27 C
Jakarta

Rp11 triliun, Kerugian Akibat Gunung Agung

Baca Juga:

Akselerasi Dekarbonisasi, Kementerian BUMN Resmikan Tiga PTBg Limbah Sawit PTPN V

  JAKARTA, MENARA62.COM - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara I Pahala Nugraha Mansury meresmikan tiga pembangkit tenaga biogas milik PT Perkebunan Nusantara V (PTPN...

BNI Kucurkan Kredit Investasi, Biayai Garudafood Rp1 Triliun

JAKARTA, MENARA62.COM - Ekspansi kinerja ekonomi riil pada akhir tahun ini semakin menguat. Kerja sama strategis antar pelaku usaha besar dengan perbankan pun semakin...

Menperin: Penerapan Industri Hijau Terbukti Mampu Menghemat Energi Hingga Rp3,2 Triliun

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya memacu pembangunan industri hijau untuk mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan. Hal...

BSN Luncurkan Etalase Digital Produk UMKM Ber-SNI

JAKARTA, MENARA62.COM - Guna lebih mengenalkan produk UMKM ber-SNI kepada masyarakat dan membantu memasarkan produk-produk UMKM melalui platform digital, Badan Standardisasi Nasional (BSN) meluncurkan...

JAKARTA, MENARA62.COM — Pemerintah mencatat kerugian ekonomi dari sektor pariwisata sebagai dampak Gunung Agung meletus di Bali mencapai Rp 11 triliun.

“Kerugian Rp11 triliun itu sejak berstatus awas pada 22 September 2017. Kerugian ekonomi ini terbesar dari sektor pariwisata dan turunannya,” kata kata Kepala Pusat dan Informasi Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Jumat (22/12/2017), seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan, berdasarkan pernyataan Menteri Pariwisata Arief Yahya, kerugian dari sektor pariwisata mencapai Rp 9 triliun sejak peningkatan status awas pertama pada September hingga Desember 2017. Sedangkan kerugian Rp 2 triliun pada periode sama, disebabkan oleh kredit macet masyarakat Karang Asem karena tidak bisa bekerja dan harus berada di pengungsian.

Sejumlah maskapai asing terutama dari China menunda penerbangan hingga Januari 2018.

“Ini alasan pimpinan daerah meminta Otoritas Jasa Keuangan membantu menyesuaikan kembali waktu pembayaran kredit masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Agung,” ujar Sutopo.

Menurut Sutopo, Presiden berencana memimpin rapat terbatas bersama Wakil Presiden malam ini di Sanur, Bali.

Sutopo mengatakan, status Gunung Agung masih sama yakni awas (level IV) untuk radius delapan hingga 10 kilometer dari puncak gunung. Selebihnya, Bali aman  dikunjungi.

Ia mengatakan, aktivitas gunung berapi 3.142 meter di atas permukaan laut itu akan tetap aktif selama Desember 2017 hingga 2018, sama seperti Gunung Sinabung di Sumatera Utara. Saat ini lava telah naik mengisi mangkok kawah, dengan material vulkanik mencapai 20 juta meter kubik.

Namun Sutopo yakin, letusan kali ini tidak akan sebesar 1963. Jumlah pengungsi hingga saat ini 72.114 orang yang tersebar di 240 titik pengungsian.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Akselerasi Dekarbonisasi, Kementerian BUMN Resmikan Tiga PTBg Limbah Sawit PTPN V

  JAKARTA, MENARA62.COM - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara I Pahala Nugraha Mansury meresmikan tiga pembangkit tenaga biogas milik PT Perkebunan Nusantara V (PTPN...

BNI Kucurkan Kredit Investasi, Biayai Garudafood Rp1 Triliun

JAKARTA, MENARA62.COM - Ekspansi kinerja ekonomi riil pada akhir tahun ini semakin menguat. Kerja sama strategis antar pelaku usaha besar dengan perbankan pun semakin...

Menperin: Penerapan Industri Hijau Terbukti Mampu Menghemat Energi Hingga Rp3,2 Triliun

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya memacu pembangunan industri hijau untuk mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan. Hal...

BSN Luncurkan Etalase Digital Produk UMKM Ber-SNI

JAKARTA, MENARA62.COM - Guna lebih mengenalkan produk UMKM ber-SNI kepada masyarakat dan membantu memasarkan produk-produk UMKM melalui platform digital, Badan Standardisasi Nasional (BSN) meluncurkan...

Ketua PDM Way Kanan Resmikan Masjid Abdullah Komplek SMP Muhammadiyah Baradatu

  WAY KANAN, MENARA62.COM-Bertempat di masjid Abdullah Komplek Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah Baradatu Way Kanan telah berlangsung kegiatan peresmian Masjid dengan nama masjid Abdullah...