25.3 C
Jakarta

KPK Tahan Tiga Tersangka Dugaan Tindak Korupsi Suap Di Pemkot Batu

Baca Juga:

Muhammadiyah dan UGM TandaTangani MOU Penanganan Covid-19

  Yogyakarta, MENARA62.COM- Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) dan Universitas Gajah Mada (UGM), Kamis (15/04) menanda tangani nota kesepahaman bersama (MOU) dalam penanganan...

Bersinergi dengan MyPertamina, Tugu Insurance Bidik 1,5 Juta Pengguna MyPertamina

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pelanggan yang menggunakan aplikasi MyPertamina sekarang tidak hanya dapat menikmati harga hemat untuk setiap pembelian bahan bakar mesin (BBM) maupun berbagai...

Legislator Anis: Pembentukan Kementerian Investasi Bukan Solusi

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menghapus Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dari Kabinet Indonesia Maju dan meleburnya dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Penggabungan Kemenristek...

MDMC Serahkan Puluhan Unit Huntara di Sulawesi Barat

  Mamuju, MENARA62.COM- Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) selesai melaksanakan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para penyintas gempa bumi di Sulawesi Barat. Huntara yang selesai...

JAKARTA, MENARA62.COM – Pasca ditangkapnya Walikota Batu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tiga tersangka dugaan tindak pidana korupsi suap terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kota Batu Tahun 2017.

“KPK menahan ketiga tersangka selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta seperti dikutip dari Antara, Ahad (17/9/2017).

Untuk tersangka diduga sebagai pihak pemberi, yaitu pengusaha Filipus Djap (FHL) ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat.

Sedangkan diduga sebagai pihak penerima, yakni Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (ERP) ditahan di Rutan Klas I Cipinang Jakarta Timur dan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkot Batu Edi Setyawan (EDS) ditahan di Rumah Tahanan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK Pomdam Jaya Guntur.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Sabtu (16/9) di Batu, Jawa Timur, tim KPK mengamankan total uang sebesar Rp300 juta.

Diduga pemberian uang terkait fee 10 persen untuk Wali Kota dari proyek belanja modal dan mesin pengadaan meubelair di Pemkot Batu Tahun Anggaran 2017 yang dimenangkan PT Dailbana Prima dengan nilai proyek Rp5,26 miliar.

“Diduga diperuntukkan pada Wali Kota uang tunai Rp200 juta dari total fee Rp500 juta. Sedangkan Rp300 juta dipotong FHL untuk melunasi pembayaran mobil Toyota Aplhard milik Wali Kota,” kata Syarif.

Sedangkan, Rp100 juta diduga diberikan Filipus Djap kepada Edi Setyawan sebagai fee untuk panitia pengadaan.

Sebagai pihak yang diduga pemberi, Filipus Djap disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf atau huruf b atau pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat-1 ke-1 KUHP.

Sedangkan sebagai pihak yang diduga penerima, Eddy Rumpoko dan Edi Setyawan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!

Muhammadiyah dan UGM TandaTangani MOU Penanganan Covid-19

  Yogyakarta, MENARA62.COM- Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) dan Universitas Gajah Mada (UGM), Kamis (15/04) menanda tangani nota kesepahaman bersama (MOU) dalam penanganan...

Bersinergi dengan MyPertamina, Tugu Insurance Bidik 1,5 Juta Pengguna MyPertamina

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pelanggan yang menggunakan aplikasi MyPertamina sekarang tidak hanya dapat menikmati harga hemat untuk setiap pembelian bahan bakar mesin (BBM) maupun berbagai...

Legislator Anis: Pembentukan Kementerian Investasi Bukan Solusi

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menghapus Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dari Kabinet Indonesia Maju dan meleburnya dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Penggabungan Kemenristek...

MDMC Serahkan Puluhan Unit Huntara di Sulawesi Barat

  Mamuju, MENARA62.COM- Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) selesai melaksanakan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para penyintas gempa bumi di Sulawesi Barat. Huntara yang selesai...

Sido Muncul Serahkan Bantuan Korban Banjir NTT Senilai Rp500 Juta Melalui Kemensos

JAKARTA, MENARA62.COM - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali mengirimkan bantuan untuk warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Flores, Nusa Tenggara...

Menara62 TV