25.6 C
Jakarta

Muhammadiyah: Wabah Belum Berakhir

Must read

Peran Perpustakaan Harus Ditingkatkan Guna Menunjang Budaya Literasi Masyarakat

JAKARTA, MENARA62.COM - Di era yang serba digital perpustakaan memang bukan satu-satunya sumber  informasi untuk masyarakat. Perangkat gawai dan perangkat raksasa yang bernama Google...

Ini Cara Kedai Kopi Guyon Bertahan Di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA, MENARA62.COM – Roda bisnis berubah drastis akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Perubahan ini juga terasa pada bisnis Kedai Kopi Guyon yang...

Rian ‘Kopirative’ Buktikan Membuka Usaha Tak Selalu Padat Modal

JAKARTA, MENARA62.COM - Memulai bisnis tidak selalu harus merogoh kocek yang besar alias padat modal. Dengan modal yang terbatas, asalkan dikelola dengan baik, maka...

Sanksi PSBB di DKI Kurang Tegas, Masyarakat Abai Protokol Kesehatan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan kembali di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan nampaknya tidak terlalu efektif. Hal ini dapat dilihat...

 

 Yogyakarta,MENARA62.COM—Hingga tanggal 5 Juli 2020 kemarin, Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 63.749 kasus terkonfirmasi positif, bertambah 1.607 kasus dari hari sebelumnya dengan jumlah total yang meninggal mencapai 3.171 orang. Melalui pertambahan jumlah kasus ini, Indonesia menempati peringkat ke-26 dunia jumlah penderita Covid-19. Sementara di Asia Tenggara, Indonesia menempati peringkat pertama baik dari jumlah total kasus Covid-19 dan jumlah total kasus kematian secara umum, menyalip Singapura yang mempunyai 44.800 kasus terkonfirmasi positif dengan kematian yang “hanya” 26 orang.

Data kematian akibat Covid-19 ini diperparah dengan angka kematian tenaga medis yang cukup tinggi, yaitu mencapai 68 orang yang terdiri dari 38 dokter dan 30 perawat berdasarkan data dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Ini berarti pada tiap 100 kematian ada sekitar enam hingga tujuh tenaga kesehatan yang meninggal dunia.

Kondisi tersebut terjadi salah satunya karena kini masyarakat makin banyak yang apatis dengan penanganan Covid-19 dan cenderung mengabaikan protokol kesehatan ditambah pengawasan yang lemah dari pemerintah. Realitas tersebut bisa dilihat dengan mudah seperti di pasar-pasar tradisional di mana banyak orang bertransaksi jual beli dan tidak mengindahkan protokol kesehatan, banyak warga ke pasar tidak memakai masker apalagi untuk mencuci tangan serta menjaga jarak. Contoh lain adalah maraknya fenomena warga bersepeda, banyak yang tidak memakai masker.

Dengan melihat data statistik Covid-19 di atas, jelas terlihat bahwa wabah ini belum berakhir, oleh karena itu Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC), Agus Samsudin, mengajak kepada warga masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, termasuk saat pelaksanaan Idul Adha nanti. “Kami tidak lelah menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan 3 M memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Terkait dengan Idul Adha 1441 H, selain penerapan protokol kesehatan sesuai edaran PP Muhammadiyah kami mengharapkan lebih baik dana kurban tahun ini disalurkan untuk membantu mereka yang terdampak Covid-19,”katanya.

Karena situasi itu pula, maka kemarin (5/7) PP Muhammadiyah melalui Sekretaris Umumnya Abdul Mu’ti mengumumkan penundaan kembali Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Surakarta. Rencana awal Muktamar akan diselenggarakan tanggal 1-5 Juli 2020, kemudian diundur tanggal 24-27 Desember 2020, kini diundur kembali untuk waktu yang belum ditentukan. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai masukan dan saran para ahli terkait Covid-19.

Sementara itu MCCC hingga kini tetap konsisten dengan penanganan Covid-19 di tanah air dengan berbagai kegiatan diantaranya edukasi kepada masyarakat yang terus menerus dilakukan melalui sosialisasi lewat pemasangan spanduk, webinar, diskusi maupun penerbitan panduan-panduan.

(Budi Santoso, S.Psi.-Tim Media MCCC PP Muhammadiyah)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Peran Perpustakaan Harus Ditingkatkan Guna Menunjang Budaya Literasi Masyarakat

JAKARTA, MENARA62.COM - Di era yang serba digital perpustakaan memang bukan satu-satunya sumber  informasi untuk masyarakat. Perangkat gawai dan perangkat raksasa yang bernama Google...

Ini Cara Kedai Kopi Guyon Bertahan Di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA, MENARA62.COM – Roda bisnis berubah drastis akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Perubahan ini juga terasa pada bisnis Kedai Kopi Guyon yang...

Rian ‘Kopirative’ Buktikan Membuka Usaha Tak Selalu Padat Modal

JAKARTA, MENARA62.COM - Memulai bisnis tidak selalu harus merogoh kocek yang besar alias padat modal. Dengan modal yang terbatas, asalkan dikelola dengan baik, maka...

Sanksi PSBB di DKI Kurang Tegas, Masyarakat Abai Protokol Kesehatan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan kembali di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan nampaknya tidak terlalu efektif. Hal ini dapat dilihat...

New Normal, Can Cuts Barbershop Terapkan Standar Protokol Kesehatan

BEKASI, MENARA62.COM – Sejak wabah Covid-19 melanda tanah air, beberapa sektor perekonomian mengalami dampaknya, termasuk usaha Can Cuts Barbershop. Usaha jasa potong rambut di...