30.2 C
Jakarta

Pertama PTS di DIY, UAD Buka Prodi Magister Teknik Kimia

Baca Juga:

YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) pertama di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membuka Program Studi (Prodi) Magister Teknik Kimia. Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (SK Mendikbud) pembukaan Prodi Magister Teknik Kimia diserahkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V, Prof Dr Didi Achjari SE, MCom, Ak, CA kepada Rektor UAD, Dr Muchlas MT, di Kampus 4 Yogyakarta, Rabu (21/4/2021).

Dijelaskan Muchlas, pembukaan Prodi Magister Teknik Kimia ini merupakan keprihatinan UAD. Selama ini industri di Indonesia kurang memperhatikan aspek lingkungan, renewable energy, teknologi pengolahan pangan dan obat-obatan, serta belum memiliki dukungan sisi akademik. Karena itu, perlu dihasilkan orang-orang yang berkompeten di bidang tersebut.

“Dari situ, kita mendirikan Prodi Magister Teknik Kimia. Selain itu, UAD juga ingin terpacu untuk memberikan solusi secara nasional tentang renewable engery. Kita tidak lagi bisa mengandalkan minyak dan kita berpartisipasi menyelenggarakan produksi makanan dan obat-obatan yang menyehatkan,” kata Muchlas.

Kuota penerimaan mahasiswa, lanjut Muchlas, UAD bisa menyelenggarakan tiga kelas. Tetapi program pascasarjana, rata-rata satu kelas. “Di masa pandemi seperti ini kita bisa menyelenggarakan tiga kelas. Sebab sistem pembelajarannya melalui Daring (dalam jaringan) sehingga memungkinan banyak kelas,” katanya.

Kata Muchlas, untuk sumber daya manusia (SDM) pengajar minimal bergelar doktor. “Prodi Teknik Kimia sudah ada 11 doktor. Mereka memiliki keahlian atau kompetensi sangat kompartable dengan kekhasan Prodi S2 Teknik Kimia,” jelasnya.

Sedang laboratoriumnya, sudah tersedia dan bersama-sama dengan laboratorium Teknik Kimia yang sudah ada. “Tidak ada masalah dengan resources pembelajarannya. Kita sangat siap,” tambahnya.

Sedang Didi Achjari mengatakan Prodi Magister Teknik Kimia di wilayah DIY baru ada di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang dibuka tahun 1993. Karena itu, Didi menilai UAD yang membuka Prodi Magister Teknik Kimia perlu diacungi jempol. “UAD berani mendobrak statusquo,” kata Didi.

Jika di perguruan tinggi negeri (PTN), kata Didi, membuka Prodi baru tidak terlalu sulit, sebab sarana dan prasarana didukung pemerintah. Namun PTS harus mandiri dalam penyediaan sarana dan prasarana, termasuk mencari mahasiswa.

Menurut Didi Achjari, Prodi Magister Teknik Kimia memiliki prospek yang cerah. Sebab di masa datang energi berbasis baterai sangat dibutuhkan. Hal ini ditandai dengan munculnya motor dan mobil listrik. “Tenaga ahli teknik kimia ini sangat dibutuhkan,” katanya.

Tenaga Ahli Teknik Kimia, ujar Didi, dituntut bisa menciptakan baterai cepat mengisinya dan lama penggunaannya. “Prodi Magister Teknik Kimia ini dapat mendukung kemandirian bangsa,” ujarnya.

 

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!