28.3 C
Jakarta

Mau Lihat Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman? Yuk, Hadiri Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro di Museum Nasional

Must read

AMM Lembata Salurkan Bantuan bagi Korban Letusan Gunung Ile Lewotok

LEMBATA, MENARA62.COM - Gunung Ile Lewolotok yang terletak di Pulau Lembata, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) meletus pada hari Minggu, 29 November 2020...

Digelar di Tengah Pandemi, Jumlah Peserta Anugerah Kihajar 2020 Alami Peningkatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbud kembali menggelar Anugerah Kihajar. Kegiatan yang rutin dilakukan...

Prof Dadang: Muhammadiyah Harus Perkuat Dakwah Melalui Platform Digital

JAKARTA, MENARA62.COM – Pandemi Covid-19 telah membuat penggunaan internet meningkat tajam. Pada awal Januari 2020, tercatat 175 juta penduduk Indonesia secara aktif menjadi pengguna...

Program TEMAN BUS Telah Layani 1,5 Juta Lebih Perjalanan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sejak diluncurkan pada awal tahun 2020, Program TEMAN BUS (Transportasi Ekonomis, Mudah, Andal dan Nyaman) telah melayani 1,5 juta lebih perjalanan....

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan akan menggelar Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro sebagai rangkaian kegiatan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2020. Pameran dengan tema Pamor Sang Pangeran tersebut berlangsung 31 Oktober-26 November 2020 bertempat di Museum Nasional, Jakarta Pusat.

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid saat membuka resmi Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro menjelaskan pameran ini memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin melihat secara langsung berbagai benda pusaka milik Pangeran Diponegoro yang sebelumnya dirampas oleh Belanda.

“Pada 5 Maret lalu, kita berhasil memulangkan keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman milik Pangeran Diponegoro yang selama 137 tahun disimpan di Museum Volkenkunde, Leiden. Sebelumnya keris ini disimpan di Koninklijk Kamer van Zeldzaamheden (Koleksi Langka dan Istimewa Kerajaan) di Den Haag,” jelas Hilmar.

Diakui Hilmar, kembalinya keris Kiai Nogo Siluman merupakan ketiga kalinya pengembalian pusaka sang pangeran dari negeri Belanda. Sebelumnya, pusaka tombak Kanjeng Kiai Rondhan, pelana kuda Kanjeng Kiai Gentayu, dan payung kebesaran Diponegoro (payung berlapis prada) telah dikembalikan pada 7 Oktober 1977, kemudian tongkat Kanjeng Kiai Cokro kembali ke Indonesia pada 5 Februari 2015.

“Sejak kedatangan kembali keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman ke tanah air, ini kali pertama keris tersebut tampil di depan publik,” lanjut Hilmar.

Kepulangan benda-benda pusaka milik Pangeran Diponegoro menurut Hilmar tak lepas dari perjuangan dan pendekatan yang dilakukan oleh pihak museum di Indonesia dan Belanda. Didukung data-data dan berbagai bukti sejarah, akhirnya benda pusaka milik Sang Pangeran bisa kembali ke tanah air.

Menurut Hilmar, pameran ini adalah gambaran eksplisit semangat juang Pangeran Diponegoro melawan penjajahan Belanda. Pada masa pandemi seperti sekarang, pameran ini diharapkan menjadi alternatif hiburan yang edukatif bagi masyarakat Indonesia. Kehidupan dan perjuangan Pangeran Diponegoro juga dapat menjadi inspirasi dalam pembentukan karakter bangsa serta semangat berjuang dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Kepala Museum Nasional Siswanto mengatakan Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro merupakan event pameran bertema tokoh sejarah berbasis teknologi. Pameran ini menjadi ajang untuk pertama kalinya keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman tampil di depan publik. Keris Pangeran Diponegoro yang memiliki latar belakang kisah yang tragis dan penuh intrik.

“Pameran ini menjadi pameran temporer “percontohan” dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat bagi para pengunjung, sebagai bentuk sosialisasi penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung dan pekerja museum,” jelasnya.

Adapun materi pameran terdiri atas pertama, Pusaka Pangeran Diponegoro (Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Tombak Kanjeng Kiai Rondhan, Pelana Kuda Kanjeng Kiai Gentayu, Payung Kebesaran Diponegoro serta Babad Diponegoro. Kedua, Kisah Hidup Pangeran Diponegoro oleh pendongeng disajikan dengan media video mapping projection dengan genre komik manga Jepang.

Ketiga, Hologram Pangeran Diponegoro bersama dengan kuda  Kanjeng Kiai Gentayu. Keempat, Film animasi berujudul  ‘Diponegoro 1830’, berdurasi 15 menit yang ditayangkan pertama kali di sini, menceritakan tentang apa yang terjadi pada pangeran sejak penangkapannya di Magelang pada 28 Maret 1830 hingga keberangkatannya ke pengasingan di Manado pada korvet perang Belanda Pollux (3 Mei 1830).

“Pengunjung juga akan melihat foto-foto lukisan dan sketsa Diponegoro sebanyak 17 karya yang dibuat oleh seniman selama dua abad terakhir, paling awal dari tahun 1807 hingga 2019. Ini menambah kedalaman visual dan dramatis pada pameran berbasis teknologi ini.

Bagi masyarakat yang berminat ingin mengunjungi pameran ini, diwajibkan mendaftarkan diri secara online di laman website PKN  https://pkn.id/

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

AMM Lembata Salurkan Bantuan bagi Korban Letusan Gunung Ile Lewotok

LEMBATA, MENARA62.COM - Gunung Ile Lewolotok yang terletak di Pulau Lembata, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) meletus pada hari Minggu, 29 November 2020...

Digelar di Tengah Pandemi, Jumlah Peserta Anugerah Kihajar 2020 Alami Peningkatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbud kembali menggelar Anugerah Kihajar. Kegiatan yang rutin dilakukan...

Prof Dadang: Muhammadiyah Harus Perkuat Dakwah Melalui Platform Digital

JAKARTA, MENARA62.COM – Pandemi Covid-19 telah membuat penggunaan internet meningkat tajam. Pada awal Januari 2020, tercatat 175 juta penduduk Indonesia secara aktif menjadi pengguna...

Program TEMAN BUS Telah Layani 1,5 Juta Lebih Perjalanan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sejak diluncurkan pada awal tahun 2020, Program TEMAN BUS (Transportasi Ekonomis, Mudah, Andal dan Nyaman) telah melayani 1,5 juta lebih perjalanan....

OLX Autos Jual-Beli-Tukar Tambah Lengkapi Kebutuhan Pelanggan di Pasar Mobil Bekas, Kini Hadir di Indonesia

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kebutuhan untuk memiliki mobil pribadi saat ini merupakan salah satu hal penting bagi pelanggan untuk menjalani aktivitas sehari-hari, dan kini mobil...