24.8 C
Jakarta

Jujur, Disiplin, Sabar

Must read

BAZNAS KALTIM DISTRIBUSIKAN BANTUAN KE SULBAR

  MAMUJU, MENARA62.COM-Gempa yang menimpa wilayah Majene, Mamuju dan sekitarnya menggugah kesadaran banyak pihak untuk menyalurkan bantuan baik dilakukan sendiri maupun melalui lembaga-lembaga resmi. BAZNAS provinsi...

Berikan Trauma Healing, MDMC Kalsel Terjunkan Beberapa Relawan

KALIMANTAN SELATAN, MENARA62.COM - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kalimantan Selatan Menerjunkan Relawan Psikososial ke beberapa Titik Pengungsian yang ada di Kalimantan...

MDI Indramayu: Pernyataan Nadiem Terkait Seragam Sekolah Bersimbol Agama Justeru Bikin Gaduh

INDRAMAYU, MENARA62.COM - Ketua Umum Majelis Dakwah Islamiyyah (MDI) Kabupaten Indramayu menanggapi video yang beredar di media sosial dimana Menteri Pendidikan melarang sekolah menggunakan...

Jadi Ketua Umum MES, Anis Sampaikan Ucapan Selamat kepada Erick Thohir

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS, Anis Byarwati, menyambut baik terpilihnya Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir menjadi Ketua...

“Awali dengan kejujuran,‎
‎ jaga dengan kedisiplinan, ‎
hiasi dengan kesabaran”‎

Kesuksesan yang sesungguhnya akan menghampiri orang-orang yang ‎bersikap jujur, disiplin dan sabar. Kejujuran, kedisiplinan dan kesabaran ‎adalah satu paket yang harus dimiliki seseorang, jika menginginkan ‎kesuksesan. Tanpa kejujuran, kesuksesan tidak ada artinya. Tanpa ‎kedisiplinan, kesuksesan hanya sebatas impian. Tanpa kesabaran, kesuksesan ‎tak akan kunjung datang. Tanpa ketiganya, ya udah, mending ke laut ‎aja…he..he..‎

Kejujuran adalah modal pertama dan utama bagi seseorang yang ingin ‎meraih sukses dalam segala hal. Dengan kejujuran, maka orang lain akan ‎menghargai kita. Dengan kejujuran, maka kepercayaan akan muncul. Inilah ‎modal dasar yang sangat berharga untuk dapat meraih sukses.‎

Setelah membekali diri dengan modal dasar kejujuran, maka bekal lain ‎yang harus dimiliki seseorang untuk meraih sukses adalah kedisiplinan. Ya, ‎sikap disiplin akan menjadikan seseorang hidup secara teratur. Karena orang ‎yang disiplin, dapat mengatur waktunya dengan baik dan efektif. Tidak akan ‎ada waktu terbuang sia-sia dalam hidupnya.‎

Sikap disiplin menjadikan seseorang produktif. Karena dia sadar ‎sepenuhnya, betapa pentingnya waktu. Dia tidak ingin waktu yang dimilikinya ‎berlalu begitu saja tanpa aktivitas yang bermakna. Bisa dipastikan, orang yang ‎disiplin tidak pernah melakukan tindakan sia-sia, seperti nongkrong di pinggir ‎jalan tanpa tujuan yang jelas. Dia pergunakan waktu seefektif dan seefisien ‎mungkin.‎

Disiplin

Para penulis produktif, misalnya, adalah contoh orang-orang yang ‎memiliki disiplin tinggi. Mereka bisa memanfaatkan waktu semaksimal ‎mungkin di tengah kesibukan serta aktivitas mereka sehari-hari. Mereka ‎mematuhi jadwal menulis yang telah mereka tentukan sendiri. Padahal, tidak ‎ada yang menyuruh mereka menulis, pun tidak ada yang melarangnya untuk ‎bersantai-santai ria menghabiskan waktunya untuk hal-hal lainnya. Tetapi, ‎mengapa mereka mau meluangkan waktu untuk menulis di tengah padatnya ‎aktivitas mereka masing-masing. Kuncinya adalah kedisiplinan. Mereka ‎komitmen terhadap diri mereka sendiri untuk mematuhi jadwal yang telah ‎mereka tetapkan. ‎

Walhasil, berkat kedisiplinan yang mereka jalani selama ini, puluhan, ‎bahkan mungkin ratusan karya telah mereka terbitkan. Inilah buah dari ‎kedisiplinan mereka selama ini.‎

Kita mungkin akan tercengang ketika membaca riwayat hidup Imam Al-‎Ghazali, yang sangat disiplin dalam meluangkan waktu untuk menulis. ‎Sepanjang hidupnya, tokoh yang diberi gelar Hujjatul Islam (Pembela Islam) ‎tersebut telah menghasilkan tidak kurang dari 500 buah karya berupa buku ‎dengan beragam tema. Di antara karyanya yang paling monumental dan ‎masih bisa dinikmati hingga kini adalah Ihya’ ‘Ulumiddin. Kita juga pasti akan ‎tebelalak ketika membaca biografi Ibnu Jarir Ath-Thobari, sejarawan muslim ‎yang juga seorang mufassir, yang setiap hari menulis sebanyak 40 halaman, ‎selama kurang lebih 40 tahun. Bisa dibayangkan berapa banyak karya yang ‎telah dihasilkannya. Dan masih banyak lagi para ilmuwan muslim yang sangat ‎disiplin menjalani hidupnya, sehingga sangat produktif menghasilkan karya-‎karya ilmiah yang sangat bermanfaat hingga saat ini.‎

Beberapa contoh di atas menunjukkan bahwa kedisiplinan adalah salah ‎satu sikap yang harus dimiliki oleh seseorang yang ingin meraih kesuksesan. ‎Tanpa kedisiplinan, kesuksesan hanya angan-angan kosong belaka.‎

Bekal berikutnya, setelah kejujuran dan kedisiplinan, yang harus ‎dimiliki oleh seseorang yang menginginkan kesuskesan adalah: Kesabaran. ‎Ya, sikap sabar merupakan kunci sukses seseorang. Dengan kesabaran, maka ‎seseorang mengerti betapa pentingnya sebuah proses. Tidak ada kesuksesan ‎yang dapat diraih secara instan. ‎

Proses panjang yang harus dilalui seseorang untuk bisa mencapai ‎sukses, adalah cara Tuhan untuk menguji tingkat keyakinannya kepada kuasa ‎Tuhan. Karena, pada hakekatnya setiap orang berhak untuk sukses. Setiap ‎orang berhak untuk mendapatkan apa yang menjadi cita-cita dan impiannya. ‎Tinggal bagaimana tingkat perjuangan, pengorbanan, serta kesungguhan dan ‎kesabaran seseorang dalam mencapai cita-cita serta impiannya tersebut. ‎

Di sinilah Tuhan berperan menentukan sukses tidaknya seseorang. ‎Hanya mereka yang gigih, tekun, serta sabarlah yang diberi izin oleh Tuhan ‎untuk sukses. Sementara mereka yang mudah patah semangat, gampang ‎menyerah, tidak tahan dengan ujian, tidak sabar menjalani proses, jangan ‎pernah berharap kesuksesan akan menghampiri mereka. Tuhan menyatakan ‎dalam sejumlah firman-Nya: “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang ‎sabar”. ‎

Kesabaran adalah sebuah proses pendakian menuju puncak ‎kesuksesan, ketenangan, kebahagiaan, dan kedamaian. Kesabaran ‎menunjukkan tingkat kecerdasan dan kedewasaan seseorang. Kesabaran, ‎sebagai salah satu nilai moral merupakan bukti konkret bagi kecerdasan emosi ‎dan spiritual seseorang. Orang boleh tinggi kadar intelektualitasnya, tetapi ‎ketika kesabaran sudah dinafikan, maka ia telah terjatuh pada tindakan bodoh ‎secara emosi maupun spiritual. ‎

Kesabaran adalah sebuah tindakan bijak, proses melatih diri, memenej ‎sikap, mengatur ritme kehidupan, kapan bertindak dan kapan diam. Ketika ‎hidup berjalan sesuai ritme, maka ketenangan dan kedamaian yang akan kita ‎dapatkan. Sebaliknya, hidup tanpa ritme, ibarat berjalan tanpa arah. ‎Kesabaran adalah cara kita mengatur ritme hidup, melatih diri menentukan ‎arah yang hendak kita tuju. Hanya dengan kesabaran, hidup lebih tertata, ‎teratur dan terarah. Maka, jangan pernah berhenti berlatih mengatur ritme ‎hidup. So, bersabarlah, maka kesuksesan dan kesempurnaan hidup akan kita ‎raih. ‎

Ruang Inspirasi, Kamis, 19 Desember 2019.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

BAZNAS KALTIM DISTRIBUSIKAN BANTUAN KE SULBAR

  MAMUJU, MENARA62.COM-Gempa yang menimpa wilayah Majene, Mamuju dan sekitarnya menggugah kesadaran banyak pihak untuk menyalurkan bantuan baik dilakukan sendiri maupun melalui lembaga-lembaga resmi. BAZNAS provinsi...

Berikan Trauma Healing, MDMC Kalsel Terjunkan Beberapa Relawan

KALIMANTAN SELATAN, MENARA62.COM - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kalimantan Selatan Menerjunkan Relawan Psikososial ke beberapa Titik Pengungsian yang ada di Kalimantan...

MDI Indramayu: Pernyataan Nadiem Terkait Seragam Sekolah Bersimbol Agama Justeru Bikin Gaduh

INDRAMAYU, MENARA62.COM - Ketua Umum Majelis Dakwah Islamiyyah (MDI) Kabupaten Indramayu menanggapi video yang beredar di media sosial dimana Menteri Pendidikan melarang sekolah menggunakan...

Jadi Ketua Umum MES, Anis Sampaikan Ucapan Selamat kepada Erick Thohir

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS, Anis Byarwati, menyambut baik terpilihnya Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir menjadi Ketua...

Reaksi Anafilaktik Akibat Imuniasi Jarang Ditemukan

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Dr. dr. Hindra Irawan Satari, SpA(K), MTropPaed mengatakan bahwa reaksi anafilaktik akibat vaksinasi sangat...