SOLO, MENARA62.COM – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Solo Utara terus memperkuat gerakan dakwah dan pelayanan sosial melalui pengembangan amal usaha di berbagai bidang. Hingga kini, Muhammadiyah Solo Utara mengelola 43 masjid wakaf yang tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga aktivitas dakwah dan sosial masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ketua PCM Solo Utara, H. Abdul Mutolib, dalam Pengajian Akbar Hari Bermuhammadiyah bertema “Meneladani Nabi, Mencerahkan Negeri” di Masjid Al Amin Bibis Luhur, PRM Nusukan Timur, Ahad (6/9/2026).
Pengajian menghadirkan Ust. Ki Pujiono, S.Si., M.M., dai dari Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah yang dikenal dengan dakwah Wayang Golek Pitutur.
Abdul Mutolib mengatakan, pengajian akbar menjadi momentum memperkuat iman, mempererat silaturahmi, sekaligus mengevaluasi dan mengembangkan gerakan Muhammadiyah di wilayah Solo Utara.
Menurut dia, keberadaan 43 masjid wakaf menjadi salah satu kekuatan penting Persyarikatan dalam menjalankan fungsi dakwah sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan dakwah,” demikian pokok laporan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kembangkan Amal Jariah
Selain masjid, Muhammadiyah Solo Utara juga mengembangkan berbagai kegiatan sosial. Di antaranya pengelolaan panti yatim dan dhuafa serta penyediaan fasilitas yang menunjang kebutuhan masyarakat.
Salah satu bentuk amal jariah yang dikembangkan adalah pembangunan sumur dalam untuk memenuhi kebutuhan air di lingkungan panti dan masyarakat sekitar.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat yang bersifat berkelanjutan. Ketersediaan air diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi amal yang terus memberikan manfaat.
Penguatan pelayanan sosial juga didukung aktivitas Lazismu serta Majelis Kesehatan. Layanan kesehatan, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis, menjadi bagian dari upaya memperluas kebermanfaatan Muhammadiyah bagi masyarakat.
Pendidikan Jadi Pilar Utama
Di bidang pendidikan, Muhammadiyah Solo Utara mengelola lembaga pendidikan mulai jenjang TK, SD, SMP hingga SMK.
Tiga sekolah dasar yang dikelola Muhammadiyah Solo Utara bersama jenjang pendidikan lainnya saat ini melayani sekitar 1.452 peserta didik.
Pengembangan pendidikan diarahkan pada penguatan karakter dan kompetensi siswa melalui berbagai program unggulan. Di antaranya tahfiz Al-Qur’an, pengembangan kemampuan bahasa, serta inovasi pembelajaran.
Program bahasa bahkan diarahkan untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berkomunikasi dalam berbagai bahasa, mulai bahasa Jawa, Indonesia, Inggris, Arab, hingga Jepang.
PCM Solo Utara juga menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi, termasuk Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta (UMPKU), untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia.
Kerja sama tersebut mencakup pengembangan pendidikan tinggi dan peluang penguatan jenjang akademik, termasuk rencana pengembangan program magister elektromedis.
Meneladani Nabi Hadapi Krisis
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ust. Ki Pujiono mengajak jamaah menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
Tema “Meneladani Nabi, Mencerahkan Negeri” dinilai relevan dengan kondisi bangsa yang menghadapi beragam tantangan, mulai persoalan sosial, ekonomi, politik hingga lingkungan.
Keteladanan Rasulullah SAW, menurut pesan yang disampaikan dalam pengajian, tidak berhenti pada aspek ibadah personal. Nilai tersebut perlu diwujudkan dalam kehidupan sosial melalui kepedulian, keadilan, kerja sama, dan kebermanfaatan bagi sesama.
Semangat membangun masyarakat yang berkemajuan juga perlu diwujudkan melalui kerja nyata. Karena itu, penguatan masjid, pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, dan pemberdayaan ekonomi menjadi bagian penting dari gerakan dakwah.
Pengajian Akbar Hari Bermuhammadiyah tersebut sekaligus menjadi ruang konsolidasi bagi unsur pimpinan cabang, pimpinan ranting, amal usaha Muhammadiyah, serta warga Persyarikatan di Solo Utara.
Sinergi antarelemen tersebut diharapkan semakin memperkuat gerakan Muhammadiyah agar mampu memberikan manfaat lebih luas bagi umat dan bangsa.
Melalui semangat ikhlas dalam beramal dan meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW, Muhammadiyah Solo Utara berkomitmen terus mengembangkan amal usaha yang mencerahkan, memberdayakan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (*)
