengah pandemi COVID-19.

Menurut Teten, Pemerintah sangat serius untuk memikirkan dan mencari jalan keluar berupa jaring pengaman sosial yang diharapkan akan mengamankan mereka dari sisi ekonomi selama wabah terjadi.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Dibekali Kompetensi Standar STCW 2010, Lulusan Sekolah BPSDMP Siap Bersaing dalam Dunia Kerja

SEMARANG, MENARA62.COM -- Sesuai dengan Standards of Training, Certification and Watchkeeping (STCW) Amandemen Manila Tahun 2010, lembaga pendidikan haruslah memiliki mutu yang baik dan...

Kemendikbud Latih Calon Caregiver untuk Lansia di Jepang

JAKARTA, MENARA62.COM - Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (Dit. SMK), Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud terus berupaya meningkatkan kebekerjaan (employability) lulusan SMK. Salah satu upaya...

PP-MSI Dukung Sikap Kemendikbud untuk Pertahankan Pelajaran Sejarah

JAKARTA, MENARA62.COM – Pengurus Pusat Masyarakat Sejarawan Indonesia (PP-MSI) menyambut baik sikap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang akan tetap mempertahankan pelajaran sejarah pada kurikulum...

Menyikapi Ujian Sekolah dan Ujian dari Allah

Oleh Ashari, SIP* Hari-hari ini, anak-anak kita yang duduk di bangku SD, SMP/MTs dan SMA/SMK, sedang mengikuti PTS (Penilaian Tengah Semester) secara daring. Selama seminggu....

Fenomena Bunuh Diri, Mengapa Menjadi Solusi?

Oleh: Ashari, SIP* PERNAH kita dikejutkan dengan pemandangan yang membuat bulu kuduk berdiri. Satu keluarga di Cirebon dan Pekalongan melakukan aksi bunuh diri dengan cara...