25.2 C
Jakarta

Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku Diluncurkan

Must read

102 Wilayah di Indonesia Aman dari Wabah Covid-19, Warganya Boleh Beraktivitas Lagi

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito menjelaskan bahwa dalam menentukan suatu daerah dapat kembali melaksanakan...

Baru Juga Berencana New Normal, Kasus Positif Covid-19 Meroket Lagi

JAKARTA, MENARA62.COM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per hari ini Minggu (31/5) ada sebanyak 700...

Bukan Lockdown, Swedia Andalkan Herd Immunity untuk Melawan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Berbeda dengan kebanyakan negara yang menerapkan lockdown, Swedia menjadi satu-satunya negara yang mengandalkan herd immunity untuk menghadapi pandemi COVID-19. Negara ini membiarkan...

Biar Terhindar dari Covid-19, Menu 4 Sehat 5 Sempurna Ini Wajib Dipatuhi

JAKARTA, MENARA62.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 populerkan kembali slogan empat sehat lima sempurna. Slogan kecukupan gizi yang diinisiasi almarhm Prof...

JAKARTA – Tumbuhkan minat baca anak-anak, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) luncurkan Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernas Baku), Sabtu (5/5/2018). Peluncuran gerakan tersebut dilakukan oleh Direktur Jenderal PAUD dan Dikmas Kemendikbud, Harris Iskandar bersama Penasihat Dharmawanita (DWP) Kemendikbud, Wida Muhadjir Effendy dari PAUD KM Nol di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta.

Gerakan ini merupakan bagian dari gerakan literasi nasional untuk menumbuhkan minat baca yang ditujukan kepada anak usia dini yang pada umumnya belum mampu membaca dalam rangka mendukung pengembangan kemampuan literasi anak melalui peran orang tua.

Harris Iskandar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa gerakan ini bertujuan untuk mendukung inisiatif dan peran keluarga dalam meningkatkan minat baca anak melalui pembiasaan di rumah, di satuan PAUD, dan di masyarakat.

“Karena kita tahu, bahwa buku itu adalah jendela dunia dan buku itu adalah sumber ilmu pengetahuan maka kami ingin anak-anak mencintai buku lebih dari pada gadgetnya. Lebih penting lagi, melalui kebiasaan ini dapat mempererat hubungan emosional antara anak dengan orang tuanya,” ujar Harris.

Selaku ketua pelaksana, Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga Kemendikbud, Sukiman, mengatakan Gernas Baku tidak hanya digelar di Jakarta. Gerakan ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia, sebagai rangkaian peringatan Hardiknas 2018.

Sementara itu penasihat Dharmawanita (DWP) Kemendikbud, Wida Muhadjir Effendy  yang mengajak serta  anak bungsunya, Harbantyo Ken Najjar mengatakan bahwa  membaca buku itu tidak hanya untuk menambah ilmu pengetahuan tetapi cara yang efektif untuk menanamkan karakter positif kepada anak-anaknya.

Selain itu, pada kegiatan Gernas Baku 2018 yang digelar di PAUD KM Nol Senayan, Jakarta, panitia menyelenggarakan teleconference dengan dua titik kota yang turut menyelenggarakan Gernas Baku 2018 pada waktu yang bersamaan. Di Kota Sidoarjo, tepatnya di Kahuripan Nirwana Village selain dihadiri oleh Bupati Sidoarjo dan komunitas-komunitas yang ada, turut hadir sepuluh ribu anak-anak dan sepuluh ribu orang tua yang ikut serta menyukseskan gerakan ini dan berinteraksi langsung dengan anak-anak yang ada di Jakarta.

Sedangkan di Kota Makassar, Gernas Baku 2018 digelar di aula kantor BP PAUD Dikmas Sulawesi Selatan dengan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Kepala BPPAUD dan Dikmas Sulawesi Selatan serta empat ratus orang anak dan orang tuanya.

Kepada orang tua yang ada di Kota Sidoarjo dan Makassar, Wida Muhajir mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan gerakan ini untuk bersama sama menjadi orang tua yang cinta anak, salah satunya adalah dengan membacakan buku. “Saya harap agar bunda mengajak tetangganya, lingkunganya agar jangan memaksa anak untuk membaca tapi orang tuanyalah yang harus membacakan buku,” pesan Wida Muhajir kepada para orang tua.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

102 Wilayah di Indonesia Aman dari Wabah Covid-19, Warganya Boleh Beraktivitas Lagi

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito menjelaskan bahwa dalam menentukan suatu daerah dapat kembali melaksanakan...

Baru Juga Berencana New Normal, Kasus Positif Covid-19 Meroket Lagi

JAKARTA, MENARA62.COM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per hari ini Minggu (31/5) ada sebanyak 700...

Bukan Lockdown, Swedia Andalkan Herd Immunity untuk Melawan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Berbeda dengan kebanyakan negara yang menerapkan lockdown, Swedia menjadi satu-satunya negara yang mengandalkan herd immunity untuk menghadapi pandemi COVID-19. Negara ini membiarkan...

Biar Terhindar dari Covid-19, Menu 4 Sehat 5 Sempurna Ini Wajib Dipatuhi

JAKARTA, MENARA62.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 populerkan kembali slogan empat sehat lima sempurna. Slogan kecukupan gizi yang diinisiasi almarhm Prof...

Kemenparekraf Pastikan Protokol Normal Baru Jadi Acuan Pelaku Parekraf

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memastikan protokol normal baru akan menjadi acuan bagi para...