28.2 C
Jakarta

Kampanye Prabowo-Sandi di GBK, Ini Rekayasa Lalu Lintas Polda Metro

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM –  Kampanye terbuka pasangan Capres Cawapres Prabowo – Sandi di Stadion Utama Bung Karno dipastikan akan menyedot lautan manusia. Imbasnya tentu akan terjadi kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi.

Karena itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rencana rekayasa arus lalu lintas terkait agenda kampanye terbuka yang berlangsung Ahad pagi (7/4). Sebanyak 820 personel akan disebarkan ke beberapa titik rawan macet dan konsentrasi massa.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf, mengatakan pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan. Rekayasa lalu lintas tersebut terbagi dalam 6 zona pengamanan yang tak jauh berbeda saat digelar perhelatan Asian Games 2018 lalu.

“Sama-sama diterapkan sistem zona untuk memudahkan pengaturan arus lalu lintas,” kata Yusuf dikutip dari Antara, Sabtu (6/4).

Adapun rekayasa lalu lintas yang diberlakukan Ditlantas Polda Metro Jaya di seputar SUGBK adalah:
1. Fly Over Sekat II dan jalan layang Bendungan Hilir
– kendaraan dari arah Semanggi diarahkan lurus ke arah Slipi
– kendaraan dari arah Slipi diarahkan lurus ke Semanggi, tidak ada yang menuju jalan layang Bendungan Hilir ke arah Jalan Gerbang Pemuda.

2. Pintu FX Sudirman/ Jalan Pintu I Senayan
– kendaraan dari arah bundaran Senayan diarahkan lurus ke Semanggi.

3. Jalan Hang Lekir 2
– arus Lalin dari jalan Pakubuwono VI yang menuju ke arah kampus Mustopo diarahkan ke tol Pakubuwono

4. Jalan Hang Lekir 1
– arus Lalin dari Jalan Mustopo yang menuju ke arah Asia Afrika dibelokkan ke kanan menuju Hang Tuah Raya.

5. Perempatan Patal Senayan
– kendaraan dari arah jalan patal Senayan 1 yang mengarah di jalan Asia Afrika dibelokkan ke kiri Jalan Tentara Pelajar.

6. Pertigaan Tentara Pelajar
– kendaraan dari jalan Tentara Pelajar menuju Jalan Patal Senayan diluruskan ke arah Permata Hijau.

7. Palmerah
– kendaraan dari Manggala Wanabakti diluruskan ke arah jalan Tentara Pelajar.

Yusuf mengusulkan pihak pengelola SUGBK untuk memperhatikan sistem pembayaran masuk agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di pintu masuk.

“Masuk Senayan kan sekarang gak bisa tunai, jadi saya sudah berikan masukan kepada pihak pengelola untuk memperhatikan hal ini agar tidak terjadi penumpukan di pintu masuk,” katanya menambahkan.

Selain itu, Ditlantas juga menyiapkan kantong-kantong parkir bagi kendaraan bukan milik pribadi alias bus baik di dalam maupun di luar SUGBK.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!