30.7 C
Jakarta

MPLS SD Muhammadiyah 24 Gajahan Tekankan Tiga Nilai Karakter

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Senin (13/7/2026). Pada hari pertama, sekolah menekankan pembentukan karakter melalui tiga nilai utama, yakni disiplin, hormat, dan semangat belajar.

 

Kepala SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta, Gatot Suherman, S.Pd., mengatakan MPLS bukan sekadar mengenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, tetapi juga menjadi langkah awal membangun budaya belajar yang positif.

 

“Selamat datang kepada seluruh siswa kelas 1. Kami berharap anak-anak merasa bangga menjadi bagian dari SD Muhammadiyah 24 Gajahan dan menjalani proses belajar dengan penuh semangat,” ujarnya saat membuka kegiatan.

 

MPLS dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat. Selama kegiatan berlangsung, siswa dikenalkan dengan lingkungan sekolah, guru, tata tertib, serta budaya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

 

Dalam sambutannya, Gatot menegaskan pentingnya disiplin sebagai bekal dasar peserta didik. Disiplin, menurut dia, tidak hanya berkaitan dengan datang tepat waktu, tetapi juga tanggung jawab dalam mengikuti pembelajaran dan menyelesaikan tugas.

 

Selain disiplin, sekolah menanamkan nilai hormat kepada guru, teman, dan seluruh warga sekolah. Ia menegaskan bahwa SD Muhammadiyah 24 Gajahan berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari perundungan.

 

“Tidak boleh ada bullying atau perundungan. Semua siswa harus saling menghargai, saling membantu, dan menjadi teman yang baik,” katanya.

 

Gatot juga mengajak peserta didik untuk memiliki keberanian bertanya ketika belum memahami materi pelajaran. Menurutnya, rasa ingin tahu merupakan bagian penting dalam proses belajar sehingga anak tidak perlu takut melakukan kesalahan.

 

“Kalau belum paham, silakan bertanya. Guru akan membantu agar anak-anak semakin mengerti,” ujarnya.

 

Sebagai bagian dari pembukaan MPLS, sekolah menerbangkan burung merpati yang dimaknai sebagai simbol cita-cita tinggi dan harapan agar setiap peserta didik memiliki semangat belajar yang terus tumbuh.

 

Ia berharap nilai disiplin, hormat, dan semangat belajar yang diperkenalkan sejak hari pertama dapat menjadi kebiasaan yang melekat selama siswa menempuh pendidikan di SD Muhammadiyah 24 Gajahan.

 

Menurut Gatot, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari karakter yang terbentuk melalui kebiasaan baik di lingkungan sekolah.

 

Kegiatan pembukaan MPLS ditutup dengan pantun yang mengundang senyum para siswa sekaligus menjadi pesan sederhana agar mereka rajin belajar dan menghormati guru.

 

Melalui MPLS 2026, SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta berupaya menghadirkan pengalaman awal sekolah yang menyenangkan sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter sebagai fondasi bagi tumbuh kembang peserta didik. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!